Bacaan Niat Puasa Rajab Bulan Rajab 2023 (Arab, Latin, Arti)

- Penulis

Kamis, 28 Desember 2023 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Niat Puasa Rajab

Niat Puasa Rajab

Niat Puasa Rajab – Bulan Rajab merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam, dengan keistimewaannya maka dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di dalamnya.

Salah satu ibadah yang dianjurkan pada bulan Rajab adalah puasa sunnah Rajab. Fadilah yang didapat sangat banyak maka akan diberikan kemuliaan oleh Allah SWT.

Dengan keistimewaan puasa Rajab, banyak umat Islam yang mencari niat puasa Rajab yang benar sesuai tuntunan Islam.

Maka penulis pun turut andil dalam menyikapi keinginan masyarakat muslim yaitu menuliskan bacaan Niat Puasa Rajab dengan benar.

Bacaan Niat Puasa Rajab dan Qadha Ramadhan Bisa Dikombinasikan

Bacaan Niat Puasa Rajab

Bagi umat Islam yang ingin berpuasa di bulan Rajab, berikut lafadz niat puasa Rajab yang bisa dibaca pada malam hari hingga menjelang azan subuh.

Niat puasa Qadha atau menggantikan puasa Ramadhan terlebih dahulu dan pelaksanaannya di bulan Rajab bisa terlaksana.

Berikut Niat Puasa Rajab Hari 1-10 Bahasa Arab dan Artinya:

Tuhan memberkati

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Rajaba lillahi ta’ala

Itu berarti : “Saya niat puasa sunnah Rajab besok karena Allah SWT.”

Meski puasa Rajab sunah, namun membaca niat sebelum memulai puasa adalah wajib.

Bahkan tidak sekedar dibaca, niat ini termasuk dalam menjalankan puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Karena niat dalam berpuasa tidak lain adalah Allah SWT. Jika sudah mendarah daging maka puasa akan terlindungi dari perbuatan-perbuatan yang membatalkannya.

Hadits Tentang Puasa Rajab

Agar umat Islam semakin semangat menjalankan ibadah puasa di bulan Rajab, penulis memberikan beberapa hadis penguatan.

Haditsnya adalah sebagai berikut:

hadis 1

مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُ لِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا

Itu berarti: Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan mulia (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka dia akan mendapat pahala puasa 30 hari.

Hadits ke-2

صُمْ مِنْ الْحُرُمْ ِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ

Itu berarti : Puasa di bulan suci dan tinggalkan! Puasa di bulan suci dan tinggalkanlah! Puasa di bulan suci dan tinggalkanlah! (HR Abu Dawud dan lain-lain).

Hal yang Membatalkan Puasa Rajab

Dengan menanamkan niat saat berpuasa, maka Anda akan terhindar dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Mengapa demikian karena kamu selalu merasa diperhatikan dan diperhatikan oleh Allah SWT.

Baca Juga :  Teks Hadoroh Lengkap: Arab, Latin, Beserta Artinya

Beberapa hal yang dapat membatalkan puasa adalah sebagai berikut:

  • Makan dan minum dengan sengaja, baik sedikit maupun banyak, mengenyangkan perut atau tidak, jika sengaja maka batal puasanya.
  • Muntah dengan sengaja
  • Sengaja memasukkan sesuatu ke dalam rongga tubuh
  • Berbohong akan menyia-nyiakan pahala puasa
  • Kemarahan juga dapat menghilangkan pahala puasa

Semua hal yang membatalkan puasa ini bisa diatasi dengan niat yang sungguh-sungguh.

Amalan Sunnah Saat Puasa Rajab

Puasa rajab memang sunnah, namun dalam amalannya ada sunnah lain yang patut diamalkan untuk menambah pahala puasa.

Beberapa amalan sunnah yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut.

Makan sahur

Makan sahur

Makan sahur itu sunnah bagi yang ingin berpuasa, tidak perlu banyak-banyak dan kenyang. Minum air putih saja sudah cukup jika berniat sahur.

Sahur sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini.

Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah. Tuhan memberkatimu لَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

Artinya: “Makan sahur itu berkah, maka janganlah kamu meninggalkannya walaupun hanya minum air seteguk saja, karena Allah ‘Azza wa Jalla dan para Malaikat memberikan salawat kepada orang yang makan sahur. (HR. Ahmad No. 11086, Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata: sanadnya shahih)

Mempercepat Buka Puasa

Selain sahur, bersegera berbuka juga merupakan sunnah yang dianjurkan Rosulullah.

Jadi ketika Anda sedang berpuasa dan mendengar azan Maghrib atau tanda sudah waktunya berbuka, sebaiknya batalkan puasa Anda terlebih dahulu.

Insya Allah Facebook َا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Artinya: Dari Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi Raḍiallāhu ‘Anhumā, Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Manusia selalu berada dalam kebaikan selama ia bersegera berbuka.” Kebaikan atau keutamaan yang akan didapat dari menyegarkan puasa adalah mengikuti sunnah, jika menaatinya dengan baik maka akan mendapatkan pahala.

Menahan lidahmu dari kata-kata buruk

Menahan lidahmu dari kata-kata buruk

Salah satu amalan sunnah saat berpuasa adalah menahan lidah, karena lidah ini sangat rentan terhadap perkataan yang kurang bermanfaat jika tidak dikendalikan sedemikian rupa.

Baca Juga :  Apa dan Bagaimana Membuat Buklet?

Bahkan bisa menyakiti hati seseorang hingga berujung pada pertengkaran dan sebagainya.

Oleh karena itu, jika seseorang yang berpuasa menjaga lidahnya dari mengucapkan hal-hal yang buruk, Insya Allah amalan puasanya akan diterima.

Namun sebaliknya, jika perkataannya tidak dijaga, ia berkata sembarangan tentang menyakiti hati orang, maka pahala puasa yang ia kumpulkan akan habis seketika.

Tak heran Rosulullah SAW pernah mengatakan hal seperti ini.

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ atau

Artinya: “Berapa banyak orang yang berpuasa tetapi mereka tidak memperoleh apa pun dari puasanya kecuali rasa lapar dan haus.” (HR.Ath Thobroniy

Meningkatkan Sedekah

Memperbanyak sedekah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan, terutama saat berpuasa.

Sebab orang yang berpuasa sangat memahami kondisi seseorang yang sedang lapar.

Jadi memperbanyak sedekah juga merupakan bagian dari hikmah puasa, hal ini merupakan penambah ibadah pada saat puasa.

membaca Al Quran

Bagi umat Islam, membaca Alquran sangat dianjurkan, apalagi jika sedang berpuasa, baik puasa sunah maupun puasa fardu.

Salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi kata-kata yang tidak baik, seperti bergosip, membeberkan aib seseorang dan lain sebagainya.

Dengan lantunan Al-Qur’an yang dibacanya, maka mulutnya akan sibuk dengan bacaan Al-Qur’an.

Penutupan

Demikian penjelasan mengenai Niat Puasa Rajab, semoga bermanfaat bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia.

Artikel ini ditulis langsung oleh penulis di website pusatdapodik.com, jika ada kalimat atau penjelasan yang salah mohon dikoreksi, terima kasih Wallahu A’lam…

Berita Terkait

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim
Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN
Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia
Contoh Materi MPLS SMP Kurikulum Merdeka Tahun Anggaran 2024/2025
Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di Kelas dan Sekolah
Contoh Modul Ajar Kurikulum Merdeka PAUD-TK Terbaru 2024
6 Daftar Kegiatan Ketika MPLS Bersama Peserta Didik Baru, Jangan Sampai Terlewatkan !
Ada Perlakuan Khusus untuk PPPK 2024, Semua Guru Akan Diberi Tunjangan Lebih Hingga 3 Juta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:33 WIB

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:42 WIB

Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:32 WIB

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:26 WIB

Contoh Materi MPLS SMP Kurikulum Merdeka Tahun Anggaran 2024/2025

Senin, 1 Juli 2024 - 16:57 WIB

Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di Kelas dan Sekolah

Berita Terbaru

Viral

Jangan Ya Dek Ya Yang Viral Di Tiktok Asli

Rabu, 24 Jul 2024 - 06:53 WIB