JAKARTA | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan melalui Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022 pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2022, di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

Apresiasi ini merupakan bentuk terima kasih Kemendikbudristek atas perjuangan para guru mewujudkan pendidikan maju dengan semangat Merdeka Belajar.

“Apresiasi ini sebagai bentuk penghormatan kami kepada guru, tutor, pengawas, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi dari PAUD hingga SMA dan SMK,” kata Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, Sabtu (26/11). .

Baca Juga: Wajib Diketahui! Tips Menjaga Hubungan LDR Tetap Harmonis dan Langgeng

Mengacu pada Keputusan Dirjen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Nomor 8130/B/HK.03.01/2022, pemberian penghargaan atau apresiasi diharapkan dapat membuat Guru dan Tenaga Kependidikan lebih inovatif dalam mengembangkan dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang berpusat pada siswa.

Tahun ini Kemendikbud memberikan apresiasi kepada 18 kategori terbaik dengan memilih 10 orang untuk setiap kategori. Kategori tersebut adalah, Guru TK Terbaik; Guru Pendidikan PAUD Terbaik; Tutor Pembelajaran Terbaik; Pemirsa Terbaik; Guru SD Terbaik; Guru Sekolah Menengah Terbaik; Guru SMA Terbaik; Guru SMK Terbaik; Guru SLB Terbaik.

Kemudian, Kepala TK Terbaik; Kepala Sekolah Dasar Terbaik; Kepala Sekolah Menengah Terbaik; Kepala Sekolah Menengah Atas Terbaik; Kepala SMK Terbaik; Kepala SLB Terbaik; Pengawas TK Terbaik; Pengawas Pendidikan Dasar Terbaik; dan Pengawas Pendidikan Menengah dan Luar Biasa Terbaik.

Selain mendapatkan piagam penghargaan, peserta terbaik akan mendapatkan dana pembinaan, serta laptop dari Ditjen Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Sunrise dari Tempat Wisata Pantai Cepi Watu Manggarai Timur Pulau Flores

Penghargaan khusus diberikan kepada peserta terbaik karena para guru dan tenaga kependidikan ini dapat menunjukkan praktik yang baik dalam melaksanakan kepemimpinan/pendampingan/pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yang dapat menginspirasi guru dan tenaga kependidikan lainnya.

“Apresiasi ini diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang telah memenuhi persyaratan, yaitu yang telah menerapkan Merdeka Learning dalam konteks pembelajaran yang berdiferensiasi dan berpusat pada peserta didik. Inovasinya dapat dilihat pada instalasi proof-of-work,” ujar Plt .Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani.

Salah satu guru penerima Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022, Rini Budiarti, guru SMP Islam Athirah, Makassar, Sulawesi Selatan mengungkapkan, apresiasi tersebut membuat dirinya semakin semangat berkarya dan mengabdi. Ia merasa bersyukur karena pemerintah memperhatikan guru.

Baca Juga: Lakukan Sekarang! Ini adalah Tips Kunci untuk Hidup Tenang dan Bahagia

Rini mengungkapkan, kebijakan Merdeka Belajar yakni Kurikulum Mandiri sangat membantunya dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan siswa.

“Manfaat yang saya rasakan dari Kurikulum Merdeka Belajar adalah mempermudah proses pengajaran, baik dalam memadukan bahan ajar maupun metode pengajaran,” ujarnya.

Kurikulum Mandiri juga dirasa lebih optimal dalam mengembangkan potensi peserta didik. Rini berharap program ini terus berlanjut dan Kurikulum Mandiri dapat terus berkembang secara berkelanjutan. “Dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya, kurikulum ini terasa sangat fleksibel,” ujarnya.

Baca Juga: Dijamin Bahagia! Ini tips agar hubungan pasangan tetap harmonis selamanya

Penerima Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022 lainnya adalah Febrianto yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tobadak, Sulawesi Barat. Ia mengungkapkan, program Merdeka Belajar memberikan banyak hal baru. Dengan begitu, pembelajaran di kelas yang sebelumnya terasa monoton, bisa menjadi lebih interaktif. Guru juga semakin inovatif dalam mencari informasi baru dan metode pembelajaran lainnya untuk menciptakan suasana kelas yang lebih hidup.

“Kami bersyukur karena apresiasi ini bukan kebanggaan saya sendiri, tapi ini hasil dari seluruh elemen warga sekolah yang telah mampu melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada siswa. Semoga bisa menginspirasi banyak kepala sekolah lainnya dalam menciptakan inovasi. dan memajukan pendidikan yang selalu berpihak pada mahasiswa,” pungkas Febrianto.

Sumber: kemendikbud.go.id

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *