Ada 3 tunjangan yang akan diterima guru pada November 2022, wajib bagi guru untuk mengetahui informasinya agar tahu tunjangan apa saja yang akan diterima.

Kita tahu bahwa tunjangan yang biasa diterima oleh guru awam hanya dikenal sebagai tunjangan profesi guru (TPG).

Namun, di bulan November ada 3 tunjangan yang akan diterima oleh seluruh sahabat guru.

Ada 3 tunjangan yang menjadi angin segar di penghujung tahun 2022 yang sedikit membantu tingkat kesejahteraan sahabat guru semua.

Lalu apa saja 3 tunjangan yang akan diterima guru di tahun 2022 kali ini, untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut terkait 3 tunjangan yang akan diterima guru di bulan November 2022.

Berikut penjelasan terkait 3 tunjangan yang akan diterima guru pada November 2022 ini.

Pada November 2022 ada 3 jenis tunjangan yang akan dicairkan.

3 jenis tunjangan guru yang akan dicairkan pada November 2022 ini akan diberikan kepada guru di semua jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA.

Berikut daftar 3 tunjangan guru yang akan dicairkan pada November 2022.

Tunjangan Profesi Guru (Sertifikasi) dan Tamsil (Non Sertifikasi)

Tunjangan profesi guru akan dicairkan pada November 2022. Pencairan tunjangan profesi guru dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Dan untuk Q4, tunjangan profesi guru akan dicairkan pada November 2022.

Guru yang belum bersertifikat tetap akan menerima tunjangan, namun nominalnya lebih kecil dari guru yang bersertifikat.

Tunjangan guru yang tidak bersertifikat disebut tamsil atau penghasilan tambahan.

Tunjangan Guru Kementerian Agama

Guru di bawah naungan Kemenag juga akan mendapat tunjangan pada November 2022.

Tunjangan ini diberikan kepada guru yang belum menjalankan program sertifikasi.

Sehingga tunjangan guru di bawah naungan Kemenag tidak jauh berbeda dengan tamsil.

Bantuan Subsidi Gaji

Beberapa guru juga tercatat sebagai penerima bantuan subsidi upah. Penerima bantuan subsidi upah ini merupakan kewenangan Kementerian Sosial.

Penerima BSU adalah guru yang memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut persyaratan penerima BSU:

  1. Berstatus sebagai warga negara
  2. Status sebagai peserta aktif program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022.
  3. Maksimal gaji yang diperoleh adalah Rp. 3,5 juta untuk pekerja di daerah yang UMP-nya UMK lebih besar dari Rp. 3,5 juta, jadi syarat gaji paling banyak UMK, UMP dibulatkan jadi ratusan ribu penuh.
  4. Status bukan sebagai PNS, TNI, dan Polri.
  5. Tidak berstatus sebagai penerima program kartu prakerja, serta bantuan produktif untuk usaha mikro, dan program keluarga harapan.

Halaman selanjutnya

Selain itu, selain…

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *