Gaji Pensiunan PNS Tertentu di Bawah Rp 2 Juta, Ini Penjelasan Taspen!

- Penulis

Senin, 29 April 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WhatsApp Image 2024 04 29 at 14.17.12

WhatsApp Image 2024 04 29 at 14.17.12

Pusatdapodik.com Gaji Pensiunan PNS Tertentu di Bawah Rp 2 Juta, Ini Penjelasan Taspen! – Taspen telah mengonfirmasi rencananya untuk terus memproses dan mengalokasikan Gaji Pensiunan PNS dari berbagai golongan. Setiap awal bulan, tepatnya pada tanggal 1, Taspen akan melakukan proses transfer pendapatan bagi seluruh pensiunan PNS yang terdaftar. Adapun besaran pendapatan yang diterima oleh masing-masing pensiunan akan disesuaikan dengan golongan atau klasifikasi mereka masing-masing.

Dalam menjalankan tugasnya, Taspen akan memastikan bahwa jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap pensiunan PNS sejalan dengan ketetapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Menariknya, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 8 Tahun 2024, hanya satu kelompok pensiunan PNS yang akan menerima pendapatan bulanan di bawah ambang batas Rp 2 juta. Informasi ini dapat diakses lebih lanjut melalui tabel terbaru yang memuat daftar besaran pendapatan pensiunan PNS sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Daftar Gaji Pensiunan Pns Terbaru

8y
Daftar Gaji Pensiunan Pns Terbaru

Gaji pensiunan PNS ini memiliki berbagai tingkatan atau golongan, yang masing-masing memiliki rentang gaji tertentu. Untuk Golongan Ia, gaji pensiunan berkisar antara Rp1.748.100 hingga Rp1.962.200. Ini berarti bagi para pensiunan yang termasuk dalam Golongan Ia, mereka akan menerima gaji bulanan dalam kisaran tersebut.

Selanjutnya, Golongan Ib memiliki rentang gaji yang sedikit lebih tinggi, yaitu antara Rp1.748.100 hingga Rp2.077.300. Hal yang sama berlaku untuk Golongan Ic, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp2.165.200. Sedangkan untuk Golongan Id, rentang gajinya adalah antara Rp1.748.100 hingga Rp2.256.700. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi golongan pensiunan, semakin besar juga rentang gaji yang mereka terima.

Demikian pula, untuk Golongan IIa, gaji pensiunan memiliki kisaran antara Rp1.748.100 hingga Rp2.833.900. Sementara untuk Golongan IIb, rentang gajinya adalah antara Rp1.748.100 hingga Rp2.953.800. Begitu juga dengan Golongan IIc, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp3.078.700, dan Golongan IId, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp3.208.800.

Baca Juga :  Segini Nominal THR yang Harusnya di Terima Oleh Tenaga Honorer

Melangkah lebih jauh, pada Golongan IIIa, gaji pensiunan memiliki kisaran antara Rp1.748.100 hingga Rp3.558.600. Sedangkan untuk Golongan IIIb, rentang gajinya adalah antara Rp1.748.100 hingga Rp3.709.200. Begitu juga dengan Golongan IIIc, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp3.866.100, dan Golongan IIId, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp4.029.600.

Kemudian, bagi Golongan IVa, rentang gajinya adalah antara Rp1.748.100 hingga Rp4.200.000. Sementara untuk Golongan IVb, gaji pensiunan berkisar antara Rp1.748.100 hingga Rp4.377.800. Begitu juga dengan Golongan IVc, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp4.562.900, dan Golongan IVd, dengan rentang gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp4.755.900. Terakhir, Golongan IVe memiliki kisaran gaji antara Rp1.748.100 hingga Rp4.957.100.

