Saat membawa kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, biasanya kita harus memperhatikan speedometer untuk mengukur kecepatan kendaraan. Dimana speedometer menampilkan informasi jarak yang ditempuh kendaraan pada kecepatan tertentu. Lalu apa itu kecepatan?

Kecepatan dalam fisika adalah bentuk perubahan jarak terhadap waktu, dan merupakan jarak yang ditempuh dibagi dengan waktu yang ditempuh. Kelajuan merupakan besaran skalar sehingga hanya memiliki nilai dan tidak memiliki arah. Karena kecepatan tidak memiliki arah, itu selalu positif.

Dikutip dari halaman WikipediaFisikawan Italia Galileo Galilei adalah ilmuwan pertama yang mengukur besarnya kecepatan dengan mengukur jarak yang ditempuh dan waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak tersebut.

Galileo mendefinisikan kecepatan sebagai jarak per satuan waktu. Persamaannya adalah sebagai berikut: v = d/t , di mana v adalah kecepatan, d adalah jarak, dan t adalah waktu. Sebagai contoh; Seseorang yang mengendarai sepeda menempuh jarak 30 meter dalam waktu 2 sekon dan memiliki kecepatan 15 meter per sekon.

Seperti halnya kecepatan, kecepatan dalam fisika juga memiliki analisis dimensional berupa panjang dibagi waktu, satuan SI untuk kecepatan adalah meter per detik tetapi satuan yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah kilometer per jam atau mil per jam (di Inggris dan Amerika Serikat).

Baca juga: Cara Menghitung Kecepatan Dengan Contoh Soal

Selain itu, sama dengan kelajuan, kelajuan terdiri dari kelajuan rata-rata dan kelajuan sesaat.

Kecepatan rata-rata

Kelajuan rata-rata adalah total jarak yang ditempuh dibagi dengan total waktu tempuh, sehingga dapat dirumuskan secara sistematis sebagai berikut: kelajuan rata-rata = jarak tempuh/interval waktu

Vrata-rata = x/Δt [x2 – x1 / Δt]

Kecepatan Sesaat

Kecepatan sesaat adalah besarnya kecepatan sesaat. Serupa dengan kecepatan, kecepatan sesaat juga dapat ditentukan dengan rumus kecepatan rata-rata dengan memasukkan t yang sangat kecil. Sehingga dapat diformulasikan sebagai berikut:

Kecepatan = jarak tempuh / waktu tempuh atau v = x/t

Contoh soal :

Seseorang berlari 60 m ke timur dalam 60 s, kemudian 20 m ke barat dalam 40 s. Berapakah kelajuan rata-rata dan kelajuan rata-rata orang tersebut?

Larutan:

  • jarak = 60 m + 20 m = 80 m
  • perpindahan (AC) = 60 m – 20 m = 40 m.
  • Waktu = 60 s + 40 s = 100 s

Kecepatan rata-rata = jarak / waktu

V =:80m/100s

V = 0,8 m/s

Silakan ikuti dan sukai kami:

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *