PUSATDAPODIK.COM | Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengucapkan terima kasih kepada para guru di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2002 di Kompleks Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/22).

Apresiasi ini diberikan Menteri Nadiem kepada para guru yang telah berinovasi menciptakan perubahan selama 3 tahun terakhir untuk masa depan pendidikan yang lebih cerah, khususnya melalui program Merdeka Belajar.

Baca Juga: Bolehkah Istirahat Dilakukan di Tempat Ibadah?

“Ketahanan ini didorong oleh kemauan kita untuk mengubah dan meninggalkan kebiasaan lama yang sudah tidak sesuai lagi dengan tantangan dan kebutuhan zaman. Hal ini didorong oleh semangat menciptakan perubahan dan kebaruan,” ujar Nadiem.

“Pada dasarnya tidak ada perubahan yang membuat kami nyaman. Kalau masih nyaman berarti kita belum berubah,” tambah Nadiem.

Terkait guru honorer, Kemendikbud memprioritaskan pengangkatan guru honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi ASN Pegawai Negeri Sipil dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) bagi Guru.

Menurut Nadiem, hal itu dilakukan sebagai langkah dalam mengupayakan kesejahteraan guru di Indonesia.

Baca Juga: Buruan! Tips Membuat Orang Lain Merasa Nyaman Saat Berada Di Dekatmu Meski Masih Baru

“Saya tidak menutup mata bahwa masih banyak hal yang perlu disempurnakan dalam program ini. Makanya kita semua harus bersinergi agar target kita yaitu satu juta guru diangkat sebagai ASN PPPK bisa segera terealisasi,” kata Nadiem.

Nadiem juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah belajar dan menginspirasi bersama di daerahnya.

“Di Platform Merdeka Mengajar, guru dapat mengakses modul pembelajaran secara gratis, mengunggah dan berbagi konten praktik pembelajaran yang baik, dan terhubung dengan sesama guru dari daerah lain. Guru di Aceh kini bisa belajar dari guru di Papua. Guru di Kalimantan bisa menginspirasi guru di Jawa,” kata Nadiem.

Baca Juga: Cek! Tips Mudah Menyukai Banyak Orang

“Saya berterima kasih kepada lebih dari 1,6 juta pengguna Platform Merdeka Mengajar, yaitu para guru yang mau mencoba hal baru, yang tidak takut berinovasi, yang sadar dan mengerti bahwa sudah saatnya transformasi,” imbuhnya.

Kemudian, kata Nadiem, terkait Program Mobilisasi Guru. Program ini, kata Nadiem, memiliki tujuan mendorong roda perubahan pendidikan, mampu menjadi pembimbing bagi guru lainnya, mengutamakan siswa dan ingin memperjuangkan siswanya melalui berbagai terobosan yang diberikannya.

Baca Juga: Indonesia Tak Ikut Piala Dunia, Prabowo: Saya Tak Mau Nonton Piala Dunia

“Saya sangat berharap agar seluruh kepala daerah dapat segera mengangkat Guru Aktivis menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah, inovator di sekolah dan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan terus membuka kesempatan bagi guru untuk menjadi Guru Penggerak.

Sumber: Naikpangkat.com

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *