Prof Dr Fathul Aminudin Aziz MM: Semua Makhluk Hidup Mengalami Konflik

- Penulis

Kamis, 14 Desember 2023 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain tanpa judul 26 3990814371

Desain tanpa judul 26 3990814371

pusatdapodik.com – Ada suasana berbeda pada acara pengukuhan dua guru besar Universitas Islam Negeri, Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, baru-baru ini.

Prof Dr Fathul Aminudin Aziz MM merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen dan Prof Dr Rohmat MAg MPd merupakan Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan.

Usai Rektor UIN Saizu Prof Dr Ridwan MAg mengetuk palu tanda berakhirnya rapat senat terbuka, seluruh tamu undangan dipersilakan menuju area parkir rektorat. Hari itu area parkir disulap menjadi pusat kuliner yang lengkap.

“Sebagai bentuk syukuran, kami mengundang puluhan UMKM untuk menjual produk kuliner untuk dinikmati para tamu,” Prof Aziz, sapaan akrab Prof Fathul Aminudin Aziz.

Ada kuliner khas Mendoan Banyumas, Clanthing, emping, Sroto Sokaraja, Dawet Ayu Banjarnegara, Es Dawegan atau kelapa muda dan lain-lain.

Yang paling digemari para tamu undangan adalah Durian Bawor, Durian Musanking, dan Durian Hitam.

Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata durian tersebut merupakan hasil panen perdana Prof Aziz dari kebun sendiri di kampung halamannya.

Hanya dalam hitungan jam, produk durian lokal yang sedang viral itu langsung ludes terjual. Banyak tamu undangan yang tidak hadir.

Di kampung halamannya, Desa Pesahangan, Kecamatan Cingebul, Kabupaten Cilacap, Prof Aziz menanam “durian mall” di lahan seluas lebih dari 5 hektar.

Selain menanam tiga varian durian unggulan, di perbukitan sejuk tersebut ia juga mengembangkan buah-buahan lainnya yakni Alpukat, Jambu Citra, Jambu Kristal, Matoa, Rambutan, dan Manggis.

”Kami memimpikan Pesanggahan menjadi pusat wisata kebun buah. “Wisatawan bisa memetik sendiri buah dari pohonnya, seperti wisata petik apel di Kota Malang,” kata Aziz.

Di tempat yang sama, Prof Aziz membangun padepokan seperti Bangungan Joglo Jawa Kecil sebagai tempat para jagoan menjamu tamu dan berdiskusi dengan warga.

Di atasnya terdapat sebuah bukit kecil yang merupakan makam ayahandanya KH Muslim dan kakek KH Abdullah Sayuti. Pada hari-hari tertentu tempat tersebut mulai ramai dikunjungi peziarah.

Baca Juga :  JARANG BANGET DILIRIK BUAT PILIHAN SNBT-UTBK! Ini 4 Jurusan Kuliah di Indonesia yang Berprospek Menjanjikan dengan Sedikit Saingan, Mana Incaranmu?

Di tengah kesibukannya bersama para petani yang mengelola kebun buah-buahan, Prof Aziz masih mengelola ribuan santri di empat pesantren di empat tempat berbeda.

Di Desa Pesahangan Kecamatan Cimanggu mengelola Pondok Pesantren El Mislim, di Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap mengelola Pondok Pesantren El-Bayan 2.

Di Pondok Pesantren El-Ansor Jeruklegi Cilacap dan di Puirwokerto dekat Pondok Pesantren El-Fira Kampus UIN Saizu.

“Alhamdulillah melalui pertanian, perkebunan dapat mendidik mahasiswa menjadi wirausaha,” ujarnya.

Manajemen konflik
Fathul Aminudin Aziz lahir di Cilacap, 3 April 1968 dari pernikahan KH Muslim dengan Nyai Hj Surtijah Muslim. Keduanya sudah meninggal.

Prof Aziz menikah dengan Hj Faiqoh Subky SH MPd, salah satu putri KH Subkhi Najmuddin Majenang. Dari pernikahannya dengan Faiqoh, Aziz dikaruniai tiga orang anak, yakni Dr. Fahira Aziza, Fahreza Nabiel Aziz, dan Ababiel Aziz.

Pendidikan formalnya dimulai dari SD Islam Pesahangan (1981), Madrasah Tsanawiyah Negeri Karanganyar (1984), Madrasah Aliyah Negeri II Yogyakarta (1987).

Setelah lulus dari Aliyah, Aziz masuk ke gelar BA bidang Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1992), Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWIJA (1998) dan Doktor Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI (2013).

Selain pendidikan formal, beliau juga pernah mengenyam pendidikan di beberapa pesantren, yaitu Pondok Pesantren El-Bayan Majenang pada tahun 1980, Pondok Pesantren Pembangunan 2 Cigaru Majenang, Cilacap pada tahun 1981, Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta pada tahun 1984, Pondok Pesantren Sunan Padanaran Yogyakarta pada tahun 1987 dan Pondok Pesantren Wad-da’wah Darul Lughan Bangil Pasuruan Jawa Timur pada tahun 1992.

Bahkan di El-Bayan, Aziz tak hanya mengaji, tapi juga menjadi menantu putri kiainya, yakni Faiqoh.

Sederet kegiatan yang pernah dijalaninya, yakni Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cilacap (2013), Ketua Yayasan El-Bayan Majenang Cilacap (sampai sekarang), Pengurus STMIK Komputama Majenang (sampai sekarang), Pengurus Asatid Pondok Pesantren El-Bayan Majenang Cilacap (sampai sekarang). ), Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurjalin Cilacap (Sampai sekarang), Komisaris Computama TV (2016), Komisaris Radio Computama (2017), Dewan Pengawas Syariah BMT Rembulan (Sampai sekarang) dan Pengarah LSM Kober (Sampai sekarang).

Baca Juga :  SIMAK 6 SMA MA Terbaik di Sumatera Selatan Menurut LTMPT, MAN Insan Cendekia Oki di Urutan Kedua, Siapakah yang Pertama?

Hingga dikukuhkan menjadi guru besar, Aziz telah menerbitkan puluhan buku.

Antara lain Jauharul Idaarah (Hakikat Manajemen), Manajemen Dalam Perspektif Islam, Manajemen Pesantren, Manajemen Aswaja Ansor, Manajemen Kewirausahaan Islam dan lain-lain.

Pada acara pengukuhan, Profesor Aziz menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Manajemen Konflik; Antara Resolusi, Taktik dan Intrik”.

Menurut Aziz, kita semua dalam menghadapi hidup ini pasti mengalami konflik, baik berupa resolusi atau niat baik, taktik, cara/strategi atau bahkan intrik yaitu kebohongan/penipuan yang diciptakan untuk mencapai apa yang kita inginkan.

“Diakui atau tidak, hal ini merupakan keniscayaan dalam realitas kehidupan,” ujarnya. Menurut Prof Aziz, beberapa penyebab terjadinya konflik antara lain hipotesis “frustrasi-agresi”, yaitu ketika ketidakmampuan kita mencapai suatu tujuan menimbulkan frustasi dan menimbulkan tindakan agresif. Ada pula yang disebut dengan “relative deprivation”, yaitu perasaan kehilangan ketika individu/kelompok mempunyai kesenjangan antara kenyataan dan harapan (harapan).

Berbagai konflik tersebut telah melahirkan berbagai bencana dalam kehidupan kita, mulai dari terkurasnya tenaga dan waktu yang tiada habisnya, munculnya sentimen-sentimen negatif yang membuat mental kita sangat menderita, munculnya sistem-sistem yang begitu kuat namun membuat para pelakunya menjadi pasif dan menemui jalan buntu, organisasi yang mengalami komplikasi. berulang-ulang sampai Anda menjadi kerdil dan kehilangan tujuan.

Oleh karena itu, menurut Aziz, konflik harus dikelola, bukan dihindari. “Karena konflik juga merupakan suatu keniscayaan dalam kehidupan, yaitu sebagai jalan bagi alam dan sejarah untuk mencapai keseimbangan dalam perkembangannya,” tegas Prof Aziz.

Berita Terkait

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia
Tenaga Honorer Yang Memiliki Sertifikat ini Berikut, Nantinya akan Langsung diangkat Menjadi PPPK
PPG Daljab yang di Undur Hingga 6 Bulan Kedepan, Membuat Banyak Guru Kecewa Dan Putus Asa
Rencana Penghapusan Nama PNS Pusat dan Daerah Oleh Jokowi, Resmi Di ganti dengan Nama ini
Biodata Clarissa Putri Terlengkap: Profil, Umur, dan Instagram
Saat ini Ada Formasi CPNS dan PPPK Totalnya 12rb, Paling Banyak Untuk Daerah Bali
Ada Uang Tambahan Bagi Bapak/Ibu PNS yang Mengajar Lebih dari 24 Jam, Nominalnya Bikin Penuh Dompet
Intip Ratusan Formasi CPNS dan PPPK Untuk Lulusan SMK,SMA dan S1! Paling Banyak Untuk Lulusan SMA
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:32 WIB

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia

Jumat, 12 Juli 2024 - 10:34 WIB

Tenaga Honorer Yang Memiliki Sertifikat ini Berikut, Nantinya akan Langsung diangkat Menjadi PPPK

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:40 WIB

PPG Daljab yang di Undur Hingga 6 Bulan Kedepan, Membuat Banyak Guru Kecewa Dan Putus Asa

Rabu, 10 Juli 2024 - 05:27 WIB

Rencana Penghapusan Nama PNS Pusat dan Daerah Oleh Jokowi, Resmi Di ganti dengan Nama ini

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:16 WIB

Biodata Clarissa Putri Terlengkap: Profil, Umur, dan Instagram

Berita Terbaru

Pendidikan

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia

Jumat, 12 Jul 2024 - 21:32 WIB

Informasi Dapodik

Dapodik 2024-2025 Semester 1 Kapan Rilis? Berikut Prediksi Tanggal Rilisnya

Jumat, 12 Jul 2024 - 16:35 WIB

Kesiswaan

10 Contoh Janji Siswa Paling Tegas dan Penjelasan Maknanya

Jumat, 12 Jul 2024 - 13:48 WIB