PusatDapodik
Home Guru Kontrak Honorer Akan Diperpanjang Sampai 2027? Pertanda Kuat Honorer Tidak Jadi Dihapus

Kontrak Honorer Akan Diperpanjang Sampai 2027? Pertanda Kuat Honorer Tidak Jadi Dihapus

PUSAT DAPODIK – Sama seperti yang diketahui, amanat Pasal 66 Undang-Undang ASN Tahun 2003, tentang penuntasan honorer atau non ASN paling lambat dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2024.

Dengan begitu, pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK, tidak boleh sampai melewati tanggal tersebut. Hal ini berlaku pula untuk PPPK guru, PPPK tenaga kesehatan, atau PPPK tenaga teknis.

Di sisi lain, seleksi PPPK 2024 merupakan 100 persen difokuskan untuk penuntasan honorer atau non ASN. Namun faktanya, jumlah usulan formasi PPPK 2024 nyatanya masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah honorer.

Bahkan lebih sedikit juga dari jumlah honorer atau non ASN yang terdata di dalam database BKN (Badan Kepegawaian Negara). Dengan adanya kondisi ini, bagaimana nasib honorer yang tidak mendapatkan formasi?

Sementara itu, seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 2024 diutamakan untuk tenaga honorer yang masuk ke dalam database BKN. Lantas, bagaimana nasib honorer yang tidak masuk ke dalam database BKN?

Pengangkatan Honorer Menjadi PPPK Molor Sampai Dengan 2025

Kontrak Honorer Akan Diperpanjang Sampai 2027 Pertanda Kuat Honorer Tidak Jadi Dihapus (1)

Informasi terupdate datang dari Ketum Persatuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P-PPPK) RI, Teten Nurjamil. Bahwa pengangkatan honorer menjadi PPPK berpotensi molor sampai dengan tahun 2025. Hal ini berlaku pula untuk honorer tenaga kependidikan (tendik), tenaga kesehatan (nakes), serta tenaga teknis lainnya.

Informasi tersebut didapatkan tepatnya setelah setelah pihaknya melakukan audiensi tripartit. Antara lain dengan anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera dan pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)

Audiensi tersebut diketahui dilakukan di dalam gedung Senayan, Jakarta Pusat, pada 5 Juli 2024.

“Honorer Segera diselesaikan pemerintah untuk diangkat ASN PPPK tahun 2024 dan paling lambat tahun 2025,” tegas dia.

Informasi terbaru dari Teten Nurjamil tersebut sepertinya semakin menegaskan berbagai pernyataan dari pemerintah.Yang mana sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa pendaftaran PPPK 2024 akan dibuka sekitar pada bulan Juni-Juli.

Akan tetapi kabar terbaru, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas menyebutkan bahwa pendaftaran seleksi PPPK 2024 akan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus. Namun, sampai dengan 11 Juli 2024, masih belum ada tanda-tanda kapan pastinya seleksi tersebut dilaksanakan.

Di sisi lain, RPP Manajemen ASN yang menjadi turunan dari UU ASN 2023 juga molor dari yang sebelumnya telah dijadwalkan. RPP Manajemen disebut-sebut mengatur terkait mekanisme pengangkatan honorer menjadi PPPK 2024.

Awal mulanya, RPP Manajemen ASN dijadwalkan terbit sekitar pada akhir April. Namun, sampai dengan akhir Juni, ternyata masih belum juga diterbitkan. Terbaru, RPP Manajemen ASN telah menjalani tiga kali uji publik. Akan tetapi saat ini masih belum diketahui pasti kapan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Manajemen ASN itu akan diterbitkan. Sementara itu, pemerintah juga sebelumnya telah menyatakan bahwa seleksi CASN 2024 akan dilaksanakan dalam 3 periode.

  • Periode 1, dikhususkan rekrutmen CPNS untuk sekolah kedinasan dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan honorer.
  • Sedangkan untuk Periode 2 dan Periode 3 dikhususkan bagi rekrutmen CPNS 2024 dan PPPK 2024. 2 periode inilah yang nantinya akan berkaitan langsung dengan nasib honorer atau non ASN. Hal ini karena, di periode inilah mekanisme pengangkatan honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja berproses.

Namun sampai sekarang, pengadaan rekrutmen CASN 2024 Periode 2 dan Periode 3 juga tidak ada kejelasan sama sekali. Hal ini ditandai dengan sangat kuat terjadi karena jumlah formasi PPPK 2024 yang diusulkan oleh pemerintah daerah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah honorer di daerah. Oleh sebab itu, tidak sedikit pula pihak yang menyangsikan penuntasan honorer bisa segera tuntas sampai dengan 31 Desember 2024, sebagaimana tercantum dalam amanat UU ASN 2023.

Petanda Kuat Honorer Tidak Dihapus

Sebagai informasi tambahan, total usulan formasi CASN pada tahun 2024 yang sudah disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara adalah berjumlah 1.298.518 formasi.

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 1.028.211 merupakan formasi PPPK 2024. Berdasarkan dengan data KemenPAN RB, ada ratusan pemerintah daerah yang usulan formasi PPPK 2024 jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah non ASN tersisa di daerahnya.

Tepatnya ada sebanyak 406 pemerintah daerah. Sedangkan untuk jumlah pemda yang mengusulkan formasi sama dengan jumlah non ASN saat ini tersisa hanya ada empat pemda. Sementara itu, untuk pemda yang mengusulkan formasi PPPK 2024 lebih besar dibandingkan dengan honorer tersisa di daerahnya hanya ada 136 pemda saja.

Perlu dicatat bahwa data angka di atas merupakan data honorer yang terdata dalam database BKN saja. Jika dilihat dari data di atas, besar kemungkinan bahwa pemerintah tidak akan serta merta menghapus honorer yang tak terakomodir dalam seleksi PPPK 2024 ini.

Pemerintah juga tidak mungkin untuk melakukan pemecatan massal kepada jutaan honorer sebagaimana yang tertera pernyataan pemerintah sebelumnya. Di sisi lain, KemenPAN RB sekarang ini juga sedang merancang skema dan sistem pengangkatan PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.

Namun sampai saat ini, aturan yang disebut-sebut akan dituangkan dalam PermenPAN RB ini masih belum ada kejelasan kapan akan diterbitkan.

Kesimpulan

Itulah di atas pembahasan lengkap mengenai Kontrak Honorer Akan Diperpanjang Sampai 2027? Pertanda Kuat Honorer Tidak Jadi Dihapus. Demikian pembahasan kali ini, semoga informasi yang disampaikan di atas bisa bermanfaat bagi Anda para tenaga honorer di seluruh Indonesia.

Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru

GABUNG
Comment
Share:

Ad