POSFLORES.Com | Kasus bullying sering terjadi di banyak sekolah di Indonesia. Ini adalah kasus serius yang harus segera diselesaikan. Kasus bullying juga sering terdengar di beberapa pemberitaan.

Baca Juga: Tak Lolos Seleksi Administrasi PPPK 2022, Begini Cara Mengikuti Masa Sanggahan

Bahkan untuk kasus tersebut ada juga kasus yang parah seperti kematian. Untuk menangani kasus bullying ini membutuhkan bantuan dari banyak pihak. Pihak-pihak tersebut adalah keluarga dan juga sekolah.

Untuk itu, kasus bullying ini harus segera dihentikan. Hal ini karena bullying memiliki dampak yang sangat luas. Tindakan tersebut akan berdampak pada prestasi akademik, kehidupan sosial, kesehatan mental dan fisik anak dan juga keselamatan jiwa anak.

Baca juga: Fakta mati suri, pelaku pesan peti mati sendiri

Bullying juga sangat beragam jenisnya. Hal ini dapat dilakukan secara fisik, verbal, sosial, dan juga cyber bullying. Dalam hal ini, cyber bullying sering dilakukan dengan menggunakan media sosial.

Untuk mengatasi hal tersebut tentunya diperlukan cara agar hal tersebut tidak terjadi di sekolah, di rumah dan juga di dunia maya.

Baca Juga: Kadis Linus Lusi Tekankan Kerja Sama di SMK Negeri 3 Komodo

Pada dasarnya bullying itu sendiri adalah sebuah sikap dan juga perilaku agresif yang dapat terjadi secara terus menerus. Ini akan terjadi ketika satu orang atau sekelompok orang dengan kekuatan sengaja mengintimidasi.

Selain intimidasi, ini juga melibatkan pelecehan dan pemaksaan terhadap individu lain dengan tujuan menyakiti korban secara fisik dan emosional.

Baca Juga: Performa Terakhir Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, Dua Pemain Muda Minim Pengalaman Disebut Timnas Portugal

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI sendiri bullying adalah sebutan lain dari bullying dimana ada tindakan seperti mengganggu, terus menerus mengganggu dan membuat onar.

Oleh karena itu, bullying tidak hanya terbatas pada gangguan fisik, tetapi juga mental dan emosional. Oleh karena itu, masalah bullying harus dipahami oleh berbagai pihak seperti orang tua, guru dan juga masyarakat.

Baca Juga: Berita Menarik! Kemenag Segera Buka PPPK 2022, Silahkan Cek

Hal ini bertujuan untuk menghindari tindakan seperti bullying dan juga hal-hal lain yang akan merugikan anak atau siswa di lingkungan sekolah. Selain itu, ada juga jenis-jenis bullying yang harus dipahami.

Berikut lima jenis bullying yang harus dipahami adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Buruan! Berikut 43 posisi yang bisa mendaftar PPPK Tenaga Kesehatan 2022

1. Verbal bullying atau intimidasi
2. Perundungan fisik atau bullying
3. Perundungan sosial atau bullying
4. Bullying atau intimidasi di dunia maya
5. Pelecehan atau intimidasi seksual

Dengan mengetahui macam-macam bullying, guru juga akan dapat memberikan edukasi kepada siswa atau anak-anak tentang apa itu bullying dan juga dampak yang akan ditimbulkannya bagi orang lain.

Baca Juga: Selamat! Zodiak Ini Berhasil Mendobrak Pintu Kesuksesan Di Awal Tahun 2023

Selain jenis-jenis bullying tersebut, contoh-contoh bullying juga harus diberitahukan kepada siswa agar tidak terus terulang. Bullying di sekolah harus segera dihentikan. Sekolah seringkali menjadi tempat terjadinya bullying.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *