PusatDapodik
Home Guru Memahami Secara Mendalam Tentang Kurikulum Merdeka

Memahami Secara Mendalam Tentang Kurikulum Merdeka

sekilas kurmed

Sekilas Kurikulum Merdeka – Pada awal tahun pelajaran 2022/2023 sebagian besar sekolah akan menerapkan kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka yang sebenarnya sudah digunakan oleh Sekolah Penggerak di tingkat SD hingga SMA.

Sedangkan untuk tingkat SMK Kurikulum Merdeka pada awalnya merupakan Prototipe Kurikulum yang digunakan oleh SMK Center of Excellence (CoE) yang kini berganti nama menjadi Center of Excellence (PK).

Berbicara tentang Kurikulum Mandiri tidak terlepas dari Prinsip Dasar dan Penerapan Kurikulum itu sendiri.

Disalin dari aplikasi belajar mandiri Kemendikbud yang dapat diinstal di smartphone guru dan siswa, berikut Prinsip Dasar dan Penerapan Kurikulum

Prinsip dasar

Tentang Pembelajaran Paradigma Baru

Mengajar sesuai dengan tingkat kemampuan

Mengajar menurut tingkat kemampuan adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik berdasarkan tingkat kemampuannya, bukan pada tingkat kelas

Tujuan dari Pengajaran ini adalah:

  • Sebagai bentuk implementasi filosofi pengajaran Ki Hajar Dewantara yang berpusat pada siswa
  • Siswa memiliki keterampilan berhitung dan membaca yang lebih kuat
  • Pengetahuan di setiap mata pelajaran siswa juga lebih kuat

Peserta didik akan dikelompokkan berdasarkan fase perkembangan

Apa itu fase pengembangan?

Tahap pengembangan merupakan hasil belajar yang harus dicapai oleh siswa. Setiap proses pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan siswa.

Berikut tahapan perkembangan siswa menurut tingkatannya:

Sekolah Reguler

Tahap A : Sekolah Dasar Kelas 1 – 2
Tahap B : SD Kelas 3 – 4
Fase C : Kelas SD Kelas 5 – 6
Fase D : Kelas 7 – 9 SMP
Fase E : Kelas 10 SMA
Fase F : SMA Kelas 11 – 12

Sekolah Luar Biasa

Hasil belajar Sekolah Luar Biasa (SLB) menggunakan acuan usia mental yang ditentukan melalui penilaian

Fase A: Usia Mental = 7 Tahun
Fase B: Usia Mental +/- 8 Tahun
Fase C: Usia Mental +/- 8 Tahun
Fase D: Usia Mental +/- 9 Tahun
Fase E: Usia Mental +/- 10 Tahun
Fase F: Usia Mental +/- 10 Tahun

Sinkronisasi Level, Usia Mental, dan Usia Kronologis

Fase A

Jenjang/Kelas : Sekolah Dasar (1 – 2)
Usia Kronologis: kurang dari 6-8 tahun
Usia Mental : +- 8 tahun

fase B

Jenjang/ Kelas : Sekolah Dasar (3 – 4)
Usia Kronologis: kurang dari 9-10 tahun
Usia mental: +- 8 tahun

fase C

Jenjang/ Kelas : Sekolah Dasar (5 – 6)
Usia Kronologis: kurang dari 11-12 tahun
Usia mental: +- 8 tahun

Fase D

Jenjang/ Kelas : SMP (7 – 9)
Usia Kronologis: kurang dari 13-15 tahun
Usia mental: +- 9 tahun

Fase E

Jenjang/ Kelas : SMA (10)
Usia Kronologis: kurang dari 16-17 tahun
Usia mental: +- 10 tahun

fase F

Jenjang/Kelas : SMA (11 – 12)
Usia Kronologis: kurang dari 17 – 23 tahun
Usia mental: +- 10 tahun

Menentukan kemajuan hasil belajar

Dalam metode ini penentuan hasil belajar siswa dilakukan melalui evaluasi atau penilaian pembelajaran.

Siswa yang belum mencapai hasil belajar akan mendapat pendampingan agar pembelajarannya tercapai

Apa saja tahapan dari metode pengajaran ini?

Penilaian Diagnostik

Siswa akan melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi karakteristik potensi, kebutuhan, tahapan perkembangan, tahapan pencapaian pembelajaran, dan hal-hal mendasar lainnya.

Perencanaan

  • Pada tahap ini, pembelajaran akan disusun berdasarkan hasil penilaian diagnostik
  • Selain itu, kami akan mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan yang sama

Sedang belajar

  • Selama proses pembelajaran, kami akan melakukan penilaian formatif secara berkala
  • Sebagai proses evaluasi pencapaian tujuan pembelajaran, kita akan melakukan penilaian sumatif. Penilaian ini juga akan memudahkan kami merancang proyek berikutnya untuk siswa.

Pengorganisasian Pelaksanaan Pembelajaran

Menyelenggarakan Penyelenggaraan Pembelajaran sesuai dengan kewenangannya antara pemerintah pusat dan satuan Pendidikan sebagai berikut:

Otoritas Pemerintah Pusat

  • Struktur Kurikulum
  • Profil Mahasiswa Pancasila
  • Prestasi belajar
  • Prinsip pembelajaran dan penilaian

Kewenangan Satuan Pendidikan

  • Visi, misi dan tujuan sekolah
  • Profil peserta didik di satuan Pendidikan
  • Kebijakan daerah terkait kurikulum
  • Proses pembelajaran dan penilaian
  • Pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan
  • Pengembangan perangkat pengajaran

Struktur Kurikulum Mandiri

Pemerintah juga telah menyiapkan Struktur Kurikulum Mandiri untuk SD, SMP, SMA, dan SMK yang dapat diunduh oleh setiap guru di satuan pendidikan.

Sumber: guru.kemdikbud.go.id

www.trendguru.id

Comment
Share:

Ad