KOMPAS.com – Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Guru (PPPK) masih dibuka hingga 13 November 2022.

Informasi tersebut tercantum dalam Pendaftaran PDP Guru 2022 yang dijelaskan dalam Surat Nomor B/2223/M.SM.01.00/2022 yang dikeluarkan Kemenpan RB tertanggal 31 Oktober 2022.

Informasi lengkap pendaftaran PPPK Guru 2022 bisa dilihat di laman

Berikut 5 hal yang perlu kamu ketahui tentang pendaftaran PDP Guru 2022:

Baca juga: Status Pemohon PDP Guru Bisa Turun dari P1 ke P2, Ini Aturannya

Sesuai dengan persetujuan Kementerian PANRB, jadwal penyelenggaraan Diklat Guru adalah sebagai berikut:

  • Pengumuman Seleksi: 31 Oktober 2022
  • Seleksi Pendaftaran (untuk semua pelamar) Pengumuman penempatan P1: 31 Oktober 2022 – 13 November 2022
  • Seleksi Administrasi: 31 Oktober-15 November 2022
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi P1, P2, P3 dan Umum : 16-17 November 2022
  • Penafian: 18-20 November 2022
  • Balasan Sengketa: 21-24 November 2022
  • Posting Pengumuman Penafian: 26 November 2022
  • Penilaian kesesuaian oleh Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru Senior untuk P2 dan P3): 27-18 November 2022
  • Penilaian Kesesuaian oleh Dinas Pendidikan dan BKPSDM (untuk P2 dan P3): 29 November-3 Desember 2022
  • Pengolahan Hasil Penilaian Kesesuaian (untuk P2 dan P3): 3-13 Desember 2022
  • Pengumuman dan Seleksi Formasi (untuk Pelamar Umum): 14-18 Desember 2022.

Baca juga: Jadwal Seleksi PDP Guru 2022 dan Cara Daftar!

  • Pelamar adalah warga negara Indonesia (WNI).
  • Usia minimal 20 (dua puluh) tahun dan maksimal 59 (lima puluh sembilan) tahun pada saat pendaftaran.
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana 2 (dua) tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta.
  • Bukan anggota atau pengurus partai politik.
  • Memiliki sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi pendidikan dengan jenjang pendidikan minimal sarjana atau diploma empat sesuai dengan persyaratan.
  • Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan posisi yang dilamar.
  • Sertifikat perilaku yang baik.
  • Persyaratan lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca juga: Cara mengisi deskripsi diri saat mendaftar Program Diklat Guru 2022

3. Berkas PDP Guru 2022

  • Foto dengan latar belakang merah, format JPEG/JPG dan ukuran maksimal 200KB.
  • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ASLI atau Surat Keterangan Catatan Penduduk ASLI yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
  • Scan Ijazah ASLI dan Transkrip ASLI untuk jenjang D-IV/S-1 dan asli surat penyetaraan Ijazah dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mantan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti) bagi lulusan universitas asing di tingkat D-IV/S -1.
  • Scan Ijazah Pendidik ASLI bagi yang memiliki.
  • Bagi pelamar penyandang disabilitas, tambahkan surat keterangan disabilitas dari rumah sakit/puskesmas milik pemerintah.
  • Lampirkan link video pendek melakukan kegiatan sehari-hari dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

Baca juga: Berkas Apa Saja Yang Harus Disiapkan Untuk Program Diklat Guru Tahun 2022?

4. Mekanisme Seleksi PPPK Guru 2022

Penempatan individu yang telah lulus nilai ambang batas pada seleksi tahun 2021 di tempat tugasnya masing-masing atau pada satuan pendidikan yang membutuhkan.

Informasi lengkap tentang penempatan dapat dilihat di tautan ini.

  • Pemilihan/verifikasi kesesuaian

Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.

Informasi lengkap mengenai seleksi verifikasi dapat dilihat di tautan ini.

Seleksi Tes dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan sosial budaya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *