CIREBON | Pada kebijakan Merdeka Belajar episode 8, Pusat Unggulan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK PK) diharapkan mampu mendorong sekolahnya untuk menjalin kerjasama dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI) guna mempersiapkan lulusannya siap pakai. untuk bekerja di dunia usaha dan industri, baik dari segi keterampilan (hard skill) maupun karakter/attitude (soft skill).

Berbagai upaya telah dilakukan oleh sekolah-sekolah setingkat SMK untuk mewujudkan hal tersebut, seperti yang dilakukan oleh SMKN 1 Mundu dan SMK Presiden di Cirebon, Jawa Barat.

SMKN 1 Mundu yang merupakan SMK pertama berbasis kelautan, kelautan, dan perikanan, merupakan salah satu SMK percontohan PK. Pembentukan karakter seperti taruna dapat dilihat salah satunya dari sikap dan pembiasaan menggunakan seragam korps.

Baca Juga: Kapolda Sulsel Pimpin Press Release Hasil Operasi PEKAT LIPU 2022

Kepala SMKN 1 Mundu, Ikhawanddin menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya memiliki pola pembelajaran dan pembinaan yang berbeda dengan SMK lainnya.

“Kita ciptakan suasana sekolah seperti di dunia kerja nyata dengan menerapkan kedisiplinan taruna dan taruna,” ujarnya.

Guru staf kurikulum, Rahmat, mengatakan, lebih dari 70 DUDI telah bekerjasama dengan sekolah, bahkan sebelum lulus siswa sudah ditawari bekerja di perusahaan asing dan dalam negeri.

Baca Juga: Inilah Lima Menteri Kabinet Indonesia Maju Peraih Penghargaan Korpri 2022

“Para taruna dan taruna kami banyak diminta oleh perusahaan asing dan nasional sebelum mereka lulus sekolah. Sebagian besar taruna tertarik untuk bekerja di Jepang dan Korea,” ujarnya.

Hal yang sama diterapkan di SMK Presiden, Cirebon. SMK Presiden mendidik siswanya dengan disiplin dan beretika saat bekerja. Kepala Sekolah SMK Presiden, Ichawandin menjelaskan, penerapan Kurikulum Merdeka yang mengedepankan praktik dan kedisiplinan menjadi kunci keberhasilan siswa.

“Kita menerapkan kedisiplinan tidak hanya kepada siswa, tetapi guru dituntut untuk memberikan contoh kepada siswanya,” ujarnya.

Baca Juga: Cek! Tanda tahi lalat di mata mudah membuat orang jatuh cinta

Guru staf kurikulum SMK Presiden, Muhammad Reza Ramadhan menambahkan, sekolah menerapkan Kurikulum Mandiri dengan pembelajaran yang lebih praktis di lapangan, disertai sanksi di dalamnya.

“Kami meminta siswa untuk menyepakati sanksi jika salah satu temannya melanggar aturan yang berlaku. Sanksi yang disepakati tidak boleh menggunakan kekerasan fisik, tetapi harus menumbuhkan rasa tanggung jawab pada siswa itu sendiri,” imbuhnya.

SMK Presiden Cirebon memiliki dua jurusan yang paling diminati di dunia industri dan dunia kerja yaitu Teknik Pengelasan dan Teknik Kendaraan Ringan.

Baca Juga: Demi Peningkatan Mutu, 40 Guru di Manggarai Timur Terima Bantuan dari Badan Bahasa

“Saat ini kita kekurangan mahasiswa di dua jurusan tersebut, karena banyak permintaan industri,” ujarnya.

Bagi SMKN Mundu dan SMK Presiden Cirebon, selain menyiapkan siswa yang memiliki kompetensi yang baik, sikap dan tanggung jawab merupakan hal terpenting dalam dunia industri.

Sumber: kemendikbud.go.id

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *