Catat! Inilah Syarat Honor Guru dalam Aturan Penyaluran Dana BOS Terbaru

- Penulis

Selasa, 7 Februari 2023 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3986344031

3986344031


PUSATDAPODIK.COM | Tahun ini hal yang dinantikan oleh sekolah akan segera hadir.

Pasalnya, Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Dana BOS yang sangat membantu sekolah dalam melaksanakan kegiatan operasional dan pembelajaran menjadi kabar yang selalu dinantikan oleh sekolah.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Republik Indonesia telah menerbitkan peraturan pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terdiri dari PAUD, SD, SMA, dan SMK untuk tahun 2023.

Baca Juga : Resep Balado Telur Anti Ribet Bikin Nagih

Peraturan tersebut diatur berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis BOSP Pendidikan Anak Usia Dini Taman Kanak-Kanak SD SMP SMA SMK Tahun 2023.

Alokasi atau penyaluran dana BOS terdiri atas komponen Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler dan Dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja. Komponen Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler untuk SD, SMP, SMA, SMK meliputi:

– Dana Penerimaan Siswa baru
-Dana untuk pengembangan Perpustakaan
Dana Pelaksanaan pembelajaran dan ekstrakurikuler
-Dana untuk Pelaksanaan evaluasi pembelajaran
– Dana untuk administrasi kegiatan sekolah
-Dana untuk pengembangan profesional guru dan siswa
-Dana untuk pembiayaan listrik dan jasa
– Dana untuk pemeliharaan infrastruktur sekolah
-Dana untuk pengadaan multimedia pembelajaran
-Dana untuk kegiatan peningkatan kompetensi
-Dana untuk Organisasi keahlian
– Dana penyelenggaraan kegiatan yang mampu menyerap lulusan sekolah
– Dana untuk pembayaran honorarium

Baca Juga :  TOP 5 SMA Terbaik di Kabupaten Bogor, SMAN 1 Cileungsi Gak Masuk List! Ternyata Ini Juaranya…

Baca Juga: Diduga Mengalami Kekerasan, Gadis Remaja Ini Ditemukan Dalam Keadaan Lemah dan Penuh Luka

Selanjutnya, pembayaran honor tenaga pendidik dapat digunakan paling banyak 50% dari total alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler (Dana BOS Reguler) yang diterima oleh masing-masing satuan pendidikan.

Selain itu, pembayaran honorarium diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan. Guru dan tenaga kependidikan penerima honorarium harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

-Guru atau Tenaga Kependidikan yang berstatus bukan Aparatur Sipil Negara (ASN)
-Guru atau Tenaga Kependidikan tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
-Guru atau Tenaga Kependidikan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
-Guru atau tenaga kependidikan belum mendapatkan tunjangan profesi guru.

Selanjutnya, untuk tahapan, persentase, dan waktu penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler, penyalurannya semula dilakukan dalam 3 tahap, yaitu:

-Tahap pertama tercepat di bulan Januari adalah 30 persen
-Tahap kedua tercepat di bulan April sebesar 40 persen
-Tahap ketiga tercepat di bulan September sebesar 30 persen

Menjadi:

Tahap pertama paling cepat Januari dan paling banyak 50% dari jumlah yang dialokasikan dalam satu tahun

Baca Juga :  Segini Kenaikan Tunjangan Profesi Guru PNS dan PPPK Terbaru 2024

Tahap kedua, paling cepat bulan Juli, jumlahnya diambil dari sisa alokasi dana dalam satu tahun

Baca Juga: Nostalgia Lagu Lama Bareng Rizky Febian, Lirik lagunya sangat menyentuh

Selanjutnya, permohonan penyaluran Dana BOS Reguler yang semula diajukan penyaluran dari Kemendikbud ke Kemenkeu dilakukan dalam tiga tahap, yaitu:

-Fase pertama paling lambat Juni
-Fase kedua paling lambat Agustus
-Fase ketiga paling lambat November

Hanya ada dua tahap:

-Fase pertama paling lambat 30 Juni
-Fase kedua paling lambat 31 Oktober

Ketentuan Penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler (Dana BOS Reguler) yang semula tidak diatur dalam PMK, kini menjadi usulan penyaluran dari Kemendikbud dan Ristek ke Kemenkeu yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu:

Penyaluran Tahap I tahun anggaran berikutnya, laporan realisasi tahap II yang menunjukkan realisasi terpakai sampai dengan Tahap II. Hal ini sesuai dengan PMK Nomor 204/PMK.07/2-22 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik.

Penyaluran Tahap Kedua, mengacu pada laporan realisasi tahap pertama yang menunjukkan realisasi penggunaan paling sedikit 50% dari total dana di satuan pendidikan.

Artikel ini dihimpun dari berbagai sumber.

www.posflores.com

Berita Terkait

Contoh Surat Pernyataan Atau Pakta Integritas Lapor diri piloting PPG Daljab 2024
Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli
Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?
Semua Honorer Yang Terdata di BKN Akan Diangkat Menjadi ASN, Begini Cara Melihat Terdata di BKN
Informasi Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag 2024: Semua Honorer Jadi ASN, Berikut Formasinya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 05:12 WIB

Contoh Surat Pernyataan Atau Pakta Integritas Lapor diri piloting PPG Daljab 2024

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:24 WIB

Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:59 WIB

Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli

Berita Terbaru

Viral

Jangan Ya Dek Ya Yang Viral Di Tiktok Asli

Rabu, 24 Jul 2024 - 06:53 WIB