Vagansa.com – Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Araksi) NTT, Afred Baun ditangkap kejaksaan TTU karena terlibat kasus Pungli.

Setelah ditangkap, Kejaksaan TTU mengusut kasus tersebut dan diduga Bupati dan sejumlah kontraktor di NTT terlibat dalam kasus Ketua Araksi NTT, Alfred Baun.

Melansir Kabarntt.com, Senin 20 Februari 2023, penyeretan oknum Bupati dan Kontraktor terungkap dalam perkembangan penyidikan kasus tersangka Alfred Baun oleh Tim Investigasi Kejaksaan TTU.

Ada beberapa fakta baru dan mengejutkan dalam kasus Alfred Baun yang diungkap Tim Investigasi Kejaksaan TTU.

Ada bukti rekaman komunikasi melalui ponsel dari tersangka Alfred Baun yang berhasil diperoleh Tim Penyidik ​​Kejaksaan TTU.

Baca juga: Helikopter Kapolda Jambi Kecelakaan dan Mendarat Darurat, Begini Kronologisnya

Dalam isi barang bukti yang terekam, terdapat beberapa oknum oknum pejabat dan kontraktor di NTT yang diduga ikut terlibat dalam tindak pidana tersebut.

Dari fakta tersebut, Tim Pemeriksa Kejaksaan TTU menyimpulkan, untuk memuluskan niat jahatnya, oknum tersebut memanfaatkan Ketua Araksi NTT, Alfred Baun.

Untuk itu penyidik ​​mengagendakan pemeriksaan terhadap unsur-unsur tersebut karena dianggap bertanggung jawab secara hukum.

Dari bukti-bukti yang tercatat bahwa Alfred Baun dan oknum lainnya telah melakukan tindak pidana, penyidik ​​menyimpulkan bahwa pelaku kasus ini merupakan sindikat kejahatan terorganisir, yang telah melakukan perbuatan yang tidak sesuai atau bertentangan dengan tujuan mulia pemberantasan korupsi.

Baca Juga: Si Cantik Miss LPSK Bikin Ibu Iri dan Iri Dukung Bharada Eliezer, Penasaran Sosoknya

Jaksa TTU Roberth Jimmy Lambila, SH., MH., mengatakan, oknum tersebut dikategorikan sebagai aktor intelektual dalam kasus yang menjerat Alfred Baun. Demikian disampaikan wartawan di Kejaksaan NTT, Kamis 16 Februari 2023.

Menurut Roberth, setelah menyita barang bukti handphone milik tersangka dan sejumlah saksi, penyidik ​​menemukan sejumlah fakta tentang perbuatan melawan hukum yang dilakukan Alfred Baun terhadap sejumlah pihak.

“Ternyata di balik semangat antikorupsi yang gencar dilakukan Araksi NTT selama ini, tersangka menekan sejumlah pihak yang dikabarkan mendapatkan sejumlah uang dan proyek,” jelas Roberth.

www.vagansa.com

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *