pusatdapodik.com – Sidang pengujian Pasal 168 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) terkait Sistem Proporsional Terbuka yang didaftarkan dengan Pendaftaran Perkara Nomor 114/PUU-XX/2022 tanggal 14 November 2022 telah selesai dilaksanakan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun hingga saat ini, sistem pemilu tersebut belum diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi.

MK diprediksi akan memutuskan sistem pemilu 2024 tertutup proporsional.

Baca Juga: Selain Formasi, Ini Penyebab Seleksi CPNS 2023 Tak Bisa Dilaksanakan Menurut BKN

Bocoran ini diungkapkan pakar hukum tata negara, Denny Indrayana, yang kemudian mencetuskan opini menyasar lembaga peradilan konstitusi.

“Apa yang bocor kalau belum rusak (sistem pemilu)?,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman kepada wartawan di Monumen Nasional Jakarta, Kamis, 1 Juni 2023.

Menjelang putusan MK, puluhan tokoh nasional mengajukan Amicus Curiae atau sahabat-sahabat mahkamah ke MK.

Baca Juga: Seleksi CPNS 2023 Tak Bisa Diambil Tahun Ini

Ada 25 tokoh nasional yang mengajukan Amicus Curiae dan mengajukannya ke Mahkamah Konstitusi, Jumat 9 Juni 2023.

Amicus Curiae disampaikan tokoh yang terdiri dari akademisi, aktivis, dan mantan menteri jelang pembacaan putusan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Salah satu tokoh Amicus Curiae, Feri Amsari mengingatkan, Mahkamah Konstitusi telah memutus perkara Nomor 22-24/PUU-VI/2008 yang menyatakan sistem proporsional terbuka sesuai dengan UUD 1945.

Baca Juga: BERITA BURUK! KemenPAN RB Susah, Seleksi CPNS 2023 Terancam Dibatalkan

Dalam pertimbangannya, Mahkamah Konstitusi menilai peran partai politik dalam proses rekrutmen sudah selesai dengan penetapan calon yang terdaftar.

“MK memandang pemilihan calon anggota legislatif tidak boleh bergeser dari keputusan rakyat yang berdaulat ke keputusan partai politik,” kata Feri dalam keterangannya, Sabtu, 10 Juni 2023.

www.vagansa.com

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *