Pilu!! Kasus Asniani Guru TK di Jambi yang Diminta Kembalikan Gaji Senilai 75 Juta

- Penulis

Rabu, 3 Juli 2024 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSAT DAPODIK – Polemik guru TK di Jambi bernama Asniani yang saat ini sedang diminta untuk mengembalikan gaji Rp75 juta sedang menjadi sorotan publik. Dikabarkan, Asniani itu tidak tahu soal batas usia pensiunnya. Ia mengaku tidak sanggup untuk membayar uang tersebut. Apalagi, menurutnya hal itu bukan sepenuhnya kesalahan dari pihaknya.

Seorang guru bernama Asniani (60), pensiunan guru TK di Muaro Jambi menjadi sorotan setelah dirinya viral diminta untuk mengembalikan uang sekitar Rp 75 juta. Uang tersebut adalah uang gaji beserta tunjangan selama dua tahun lamanya.

Sosok Asniani Guru TK di Jambi

Asniani adalah seorang guru TK negeri di Sungai Bertam, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi. Ia seharusnya pensiun pada usia ke 58 tahun, ternyata Asniani menerima gaji sampai usianya 60 tahun.

Menurut Asniani, dirinya memang menerima uang tersebut akan tetapi selama 2 tahun itu dirinya tetap mengajar seperti biasanya. Diakui olehnya, ia tidak pernah diberitahu oleh siapapun jika batas usia pensiun bagi seorang guru adalah berusia 58 tahun.

“Saya sudah bertanya di Taspen, kata orang disana usia pensiun guru 60 tahun,” tegas Asniani, pada, Kamis (13/6).

Oleh sebab itu, selama dua tahun terakhir, dirinya tetap mengajar seperti biasanya, mengingat gajinya selama dua tahun tersebut juga terus dibayarkan dengan lancar.

“Selama dua tahun, saya mengajar dan absen seperti biasa dan menerima gaji seperti biasanya, termasuk gaji 13,” kata Asniani.

“Kalau memang pensiun saya (usia) 58 (tahun), seharusnya gaji saya dihentikan sewaktu itu juga dan beri tahu kepada saya agar saya stop mengajar.”

Dirinya mengaku bahwa pada tahun 2023 lalu, dirinya sudah mengurus berkas pensiunnya di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muaro Jambi, namun tidak afa direspons oleh pihak BKD, dan pada akhirnya mengendap sampai dengan tahun 2024.

Baca Juga :  Contoh Lembar Kerja 3 (Lembar Evaluasi Diri Guru Penggerak)

Kemudian beberapa bulan lalu, tegas Asniani, dirinya bermaksud untuk menanyakan kepada BKD terkait berkas yang ia masukkan tahun lalu. Akan tetapi, ia justru mendapatkan informasi harus mengembalikan dana dengan sebesar Rp75.016.700 kepada negara, karena usia pensiunnya adalah di usia 58 tahun.

BKD menganggap bahwa ada kelebihan bayar selama dua tahun. Atas hal ini, Asniani kemudian menyatakan bahwa dirinya tidak sanggup untuk membayar uang sebesar yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Apalagi, menurutnya, hal tersebut bukan sepenuhnya kesalahan dirinya, namun kesalahan dari pemerintah.

“Walaupun saya harus mengembalikan dana itu, bagaimana dengan kerja saya selama 2 tahun itu,” tegasnya.

“Di sini bukan kesalahan saya sepenuhnya, tapi juga kesalahan dari pemerintah Kabupaten Muaro Jambi,” tambahnya.

Usia Pensiun Guru TK

Usia pensiun guru dijelaskan bahwa penerapan batas usia pensiun atau yang disingkat dengan BUP bagi pegawai negeri sipil (PNS) diatur berdasarkan pada jenis dan jenjang jabatan yang diemban.

Pada umumnya, ketentuan batas usia pensiun PNS tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Adapun, di dalam peraturan tersebut, dituliskan bahwa anggota PNS yang telah mencapai BUP akan diberhentikan dengan hormat sesuai dengan ketentuan. Yuk langsung simak batas usia pensiun PNS berdasarkan pada pangkat dan golongan sampai dengan jenis jabatan terakhir yang diembannya.

Adapun, dikutip dari laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk batas usia pensiun (BUP) PNS berdasarkan pada jenis jabatan adalah sebagai berikut:

  • Usia 58 tahun untuk Pejabat Administrasi, Pejabat Fungsional Ahli Pertama, Ahli Muda, dan Pejabat Fungsional Keterampilan, termasuk Peneliti dan Perekayasa Ahli Pertama dan Muda
  • Usia 60 tahun untuk Pejabat Pimpinan Tinggi, Pejabat Fungsional Madya
  • Usia 65 tahun untuk Pejabat Fungsional Ahli Utama.
Baca Juga :  5 Tools yang Wajib Maba 2024 Tau, Nomor 3 Udah Gak Asing Sih Pastinya!

Selain itu, bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional, ada sejumlah ketentuan yang ditetapkan dalam UU untuk dapat mengatur BUP jabatan fungsional bidang tertentu.

Misalnya saja batas usia pensiun 60 tahun untuk guru, 65 tahun untuk dosen. Dan 70 tahun untuk Pejabat Fungsional Peneliti Ahli Utama, Perekayasa Ahli Utama, dan Guru Besar (Profesor).

Ketetapan BUP untuk sejumlah jabatan fungsional dalam bidang tertentu tersebut diketahui diatur lebih lanjut dengan melalui peraturan perundang-undangan.

Salah satunya Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005. Yang mana mengatur tentang Guru dan Dosen dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Hal ini artinya, penerapan BUP bagi seorang PNS dilihat berdasarkan pada jenis dan jenjang jabatan yang dimiliki dan tidak serta-merta berlaku secara umum serta menyeluruh.

Selain itu, berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 30 ayat (4) menyebutkan bahwa Pemberhentian guru karena  batas usia pensiun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan pada usia 60 (enam puluh) tahun. Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pada Pasal 90 menyebutkan batas usia pensiun untuk pejabat administrasi adalah 58 tahun.

Pada hal ini Asniani dianggap sebagai tenaga pendidik/pelaksana guru yang memiliki batas usia pensiunnya adalah 58 tahun karena tidak memenuhi syarat sebagai jabatan fungsional guru.

Kesimpulan

Itulah diatas pembahasan lengkap mengenai sosok Asniani guru TK di Jambi yang diminta untuk kembalikan gaji sebesar 75 juta. Demikian pembahasan kali ini, semoga informasi yang disampaikan diatas bermanfaat.

Berita Terkait

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim
Top 3 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA SMK Paling Banyak di Minati, Cek Apakah ada Formasi Pilihan Kamu ?
Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN
Sesuai Undang-undang, Guru-guru Dengan Kategori Berikut Berhak Mendapatkan Tunjangan dan Penghargaan Berikut
Guru PPPK Yang Sudah Mengabdi lebih Dari 2 Tahun Akan mendapatkan Tunjangan Dari nadiem Makarim
Berikut Daftar Instansi Pemerintah Yang Resmi Membuka Formasi CPNS dan PPPK Untuk Lulusan SMA/SMK
Selebgram Ambon Viral Lakukan Adegan Dewasa di Live Kontennya
Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia
Berita ini 46 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:33 WIB

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim

Sabtu, 20 Juli 2024 - 05:21 WIB

Top 3 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA SMK Paling Banyak di Minati, Cek Apakah ada Formasi Pilihan Kamu ?

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:44 WIB

Sesuai Undang-undang, Guru-guru Dengan Kategori Berikut Berhak Mendapatkan Tunjangan dan Penghargaan Berikut

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:34 WIB

Guru PPPK Yang Sudah Mengabdi lebih Dari 2 Tahun Akan mendapatkan Tunjangan Dari nadiem Makarim

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:48 WIB

Berikut Daftar Instansi Pemerintah Yang Resmi Membuka Formasi CPNS dan PPPK Untuk Lulusan SMA/SMK

Berita Terbaru