6 Orang Terdiri Wasit dan Asisten Wasit Jadi Tersangka Dugaan Pengaturan Skor Liga 2

- Penulis

Kamis, 28 September 2023 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

6 Orang Terdiri Wasit dan Asisten Wasit Jadi Tersangka Dugaan

6 Orang Terdiri Wasit dan Asisten Wasit Jadi Tersangka Dugaan

pusatdapodik.com – Satgas Anti Mafia Sepak Bola Polri menetapkan enam tersangka kasus dugaan pengaturan pertandingan pada pertandingan Liga 2.

Enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pengaturan skor adalah wasit dan asisten wasit.

Wakabareskrim Polri selaku Kasatgas Anti Mafia Sepak Bola Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari inisial K sebagai wasit, A sebagai kurir pengantar uang, M sebagai wasit tengah, E sebagai asisten wasit 1, R sebagai asisten wasit 2, dan A sebagai wasit cadangan.

Baca juga: Najwa Shihab Gabung Satgas Anti Mafia Sepak Bola PSSI, Ini Alasannya

Namun Asep tak menyebutkan klub Liga 2 mana saja yang terlibat kasus pengaturan skor tersebut.

Baca Juga :  Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 3 Hal 58-59 kurikulum Merdeka: Mensyukuri Nilai Cerita Lintas Zaman

Asep mengatakan, modus yang dilakukan klub adalah memberikan suap kepada wasit untuk memenangkan salah satu klub.

“Dalam hal ini pihak klub memberikan uang sebesar Rp100 juta kepada wasit di hotel tempat wasit menginap, dengan maksud agar klub X menang melawan klub Y,” kata Asep Edi, di Jakarta, Rabu 27 September 2023.

Modus operandi yang digunakan wasit adalah mengatur jalannya pertandingan untuk meraih kemenangan bagi klub X.

Salah satunya dengan tidak mengibarkan bendera saat offside, kata Asep.

Asep mengatakan, wasit yang terlibat dalam kasus ini bertugas memimpin pertandingan Liga 2. Mereka merupakan wasit yang masih aktif di Liga Indonesia.

Baca Juga :  Di Gorontalo Hanya Ada 4 Universitas Terbaik Versi UniRank, Universitas Gorontalo Cuma Nomor 3, Nomor 1 Justru

Baca Juga: PSSI Bentuk Satgas Anti Mafia Sepak Bola, Gandeng Najwa Shihab dan Maruarar Sirait

Klub-klub yang terlibat masih aktif di Liga Indonesia, kata Asep.

Dalam hal itu, Satgas Antimafia akan menerapkan pasal suap.

Tersangka K dan A dijerat Pasal 2 UU 11 Tahun 1980 tentang tindak pidana suap juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan denda Rp15 juta.

Sedangkan tersangka M, E, R dan A dijerat Pasal 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 3 tahun dan denda. hingga Rp 15 juta.** *

Berita Terkait

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli
Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?
Semua Honorer Yang Terdata di BKN Akan Diangkat Menjadi ASN, Begini Cara Melihat Terdata di BKN
Informasi Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag 2024: Semua Honorer Jadi ASN, Berikut Formasinya
Mulai Meredup!! Nasib Tenaga Honorer Makin Tidak Jelas, Jadi di angkat PPPK Tahun 2024 ini ?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:24 WIB

Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:59 WIB

Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:15 WIB

Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?

Berita Terbaru