Dari rincian gaji pensiunan PNS di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa hanya pensiunan PNS Golongan Ia yang menerima gaji di bawah Rp2 juta dari Taspen, menunjukkan perbedaan besaran gaji antar golongan pensiunan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaji Pensiunan PNS

19f
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaji Pensiunan PNS

Gaji pensiunan PNS dihitung berdasarkan beberapa faktor, yaitu:

1.      Masa Kerja

Masa kerja menjadi faktor utama dalam perhitungan gaji pensiunan PNS. Semakin lama seorang PNS bekerja, semakin besar alokasi gaji pensiun yang akan diterimanya. Ini disebabkan oleh akumulasi pengabdian dan kontribusi selama bertahun-tahun dalam dinas publik. Oleh karena itu, PNS yang telah mengabdi untuk waktu yang lebih lama akan mendapatkan gaji pensiun yang lebih besar sebagai penghargaan atas pengabdian mereka yang panjang.

2.      Gaji Pokok

Gaji pokok yang diperoleh selama masa aktif juga menjadi faktor penentu dalam perhitungan gaji pensiun. Besaran gaji pokok ini pada saat pensiun akan memengaruhi besarnya gaji pensiun yang diterima oleh PNS. Peningkatan gaji pokok selama masa kerja juga dapat memberikan dampak positif pada gaji pensiun di masa pensiun, karena akan mencerminkan peningkatan penghasilan selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Bahasa Inggris English for Nusantara Kelas 8 SMP MTs Bab 2 Unit 3 Halaman 111 Kurikulum Merdeka

3.      Iuran Pensiun

Selama masa kerja, seorang PNS membayar iuran pensiun. Besaran iuran ini memengaruhi jumlah gaji pensiun yang diterima setelah pensiun. Kontribusi finansial yang diberikan selama masa kerja akan tercermin dalam jumlah pensiun yang diterima setelah pensiun. Jadi, semakin besar iuran pensiun yang dibayarkan selama masa kerja, semakin besar alokasi gaji pensiun yang akan diterima.

4.      Pangkat dan Golongan

Dimiliki oleh seorang PNS pada saat memasuki masa pensiun juga menjadi faktor pertimbangan. Pangkat dan golongan ini memberikan indikasi tentang tingkat pengabdian dan prestasi yang telah dicapai oleh seorang PNS selama kariernya. Biasanya, semakin tinggi pangkat dan golongan seorang PNS, semakin besar pula alokasi gaji pensiun yang akan diterimanya.

5.      Usia Pensiun

Juga memiliki dampak signifikan pada gaji pensiun. Usia pensiun yang lebih tua cenderung memberikan alokasi pensiun yang lebih besar, sejalan dengan kontribusi yang telah diberikan selama masa kerja. Ini karena usia pensiun yang lebih tua menunjukkan pengabdian yang lebih panjang dalam dinas publik, yang dapat tercermin dalam alokasi pensiun yang lebih besar sebagai penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan.

Dengan memperhatikan semua faktor tersebut, proses perhitungan gaji pensiun PNS menjadi hasil dari berbagai pertimbangan yang mendalam. Masa kerja yang panjang, gaji pokok yang stabil, kontribusi finansial melalui iuran pensiun, pangkat dan golongan yang dicapai, serta usia pensiun, semuanya berperan penting dalam menentukan besarnya gaji pensiun yang diterima oleh seorang PNS setelah pensiun.

Dengan demikian, sistem pensiun PNS dirancang untuk memberikan penghargaan yang adil dan pantas atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan oleh para pegawai negeri selama masa aktif mereka.

Berita Terkait

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim
Top 3 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA SMK Paling Banyak di Minati, Cek Apakah ada Formasi Pilihan Kamu ?
Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Sesuai Undang-undang, Guru-guru Dengan Kategori Berikut Berhak Mendapatkan Tunjangan dan Penghargaan Berikut
Guru PPPK Yang Sudah Mengabdi lebih Dari 2 Tahun Akan mendapatkan Tunjangan Dari nadiem Makarim
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:33 WIB

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim

Sabtu, 20 Juli 2024 - 05:21 WIB

Top 3 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA SMK Paling Banyak di Minati, Cek Apakah ada Formasi Pilihan Kamu ?

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:44 WIB

Sesuai Undang-undang, Guru-guru Dengan Kategori Berikut Berhak Mendapatkan Tunjangan dan Penghargaan Berikut

Berita Terbaru