PUSATDAPODIK.COM | Ada informasi penting bagi semua guru di setiap tingkatan terkait peraturan PPG terbaru tahun 2023 yang wajib diketahui oleh semua guru dan calon guru dan jangan sampai ketinggalan.

Ada dua jenis PPG;

PertamaPrajabatan bagi guru yang bukan PNS dapat menjadi guru honorer atau guru Yayasan.

KeduaPPG untuk guru yang berstatus PNS juga ada dua jenis sistem pembayaran yaitu, PPG Reguler Non Subsidi dan PPG Subsidi.

Baca Juga: Mantap! Perwira Okunm Paspampres memperkosa seorang perwira perempuan muda Kostra

Untuk Reguler Non Subsidi bagi yang sudah mendaftar dan lulus biaya akan dikenakan biaya seperti saat kuliah.

Sedangkan bagi yang subsidinya dibuka oleh pemerintah melalui perguruan tinggi negeri, dan ini proyek dari pemerintah, tidak semua daerah bisa mendapatkan proyek ini. Bahkan guru yang ingin mengikuti PPG jenis ini pun harus rela meninggalkan tempatnya dan jauh dari tempat asalnya mengajar, bahkan bisa di provinsi yang berbeda.

Peraturan PPG terbaru tahun 2023 banyak guru yang belum mengetahuinya, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Ristek No. 54 Tahun 2022 yang membahas tentang tata cara memperoleh sertifikat pendidik bagi guru dalam jabatan.

Baca Juga : Simak! Alasan Siswa Miskin Tidak Dapat PIP Kemdikbud

Banyak hal yang berubah dalam perubahan program PPG tahun 2023 ini, antara lain sertifikat pendidik, peserta yang mengikuti dan masih banyak lagi lainnya.

Perlu diketahui para guru bahwa PPG pada jabatan yang telah dilaksanakan dan sedang berjalan pada tahun 2022 merupakan data calon peserta berdasarkan hasil pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada tanggal 30 Januari 2022.

Baca Juga: Keindahan Destinasi Wisata Labuan Bajo Terus Memoles, Sandiaga Uno: Target 1,5 Juta Wisatawan Per Tahun

Selanjutnya, calon peserta akan dibagi menjadi dua kategori, kategori pertama untuk guru yang diangkat hingga 31 Desember 2015 dan kategori kedua untuk guru yang diangkat mulai 1 Januari 2016 hingga 1 Januari 2019.

Selanjutnya, dalam Permendikbud baru tersebut terdapat bab II yang membahas persyaratan. Ada beberapa syarat yang harus gruu ketahui yaitu sebagai berikut :

Baca Juga: Konferensi Pemuda Persatuan Pemuda Sikka: Speak Up Atas Nama Bumi yang Menjerit dan Anak-anak yang Menangis

Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)

Berstatus atau status sebagai guru dalam jabatan dan masih aktif menjalankan tugasnya sebagai guru dalam tiga tahun terakhir.

Kualifikasi akademik minimum adalah D4 atau S1

Sehat jasmani dan rohani

Usia maksimal 58 tahun pada tahun yang bersangkutan

Berperilaku baik

Bebas dari narkoba

Terdaftar di sistem Dapodik

Selain itu juga ada bagian keempat untuk penerimaan calon mahasiswa yaitu ada tiga tahap yaitu tahap pendaftaran, seleksi dan pengumuman.

Baca Juga: Gagal Lolos Fase Gugur, Legenda Timnas Jerman Marah

Selanjutnya dalam Pasal 11 juga telah disebutkan bahwa calon mahasiswa mengikuti seleksi sesuai dengan tahapan dalam seleksi administrasi dan seleksi akademik.

Sehubungan dengan itu, pada tahapan seleksi akademik, banyak guru yang bertanya-tanya apakah mereka yang telah lolos tahapan seleksi akademik hingga tahun 2022, namun belum direkrut menjadi PPG pada posisi 2022.

Baca Juga: Berikut daftar gaji yang diterima pensiunan TNI, PNS, dan Polri

Jadi, apakah Anda harus mengikuti tahap seleksi lagi?

Perlu diketahui ada pengecualian bagi guru yang telah mengikuti pelatihan dan pendidikan profesi guru pada tahap seleksi akademik, namun guru tersebut belum dinyatakan lulus UTN atau Uji Kompetensi.

Baca Juga: Tangkap Ikan Pakai Bom Buatan Sendiri, Begini Nasib Para Pelakunya

Bagi guru yang masuk dalam kriteria tersebut, dalam hal ini terlihat bahwa guru tidak perlu mengikuti seleksi akademik lagi. Selain itu, terdapat beberapa kriteria penentuan keikutsertaan calon mahasiswa dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

Usia tertinggi

Kehidupan kerja terpanjang

Perolehan nilai dari hasil seleksi tertinggi

Satuan pendidikan yang berasal dari daerah khusus

Baca Juga: Peringkat Kedua FIFA, Belgia Gagal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022

Demikian informasi peraturan baru program PPG in office tahun 2023, semoga bermanfaat.

Sumber: Naikpangkat.com

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *