Rangkuman Materi Prakarya Kelas 10 Bab 2 Semester 1

- Penulis

Jumat, 24 Februari 2023 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pusatdapodik.com – Bahan Kerajinan Kelas 10 BAB 2″Pengusaha Produk Teknologi Transportasi dan Logistik”

Sahabat pendidikan, pada postingan kali ini saya akan memberikan dan menyajikan rangkuman materi kerajinan yang akan dipelajari di kelas 10 tepatnya materi yang terdapat pada bab 2 semester 1.

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 10 Bab 2 Semester 1


Rangkuman materi prakarya yang akan disampaikan pada postingan kali ini bersumber dari materi yang terdapat pada buku siswa prakarya kelas 10 edisi revisi terbaru kurikulum 2013. Bagi anda yang ingin memiliki rangkuman atau ingin melihat rangkuman materi kerajinan kelas 10 khususnya pada pembelajaran bab 2 tentang Kewirausahaan Produk Teknologi Transportasi dan Logistik dapat dilihat pada artikel ini.

Sekedar informasi, berikut jenis materi yang akan dipelajari pada mata pelajaran prakarya kelas 10 bab 2 semester 1:

A. Ciri-ciri Kewirausahaan

B. Perencanaan Bisnis Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

C. Desain dan Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

D. Perhitungan Biaya Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

E. Pemasaran Langsung Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Pada pembelajaran prakarya kelas 10 bab 2 terdapat beberapa tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa yang akan mempelajarinya. Tujuan pembelajaran yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Setelah mempelajari bab ini, siswa akan dapat:

Merancang, membuat dan mengemas produk teknologi transportasi dan logistik berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur kerja.

Mempresentasikan dan memasarkan produk teknologi transportasi dan logistik secara jujur ​​dan percaya diri.

Mengevaluasi pembelajaran kewirausahaan produk teknologi transportasi dan logistik.

Baiklah, setelah memahami tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran prakarya kelas 10 BAB 2 semester 1 di atas, berikut rangkuman materi prakarya yang akan disampaikan berikut ini:

Bab 2. Kewirausahaan dalam Teknologi Transportasi dan Produk Logistik

A. Ciri-ciri Kewirausahaan

Kewirausahaan menurut asal katanya terdiri dari kata pengusaha dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, berani dan berakhlak mulia. Usaha, berarti beramal, bekerja, melakukan sesuatu. Pengertian wirausaha menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang pandai atau berbakat dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyelenggarakan kegiatan pengadaan produk baru, mengelola modal usaha dan memasarkannya.

Ciri-ciri wirausahawan sebagai berikut.

1. Jadilah percaya diri

2. Berorientasi tugas dan hasil

3. Berani mengambil resiko

4. Kepemimpinan

5. Orisinalitas/Keaslian

6. Berorientasi ke masa depan

Faktor-Faktor Penyebab Kesuksesan dan Kegagalan Wirausaha

Memulai sesuatu yang baru tentu tidak mudah. Oleh karena itu seorang wirausahawan harus berani mencoba dan mengambil resiko. Gagal melakukan sesuatu adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.

B. Perencanaan Bisnis Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Transportasi adalah proses pemindahan orang atau barang dari satu tempat ke tempat lain. Pada masa awal peradaban, manusia menggunakan alat transportasi jarak jauh yang paling sederhana. Manusia menggunakan kemampuan tubuhnya untuk bergerak dan menggerakkan benda, yaitu dengan berjalan dan membawa benda di pundaknya.

Transportasi pada prinsipnya adalah proses perpindahan orang atau barang. Perpindahan dapat mencakup jarak pendek, menengah atau panjang. Contoh transportasi yang dibahas adalah perpindahan jarak jauh, seperti dari tempat berburu ke tempat tinggal, dari satu kota ke kota lain atau dari satu negara ke negara lain.

Pada prinsipnya pergerakan objek melibatkan beberapa unsur yaitu objek yang akan dipindahkan, wadah atau tempat dimana objek tersebut berada, medan yang dilalui, sistem, sumber tenaga yang menggerakkan pergerakan dan pengontrol pergerakan.

Baca Juga :  Koloid: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal

C. Desain dan Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Perancangan Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Proses desain produk dimulai dengan identifikasi masalah, menemukan ide solusi, dilanjutkan dengan menggambar atau membuat sketsa ide. Ide-ide terbaik kemudian dikembangkan menjadi produk yang direkayasa untuk dibuat, dilanjutkan dengan persiapan produksi dan proses produksi. Produksi membuat produk rekayasa siap dijual.

1. Identifikasi Masalah

Perancangan produk bertujuan untuk mencari solusi dari suatu masalah, dalam hal ini masalah transportasi dan logistik. Proses perancangan dimulai dengan mengidentifikasi masalah transportasi atau logistik yang ada di sekitar kita. Contoh masalah transportasi sederhana,

Konsumen membeli 4 buah jus buah dalam gelas plastik dan akan membawanya ke rumah. Bagaimana konsumen bisa membawanya dengan nyaman dan jus buah di gelas tidak tumpah?

Bisnis katering harus membawa 100 piring makan dan 100 pasang peralatan makan untuk pesta taman atau rumput. Bagaimana pelat dapat diangkut dengan aman ke lokasi pesta di mana mobil tidak memungkinkan?

2. Mencari Solusi dengan Brainstorming

Langkah selanjutnya adalah menemukan ide sebagai solusi dari masalah tersebut. Cara yang dapat dilakukan adalah melalui brainstorming dalam kelompok. Dalam proses brainstorming ini, setiap anggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide sebanyak-banyaknya dan bervariasi. Juga memberi peluang munculnya ide-ide yang tidak masuk akal sekalipun. Tuangkan ide-ide ini ke dalam sketsa. Kunci sukses dalam tahap brainstorming dalam kelompok adalah tidak takut salah, setiap orang berhak mengeluarkan pendapat, menghargai pendapat teman, boleh memberikan ide yang merupakan pengembangan dari ide sebelumnya, dan tidak lupa untuk merekam setiap ide yang muncul. Gagasan meliputi bentuk dan ukuran wadah atau tempat barang, sumber tenaga dan kendali yang digunakan, sistem mekanis yang dapat digunakan dan lain-lain.

3. Rasionalisasi

Rasionalisasi adalah proses mengevaluasi ide-ide yang muncul dengan pertimbangan teknis, termasuk cara penggunaan produk, apakah bahan dan teknik yang ada sudah tepat untuk mewujudkannya? Apakah mungkin untuk memproduksi dengan teknik produksi yang ada? Berapa proporsi dan ukuran yang tepat untuk produk agar mudah digunakan manusia? Dan pertanyaan lainnya.

Perhatikan sketsa yang telah dibuat. Pilih ide yang dianggap bagus dan berpotensi untuk menyelesaikan masalah transportasi atau logistik. Kembangkan ide-ide ini secara rasional, dan terjemahkan ke dalam sketsa[1]sketsa berikutnya.

4. Prototyping atau Pembuatan Model Studi

Sketsa ide yang dibuat pada tahap sebelumnya berbentuk dua dimensi. Artinya, hanya digambarkan pada bidang datar. Produk teknologi transportasi dan logistik yang akan dibuat berbentuk tiga dimensi. Dengan demikian, kajian bentuk selanjutnya dilakukan dalam format tiga dimensi, yaitu dengan kajian model. Studi model dapat dilakukan dengan bahan aktual atau bahan non-aktual. Bahan sebenarnya adalah bahan yang akan digunakan dalam produk teknologi yang akan dibuat. Alat yang dapat digunakan dalam pembuatan studi model adalah gunting, cutter, lem, tape (alat potong dan perekat).

5. Penentuan Desain Akhir

Penentuan desain akhir dapat dilakukan melalui diskusi atau evaluasi. Proses evaluasi memberikan umpan balik yang berguna dalam menentukan desain akhir yang dipilih.

Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Tahapan produksi umumnya dibagi menjadi fabrikasi, pembentukan, perakitan, dan finishing. Tahap materialisasi adalah menyiapkan materi atau material agar siap untuk dibentuk.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Informasi Akuntansi : Sejarah, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Komponen Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Tahapan proses materialisasi dilanjutkan dengan proses pembentukan. Pembentukan bahan baku tergantung dari jenis bahan, bentuk dasar bahan dan bentuk produk yang akan dibuat.

Tahap selanjutnya adalah perakitan dan finishing. Sebuah produk umumnya terdiri dari beberapa bagian, misalnya rangka, dinding, dan roda. Perakitan adalah menggabungkan bagian-bagian dari suatu produk.

Finishing dilakukan sebagai langkah terakhir sebelum produk dimasukkan ke dalam kemasan. Finishing dapat berupa penghalusan dan/atau pelapisan permukaan.

Pengemasan Produk Transportasi dan Logistik

Pengemasan produk teknologi berfungsi untuk melindungi produk yang rusak dan memberikan kemudahan dalam pengangkutannya dari tempat produksi ke konsumen. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik, dan sebagai identitas atau brand bagi produk tersebut. Fungsi pengemasan didukung oleh pemilihan bahan, bentuk, warna, teks, dan grafik yang tepat. Bahan yang digunakan untuk membuat kemasan berbeda-beda tergantung dari produk yang akan dikemas. Produk yang mudah rusak harus menggunakan kemasan yang memiliki bahan yang terstruktur. Pemilihan bahan juga disesuaikan dengan identitas atau merek produk. Daya tarik dan identitas selain ditampilkan melalui bahan kemasan juga dapat ditampilkan melalui bentuk, warna, teks dan grafis. Kemasan dapat dilengkapi dengan label yang memberikan informasi teknis sekaligus memperkuat identitas atau merek.

Pengemasan produk yang direkayasa berfungsi untuk melindungi produk dari debu dan kotoran serta memudahkan distribusi. Kemasan yang melekat pada produk disebut sebagai kemasan primer. Kemasan sekunder berisi beberapa kemasan primer yang berisi produk. Kemasan untuk distribusi disebut kemasan tersier.

D. Perhitungan Biaya Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Biaya produksi adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi barang. Unsur biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead. Biaya yang termasuk dalam overhead adalah biaya listrik, bahan bakar minyak, dan biaya lain yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi. Biaya pembelian bahan bakar minyak, sabun pembersih untuk bahan baku pembersih, benang, jarum, lem dan bahan lainnya dapat dimasukkan dalam biaya overhead. Metode perhitungan biaya produksi adalah seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini

1677246386 522 Rangkuman Materi Prakarya Kelas 10 Bab 2 Semester 1

E. Pemasaran Langsung Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Pemasaran langsung adalah promosi dan penjualan yang dilakukan langsung kepada konsumen tanpa melalui toko. Penjualan langsung merupakan hasil dari promosi langsung yang dilakukan oleh penjual kepada pembeli. Pemasaran dapat dilakukan dengan promosi dan demo produk kepada calon konsumen.

Sistem penjualan langsung dapat berupa penjualan satu tingkat[1]level marketing) atau berjenjang (multi level marketing). Penjualan satu tingkat adalah cara termudah untuk menjual produk secara langsung. Pengusaha langsung memasarkan dan menjual ke konsumen tanpa perlu toko atau pramuniaga.

Produsen selain menjual produknya sendiri, dapat membentuk kelompok penjual yang akan memasarkan dan menjual produknya langsung ke konsumen. Satu kelompok penjual dapat terdiri dari beberapa tingkatan. Sistem dengan beberapa tingkatan kelompok penjualan disebut multi[1]product level marketing Perusahaan ini memiliki bisnis direct selling dengan menggunakan single dan multi level[1]tingkat pemasaran wajib memiliki izin usaha penjualan langsung yang dikeluarkan oleh BKPM sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan no. 32 Tahun 2008.

Demikian rangkuman materi prakarya kelas 10 BAB 2 yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini, semoga rangkuman materi yang disampaikan di atas dapat membantu para pendidik dan siswa yang akan belajar prakarya.

Demikian dan terima kasih.

www.pusatdapodik.com

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru