Cek Bantuan KIS 2023 Aktif atau Tidak Lewat HP Mudah

- Penulis

Selasa, 12 Desember 2023 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

cek bantuan kis

cek bantuan kis

pusatdapodik.com – Bagi pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS), simak cara cek bantuan KIS di bawah ini. Pengecekan ini diperlukan untuk mengetahui apakah Anda mendapatkan bantuan dari pemerintah atau tidak.

Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah banyak memberikan bantuan sosial (bansos). Salah satunya adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sesuai dengan namanya, bantuan ini ditujukan untuk urusan kesehatan.

Namun tidak semua orang mengetahui cara cek bantuan KIS secara online. Padahal banyak cara pengecekan yang bisa Anda coba. Apalagi prosesnya juga mudah dan tidak memakan banyak waktu. Ditambah lagi, bantuan ini juga memiliki sejumlah manfaat.

Namun penting juga bagi Anda untuk mengetahui penjelasan tentang KIS agar Anda lebih mengenal manfaat yang ditawarkan pemerintah.

KIS Adalah

periksa-bantuan-cium-kartu

Secara umum Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan kartu identitas peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Awalnya KIS dikenal sebagai salah satu program kampanye Joko Widodo saat mencalonkan diri sebagai Presiden RI pada tahun 2014. Ia menjadikan KIS sebagai salah satu caranya dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Setelah Jokowi terpilih, KIS merupakan program perluasan peserta JKN yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang belum terdaftar sebagai peserta JKN penerima bantuan iuran (PBI).

Namun KIS telah mengalami perubahan sejak tahun 2015. Kartu ini diperuntukkan sebagai identitas peserta JKN, bukan lagi sebagai kartu orang miskin.

Di sisi lain, BPJS memaknai KIS sebagai bagian dari program JKN Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), khususnya bagi masyarakat miskin yang tidak mampu membayar iuran, sehingga dibayar atau disubsidi oleh pemerintah. Mekanisme pelayanan ini menggunakan sistem rujukan berjenjang berdasarkan indikasi medis.

Yayasan Bantuan KIS

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, KIS adalah kartu identitas. Sedangkan program bantuannya disebut JKN KIS. Bantuan kesehatan jenis ini diberikan kepada masyarakat berdasarkan peraturan resmi.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004. Program ini dikelola dan dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan. BPJS berwenang menerbitkan KIS untuk seluruh program JKN termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI), jaminan kesehatan, dan JKN BPJS Kesehatan.

Manfaat Bantuan KIS

Sebelum lanjut ke cara cek bantuan KIS, Anda juga perlu mengetahui manfaat KIS terlebih dahulu. Pasalnya, kartu ini menyimpan banyak manfaat bagi pemiliknya. Ingin tahu sesuatu? Simak rangkuman lengkapnya di bawah ini.

Dapat digunakan untuk operasi

Tak hanya untuk memeriksa kondisi kesehatan ringan, ternyata bantuan KIS bisa digunakan untuk hal yang lebih besar seperti operasi. Hal ini bisa menjadi solusi bagi warga yang memiliki kondisi keuangan kurang stabil. Sebab, seringkali operasi memerlukan biaya yang besar.

Berikut daftar operasional yang biayanya ditanggung oleh bantuan KIS:

  • Operasi caesar
  • Operasi tikektomi
  • Penggantian sendi lutut
  • Penghapusan pena
  • Operasi kelenjar getah bening
  • Operasi kanker
  • Operasi hernia
  • Operasi katarak
  • Operasi amandel
  • Operasi bedah vaskular
  • Operasi mata
  • Operasi batu empedu
  • Operasi usus buntu
  • Operasi mulut
  • Operasi Odontektomi
  • Operasi tumor
  • Operasi miom
  • Operasi kista
  • Operasi jantung

Pengobatan Gratis

Bantuan KIS juga dapat digunakan untuk pengobatan gratis. Pelayanan ini terdiri dari pemeriksaan dan pemberian obat gratis di puskesmas atau pusat pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Perawatan ini akan diawali dengan pemeriksaan di Puskesmas yang terdaftar di KIS. Namun apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, pihak institusi kesehatan akan memberikan surat rujukan kepada pemilik KIS agar dapat dibantu untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Pastikan Anda memenuhi persyaratan dan tidak melanggar aturan yang berlaku.

Pemeriksaan Rutin pada Ibu Hamil

Pada masa kehamilan, sangat penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan ibu dan janin, terutama pada trimester pertama hingga menjelang kelahiran. Pasalnya, kekurangan nutrisi pada janin atau kesalahan perawatan dapat menyebabkan kelahiran tidak normal bahkan kematian.

Agar kesehatan ibu dan janin tetap stabil, perlu dilakukan pemeriksaan secara rutin. Tak perlu lagi bingung soal biaya, karena manfaat KIS selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan rutin bagi ibu hamil.

Melahirkan

Secara umum biaya melahirkan cukup mahal, namun kini Anda bisa menggunakan kartu KIS untuk memaksimalkan proses melahirkan. Manfaat ini akan sangat berarti bagi keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Sebab, proses melahirkan tidak boleh dianggap remeh karena sangat menentukan keselamatan ibu dan janin. Faktanya, kematian sering terjadi, salah satunya karena keterlambatan.

Baca Juga :  Otonomi Daerah di Indonesia Belum Dapat Berjalan Sebagaimana Mestinya. Kemukakanlah Berbagai Solusi untuk Menyelesaikan Masalah Faktor Utama Tersebut!

Selain untuk memberikan pelayanan kesehatan umum, kegunaan KIS lainnya adalah dapat digunakan untuk penggantian biaya persalinan. Hal ini akan menjamin perlindungan antara ibu dan janin.

Pemeriksaan Rutin

Bantuan KIS juga bisa Anda manfaatkan untuk melakukan pengecekan rutin. Hal ini untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit kronis pada tubuh. Pasalnya, penyakit tersebut bisa menyerang siapa saja.

Agar dapat dideteksi sejak dini, perlu dilakukan pemeriksaan rutin. Hanya saja, ketersediaan dana seringkali menjadi alasan jarangnya melakukan pemeriksaan rutin.

Cukup banyak penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan KIS, mulai dari penyakit ringan hingga berat. Jika biaya perawatannya terlalu mahal, maka dengan menggunakan kartu ini Anda bisa mendapatkan keringanan.

Saat melakukan pemeriksaan, jangan lupa membawa semua syarat dan ketentuan agar dapat diterima oleh petugas dari fasilitas kesehatan yang dituju. Jika tidak, biasanya Anda akan ditolak dan harus menjalani prosedur khusus atau membayar seluruh biaya pengobatan.

Perbedaan JKN KIS dan BPJS Kesehatan

Meski sama-sama memberikan layanan bantuan kesehatan, JKS KIS dan BPJS Kesehatan memiliki beberapa perbedaan. Inilah beberapa di antaranya

Keuntungan

Dari segi utilitas, BPJS Kesehatan memberikan jaminan biaya pelayanan kesehatan mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif bagi peserta JKN yang berstatus aktif. BPJS tidak memberikan manfaat berbeda kepada peserta JKN KIS. Namun, satu hal yang membedakan adalah hak kelas rawat inap.

Target

Berdasarkan situs resmi BPJS Kesehatan, KIS diperuntukkan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), misalnya masyarakat miskin dan kurang mampu secara ekonomi. Sedangkan peserta BPJS Kesehatan bersifat wajib bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Aturan ini dimaksudkan untuk menjamin setiap orang mempunyai akses dan kesempatan yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Sedangkan peserta Program JKN ada dua kelompok, yaitu:

  • Kelompok masyarakat wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar secara mandiri maupun berkontribusi pada pemberi kerja.
  • Kelompok miskin dan kurang mampu didaftarkan dan biayanya disubsidi oleh pemerintah.

Cakupan Wilayah

Perbedaan selanjutnya adalah pada cakupan wilayah. Program JKN dikenal bersifat portable. Artinya dapat digunakan oleh peserta program JKN di seluruh Indonesia namun tetap harus mematuhi prosedur dan ketentuan yang berlaku, dengan memperhatikan sistem rujukan berjenjang.

Iuran

Karena kelompok sasaran peserta KIS adalah masyarakat miskin dan membutuhkan, maka mereka bebas atau tidak dibayar karena iurannya disubsidi oleh negara. Berbeda dengan peserta BPJS Kesehatan yang membayar iuran bulanan berdasarkan jumlah yang telah ditentukan.

Secara spesifik, pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan dibagi menjadi 3 kategori yaitu kategori 1, 2, dan 3. Ketiganya dikenakan nominal harga yang berbeda-beda pada setiap kategori. Perbedaan kelas tersebut tercermin pada pelayanan kesehatan yang ditanggung, seperti rawat jalan, rawat inap, persalinan, dan peralatan kesehatan. BPJS Kesehatan juga mengeluarkan denda atas keterlambatan pembayaran iuran bulanan.

Prosedur dan fasilitas pelayanan kesehatan

KIS dapat digunakan di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes I) seperti Puskesmas, Klinik, Dokter Umum, dan Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Pemegang KIS juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di Fasilitas Kesehatan Menengah (FKRTL) seperti rumah sakit setelah mendapat rujukan dari Fasilitas Kesehatan I.

Sedangkan BPJS Kesehatan berlaku untuk puskesmas dan institusi kesehatan tingkat pertama yang terdaftar. Jika di kemudian hari memerlukan perawatan lebih lanjut, Anda akan menerima slip rujukan untuk masuk rumah sakit.

Syarat mendapatkan KIS

Tidak semua orang bisa mendapatkan bantuan KIS. Untuk mendapatkannya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat untuk mendapatkan KIS adalah sebagai berikut:

  • Keluarga tersebut bukan merupakan pencari nafkah atau pegawai PBPU.
  • Seluruh anggota keluarga harus terdaftar sesuai keterangan pada kartu keluarga.
  • Anda bisa mendaftar di kantor BPJS terdekat. Dokumen yang diperlukan adalah:
  • KTP atau kartu keluarga atau surat keterangan domisili
  • Pas foto berwarna 3×4, satu lembar
  • Surat pernyataan yang ditandatangani
  • Anak angkat dapat didaftarkan dengan menunjukkan bukti-bukti yang sah.
  • Pendaftaran dapat diwakilkan apabila calon peserta tidak mampu melakukannya sendiri. Namun perwakilan tersebut juga harus didukung dengan surat kuasa tertulis.

Bagaimana Mengelola KIS

cek-bantuan-kis-bpjs-kes

Pengelolaan bantuan KIS dapat dilakukan secara offline maupun online. Caranya adalah sebagai berikut:

Kelola KIS Offline

Berikut cara pengurusan KIS secara offline dengan mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat

  • Siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dengan lengkap
  • Melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kecamatan domisili/tempat tinggal
  • Membawa surat lamaran bagi pemohon KIS dari Puskesmas
  • Serahkan seluruh berkas ke kantor BPJS terdekat
  • Isi formulir KIS lalu tunggu proses pencetakan kartu
  • Pemegang kartu KIS juga bisa mendapatkan layanan rumah sakit kelas III.
Baca Juga :  Terbaru!! Berikut Bocoran Tentang Seleksi CPNS dan PPPK 2024

Kelola KIS Online

Selain secara offline, pengelolaan KIS juga bisa dilakukan secara online. Prosesnya dapat dilakukan melalui aplikasi mobile JKN. Berikut panduannya:

  • Download aplikasi mobile JKN di ponsel Anda dari Google Play Store atau App Store
  • Daftar
  • Klik pilihan “Pendaftaran Peserta Baru” lalu baca semua ketentuan pendaftaran lalu pilih “setuju”.
  • Isi Nomor Induk Kependudukan (NIK) lalu masukkan kode captcha.
  • Sistem akan menampilkan data daftar keluarga dan calon peserta JKN-KIS di layar kemudian mengisi seluruh data diri yang diperlukan
  • Pilih fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang diinginkan, termasuk fasilitas dokter gigi.
  • Isi alamat email. Nantinya BPJS akan mengirimkan kode verifikasi ke email.
  • Salin kode verifikasi yang ada di email ke dalam aplikasi.
  • Kartu fisik akan dikirimkan ke alamat Anda paling lambat enam hari setelah proses pendaftaran.

Tutorial Cek Bantuan KIS

Bagi Anda yang ingin mengecek bantuan KIS bisa dilakukan dengan mudah. Ada beberapa cara untuk memilih. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan website Kementerian Sosial. Pengecekan ini dimaksudkan untuk melihat status penerima bantuan sosial (bansos)

Berikut panduan pengecekan bantuan KIS melalui website Kementerian Sosial (Kemensos):

  • Kunjungi halamannya
  • Klik menu Cek Penerima Bansos
  • Memasukkan data provinsi, kabupaten, kecamatan, dan kelurahan sesuai domisili
  • Masukkan nama penerima KIS sesuai KTP
  • Ketikkan kode captcha
  • Tekan tombol Cari Data

Jika Anda terdaftar sebagai penerima KIS, maka akan muncul status bansos di layar. Namun jika belum terdaftar maka akan dikembalikan ke menu sebelumnya.

Cara Mengecek KIS Aktif atau Tidak

Ada beberapa cara untuk mengecek kartu KIS aktif atau tidak. Cara ini bisa dilakukan secara mandiri melalui layanan online seperti aplikasi JKN Mobile, BPJS Kesehatan Center, JKN Chat Assistant (CHIKA) atau DM di media sosial resmi BPJS Kesehatan.

Sedangkan layanan offline dapat diberikan melalui cabang BPJS Kesehatan terdekat, Mobile Customer Service (MCS) atau layanan penjemputan di daerah terpencil, Petugas Penanganan Informasi dan Pengaduan (PIPP) di rumah sakit dan pusat layanan publik.

Untuk mengecek apakah kartu KIS aktif atau tidak, berikut panduannya

Melalui Aplikasi JKN

Cara mengecek kartu KIS aktif atau tidak yang pertama adalah dengan aplikasi Mobile JKN. Namun sebelumnya, peserta harus mengunduh aplikasinya terlebih dahulu di Google Play Store (Android) dan App Store (iOS).

Setelah itu, daftarkan akun untuk melihat kepesertaan KIS Anda di Mobile JKN. Jika Anda sudah terdaftar, ikuti petunjuk di bawah ini untuk memverifikasi keanggotaan KIS Anda:

  • Buka aplikasi Mobile JKN di ponsel Anda
  • Login dengan NIK/nomor kartu dan password
  • Masukkan kode Captcha pada kolom Aplikasi lalu klik Login
  • Pilih menu Peserta
  • Selesai, halaman menampilkan informasi status aktif kepesertaan JKN-KIS dan data diri peserta

Melalui Layanan Asisten Chat JKN (CHIKA).

CHIKA merupakan layanan yang dapat digunakan melalui media sosial seperti Facebook, Telegram dan WhatsApp. Peserta dapat mengirimkan pesan ke platform dengan menyertakan NIK ID, tanggal lahir, dan nomor kartu untuk mengetahui keanggotaan KIS. Berikut ini adalah kontak CHIKA yang dapat Anda hubungi:

  • Facebook: BPJS Kesehatan RI
  • Telegram: @Chika_BPJSKesehatan_bot
  • WA : 08118750400.

Melalui BPJS Kesehatan Pusat 165

Pusat Pelayanan BPJS Kesehatan merupakan layanan telepon BPJS yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi terkait seluruh programnya. Anda juga dapat menggunakan call center untuk mengecek apakah kartu HIS aktif atau tidak. Layanan ini aktif selama 24 jam sehari, sehingga Anda dapat menghubunginya kapan saja.

Panduan Menghubungi Pusat Pelayanan BPJS Kesehatan

  • Hubungi nomor 165
  • Pilih jenis layanan 1 (satu).
  • Pilih layanan status keanggotaan
  • Masukkan nomor peserta/NIK
  • Masukkan tanggal lahir Anda
  • Petugas menyampaikan informasi kinerja peserta JKN-KIS

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai cara cek bantuan KIS. Jadi Anda tidak perlu bingung lagi dengan bentuk bantuan pemerintah yang satu ini. Semoga beruntung!

Baca juga:

Berita Terkait

Hampir Putus Asa!! Kemenpan-RB Bingung Untuk Regulasi Tenaga honorer Yang akan diangkat Menjadi PPPK
Honorer K2 Bakal di Pastikan Langsung diangkat PPPK Tahun Ini, Namun Harus Memenuhi Syarat Berikut
Hasil Zoom Dengan Nadiem Makarinm, TPG TW 2 2024 Akan di Carikan Akhir Juli ini, Guru Berikut akan di Prioritaskan
Pensiunan Staff tata Usaha Sekolah Akan Mendapatkan Uang Tambahan Yang Nominalnya Cukup Besar
Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim
Top 3 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA SMK Paling Banyak di Minati, Cek Apakah ada Formasi Pilihan Kamu ?
Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN
Sesuai Undang-undang, Guru-guru Dengan Kategori Berikut Berhak Mendapatkan Tunjangan dan Penghargaan Berikut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:32 WIB

Hampir Putus Asa!! Kemenpan-RB Bingung Untuk Regulasi Tenaga honorer Yang akan diangkat Menjadi PPPK

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:10 WIB

Honorer K2 Bakal di Pastikan Langsung diangkat PPPK Tahun Ini, Namun Harus Memenuhi Syarat Berikut

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:26 WIB

Hasil Zoom Dengan Nadiem Makarinm, TPG TW 2 2024 Akan di Carikan Akhir Juli ini, Guru Berikut akan di Prioritaskan

Senin, 22 Juli 2024 - 10:03 WIB

Pensiunan Staff tata Usaha Sekolah Akan Mendapatkan Uang Tambahan Yang Nominalnya Cukup Besar

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:33 WIB

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim

Berita Terbaru

Viral

Jangan Ya Dek Ya Yang Viral Di Tiktok Asli

Rabu, 24 Jul 2024 - 06:53 WIB