Pengertian DNA : Ciri, Fungsi, Sifat, Struktur dan Replikasi DNA (Deoxyribonucleic Acid)

- Penulis

Senin, 6 November 2023 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DNA Deoxyribonucleic Acid

DNA Deoxyribonucleic Acid

Pengertian DNA (Asam Deoksiribonukleat) – Apa itu DNA dan apa fungsinya? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang Pengertian DNA, Ciri-Ciri, Fungsi, Sifat, Struktur dan Replikasi DNA (Deoxyribonucleic Acid) secara lengkap.

Baca juga: Pengertian RNA (Asam Ribonukleat)

Isibersembunyi

1
Pengertian DNA (Asam Deoksiribonukleat)
2
Ciri-ciri DNA (Asam Deoksiribonukleat)
3
Fungsi DNA (Asam Deoksiribonukleat)
4
sifat DNA
5
Struktur DNA (Asam Dioksiribonukleat)
6
Replikasi DNA (Asam Dioksiribonukleat)

Pengertian DNA (Asam Deoksiribonukleat)

Pengertian DNA (Deoxyribonucleic Acid) atau asam deoksiribonukleat adalah sejenis biomolekul yang menyimpan dan mengkodekan instruksi genetik setiap organisme dan banyak jenis virus. Komponen penyusun DNA antara lain gula pentosa (deoksiribosa), fosfat (PO4-) dan basa nitrogen (guanin (G), adenin (A), timin (T), atau sitosin (C)).

DNA adalah polimer nukleotida ganda yang terpilin (heliks ganda). Setiap nukleotida terdiri dari 1 gugus fosfat, 1 basa nitrogen, dan 1 gula pentosa. Gula pentosa yang menyusun DNA terdiri dari gula deoksiribosa yang kekurangan satu molekul oksigen. Basa nitrogen yang menyusun DNA terdiri dari purin dan pirimidin. Purin terdiri dari adenin dan guanin, sedangkan pirimidin terdiri dari sitosin dan timin. Nukleotida adalah ikatan antara basa nitrogen dan gula pentosa. Pada organisme hidup, DNA biasanya ditemukan berpasangan dan terikat kuat. Dua helai heliks DNA saling berpilin membentuk heliks ganda.

Ciri-ciri DNA (Asam Deoksiribonukleat)

Ciri-ciri atau ciri-ciri DNA antara lain:

  • DNA hanya terdapat pada kromosom (inti).
  • DNA memiliki bentuk rantai heliks ganda.
  • Kadarnya tetap dan fungsi DNA adalah mengendalikan faktor genetik dan sintesis protein.
  • Kandungan basa nitrogen pada DNA terdiri dari purin (adenin (A) dan guanin (G)) serta pirimidin (sitosin (S) dan timin (T)).
  • DNA menggunakan deoksiribosa sebagai komponen gulanya.
Baca Juga :  Ekosistem Laut: Pengertian, Jenis-jenis & Contoh Rantai Makanannya

Sedangkan perbedaan DNA dan RNA adalah RNA mempunyai ciri-ciri seperti:

  • RNA dapat ditemukan di dalam nukleus dan juga sitoplasma, terutama di ribosom.
  • RNA memiliki bentuk rantai tunggal.
  • Kadar RNA tidak tetap dan berfungsi sebagai sintesis protein.
  • Kandungan basa nitrogen pada RNA terdiri dari purin ((Adenin (A) dan Guanin (G)); pirimidin ((Sitosin (S) dan Urasil (U)).
  • RNA menggunakan ribosa sebagai komponen gulanya.

Baca juga: Memahami DNA dan RNA

Fungsi DNA (Asam Deoksiribonukleat)

Fungsi DNA (Asam Deoksiribonukleat) antara lain:

  • Membawa informasi genetik
  • Membentuk RNA
  • Mengontrol aktivitas sel
  • Berperan dalam sintesis protein
  • Sebagai katalis otomatis atau penggandaan diri
  • Sebagai heterokatalis atau untuk melakukan sintesis senyawa lain.

sifat DNA

Berikut ini adalah sifat-sifat DNA, antara lain:

  • Merupakan materi kromosom sebagai pembawa informasi genetik, melalui aktivitas pembelahan sel.
  • Jumlah DNA konstan di setiap jenis dan spesies sel. Konstan artinya tetap dan tidak berubah kuantitasnya. Misalnya, jumlah DNA pada kucing berbeda dengan jumlah DNA pada anjing. Begitu pula jumlah DNA pada manusia dan primata berbeda.
  • Kandungan DNA dalam suatu sel bergantung pada sifat ploidi (genom) sel atau jumlah kromosom dalam sel.
  • Tebalnya 20 Å (Amstrong) dan panjang ribuan Å (1 Å = 10^-10 meter).
  • Dapat mereplikasi, yaitu membentuk turunan atau memperbanyak dirinya. DNA hasil replikasi (DNA anak) mempunyai urutan basa yang identik dengan heliks ganda induk (DNA induk).
  • Dalam sel organisme prokariotik (bakteri), DNA berbentuk untai tunggal. Pada sel eukariotik, DNA berbentuk heliks ganda (rantai).
  • Pada suhu mendekati titik didih atau pada pH ekstrim (kurang dari 3 atau lebih dari 10), DNA mengalami denaturasi (terbuka). Jika lingkungan kembali normal, DNA dapat kembali membentuk heliks ganda yang disebut renaturasi.
Baca Juga :  Rangkuman PPKn Kelas 9 Bab 5: Harmoni Keberagaman Masyarakat Indonesia

Baca juga: Memahami Sitoplasma

Struktur DNA (Asam Dioksiribonukleat)

Struktur DNA pertama kali ditemukan oleh James Watson, Francis Crick dan Maurice Wilkins pada tahun 1953. Menurut James Watson dan Francis Crick (1953), model struktur DNA adalah double helix atau double twisted ladder. Menurut mereka, struktur DNA terdiri dari:

  • Gula dan fosfat sebagai rantai atau tangga utama
  • Basa nitrogen sebagai anak tangga dengan pasangan tersendiri yaitu :
    A. guanin (G) dengan sitosin (C) (dihubungkan oleh tiga atom H)
    B. timin (T) dan adenin (A) (dihubungkan oleh dua atom H)

Berdasarkan hasil penelitian Watson dan Crick dapat disimpulkan bahwa DNA terdiri dari gula pentosa (deoksiribosa), fosfat (PO4–) dan basa nitrogen yaitu purin termasuk guanin (G) dan adenin (A) serta pirimidin yang meliputi timin (T) dan sitosin (C ).

Replikasi DNA (Asam Dioksiribonukleat)

Replikasi DNA dilakukan sebelum sel membelah. Replikasi DNA adalah proses penggandaan untai ganda DNA. Pada prokariota atau makhluk hidup tanpa membran sel, replikasi DNA dilakukan secara terus menerus. Berbeda dengan eukariota atau organisme seluler yang sangat kompleks yang mengalami replikasi DNA secara teratur melalui proses mitosis atau meosis.

Biasanya duplikasi DNA menggunakan enzim DNA polimerase. Enzim ini mengikat nukleotida dalam bentuk struktur polimer DNA. Semua proses dilakukan secara in vitro menggunakan proses yang disebut PCR atau reaksi berantai polimerase.

Baca juga: Fungsi Lisosom

Demikianlah artikel yang membahas tentang Pengertian DNA Lengkap, Ciri-Ciri, Fungsi, Sifat, Struktur dan Replikasi DNA (Deoxyribonucleic Acid). Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru