Soal + Jawaban Sistem Pengapian Konvensional

- Penulis

Rabu, 4 Oktober 2023 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1696385415 Soal Jawaban Sistem Pengapian Konvensional

1696385415 Soal Jawaban Sistem Pengapian Konvensional

Berikut beberapa soal pilihan ganda dan jawabannya berdasarkan materi di atas:

1. Apa fungsi utama sistem pengapian konvensional pada kendaraan?

a) Mengisi bensin ke dalam mesin.

b) Menimbulkan bunga api pada busi.

c) Mengontrol suhu mesin.

d) Memompa udara ke dalam mesin.

2. Komponen apa yang bertanggung jawab untuk meningkatkan daya dari baterai menjadi tegangan tinggi pada sistem pengapian konvensional?

sebuah baterai.

b) Koil Pengapian.

c) Penyalur.

d) Tidak.

3. Apa fungsi platina pada sistem pengapian konvensional?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Menyerap percikan api.

c) Majukan waktu pengapian sesuai dengan beban mesin.

d) Memutuskan arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

4. Komponen apa saja yang berfungsi untuk menyalurkan tegangan listrik dari koil pengapian ke setiap silinder pada kendaraan?

sebuah baterai.

b) Koil Pengapian.

c) Penyalur.

d) Busi.

5. Bagaimana cara kerja sistem pengapian konvensional ketika kontak berada pada posisi ON?

a) Relay Pengapian dan Relay Utama aktif, arus listrik dialirkan ke busi.

b) Relay Pengapian dan Relay Utama aktif, arus listrik dialirkan ke kumparan primer.

c) Relay Pengapian dan Relay Utama tidak aktif, tidak ada aliran arus listrik.

d) Relay Pengapian aktif, Relay Utama tidak aktif, arus listrik dialirkan ke busi.

6. Apa yang dimaksud dengan Nok pada sistem pengapian konvensional?

a) Komponen yang menimbulkan bunga api pada busi.

b) Komponen yang mengontrol suhu mesin.

c) Komponen yang membuka platina pada sudut siku-siku poros engkol untuk setiap silinder.

d) Komponen yang menambah daya dari baterai menjadi tegangan tinggi.

Soal Jawaban Sistem Pengapian Konvensional

7. Apa fungsi kondensor pada sistem pengapian konvensional?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Menyerap percikan api pada platina.

c) Majukan waktu pengapian sesuai dengan beban mesin.

d) Memutuskan arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

8. Apa fungsi Centrifugal Governor Advancer pada sistem pengapian konvensional?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Menyerap percikan api pada platina.

c) Majukan waktu pengapian sesuai dengan kecepatan mesin.

d) Memutuskan arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

9. Apa fungsi Vacuum Advancer pada sistem pengapian konvensional?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Menyerap percikan api pada platina.

c) Majukan waktu pengapian sesuai dengan kecepatan mesin.

d) Menggeser backing plate dan membuat buka tutup platina.

10. Apa fungsi Rotor pada sistem pengapian konvensional?

a) Mendistribusikan arus listrik tegangan tinggi ke busi.

b) Memutuskan arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

c) Menyerap percikan api pada platina.

d) Menimbulkan bunga api pada busi.

11. Apa fungsi Tutup Distributor pada sistem pengapian konvensional?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Menyerap percikan api pada platina.

c) Memutuskan arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

d) Mendistribusikan arus listrik dari rotor ke kabel tegangan listrik.

12. Apa fungsi Kabel Tegangan Tinggi pada sistem pengapian konvensional?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Memutuskan arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

c) Mengalirkan arus tegangan sangat tinggi ke busi dari koil penyalaan.

Baca Juga :  Jaringan Tumbuhan: Pengertian, Struktur & Sifat Jaringan

d) Menyerap percikan api pada platina.

13. Berapa tegangan yang biasanya diberikan oleh baterai pada sistem pengapian konvensional?

a) 6 volt.

b) 9 volt.

c) 12 volt.

d) 24 volt.

14. Apa yang terjadi pada platina ketika Nok menyentuh kaki platina pada sistem pengapian konvensional?

a) Platina memutus arus listrik ke koil pengapian.

b) Platinum menimbulkan percikan api pada busi.

c) Platinum menyerap percikan api.

d) Platina menggeser pelat pendukung.

15. Apa yang terjadi pada kumparan primer jika arus listrik diputus oleh platina pada sistem pengapian konvensional?

a) Kumparan primer menghasilkan tegangan tinggi.

b) Kumparan primer menghasilkan percikan api.

c) Kumparan primer kehilangan tegangan listrik.

d) Kumparan primer tidak berubah.

16. Berapa jumlah kumparan yang dimiliki suatu kumparan pengapian pada sistem pengapian konvensional?

a) Satu kumparan.

b) Dua kumparan.

c) Tiga kumparan.

d) Empat kumparan.

17. Apa yang terjadi pada medan magnet bila arus listrik pada kumparan primer diputus pada sistem pengapian konvensional?

a) Medan magnetnya hilang.

b) Medan magnet berpindah ke kumparan sekunder.

c) Medan magnet tetap stabil.

d) Medan magnet memutus arus listrik ke busi.

18. Ada berapa jenis sistem pengapian yang umumnya digunakan pada kendaraan?

a) Dua jenis.

b) Tiga jenis.

c) Empat jenis.

d) Lima jenis.

19. Apa perbedaan sistem pengapian konvensional dengan sistem pengapian CDI?

a) Penggunaan platina.

b) Penggunaan kumparan primer.

c) Penggunaan platina dan kumparan primer.

d) Penggunaan arus pemakaian pada kapasitor.

20. Apa yang dimaksud dengan Distributor pada sistem pengapian konvensional?

a) Komponen yang menimbulkan bunga api pada busi.

b) Komponen yang mengontrol suhu mesin.

c) Komponen yang mendistribusikan tegangan listrik dari koil pengapian ke masing-masing silinder.

d) Komponen yang menambah daya dari baterai menjadi tegangan tinggi.

21. Apa fungsi utama relay pengapian pada sistem pengapian konvensional?

a) Mengalirkan arus listrik ke kumparan primer.

b) Mengalirkan arus listrik ke koil pengapian.

c) Hubungkan arus listrik ke busi.

d) Mengaktifkan aliran arus listrik dari baterai ke kumparan primer.

22. Bagaimana sistem pengapian konvensional memastikan percikan api terjadi pada waktu yang tepat?

a) Dengan mengontrol suhu mesin.

b) Dengan mengatur jumlah bensin yang masuk ke mesin.

c) Dengan menimbulkan percikan api pada platina.

d) Dengan menimbulkan bunga api pada busi secara berkala.

23. Apa yang dilakukan koil pengapian ketika koil primer menerima arus dari baterai?

a) Menimbulkan bunga api pada busi.

b) Putuskan aliran listrik ke koil pengapian.

c) Menghasilkan medan magnet yang mentransfer arus ke kumparan sekunder.

d) Menyerap percikan api pada platina.

24. Apa yang dimaksud dengan Main Relay pada sistem pengapian konvensional?

a) Komponen yang menimbulkan bunga api pada busi.

b) Komponen yang mengontrol suhu mesin.

c) Komponen yang mengatur aliran arus listrik dari baterai ke koil pengapian.

d) Komponen yang mengaktifkan aliran arus listrik dari baterai ke relai pengapian.

25. Apa yang dimaksud dengan “putaran mesin” pada sistem pengapian konvensional?

a) Kecepatan kendaraan maksimum.

b) Satu putaran mesin dalam satu menit.

Baca Juga :  Macam-Macam Dan Pengertian System Ekskresi Pada Hewan

c) Jumlah silinder pada mesin.

d) Jumlah platina di distributor.

26. Bagaimana sistem pengapian konvensional memastikan terjadinya percikan api pada posisi start?

a) Dengan mengaktifkan relai pengapian.

b) Dengan menggerakkan pelat pendukung.

c) Dengan memutus arus listrik ke kumparan primer.

d) Dengan menyalakan koil pengapian.

27. Apa perbedaan koil pengapian dan baterai pada sistem pengapian konvensional?

a) Koil pengapian menghasilkan medan magnet.

b) Baterai menghasilkan percikan api pada busi.

c) Koil pengapian mempunyai dua jenis koil.

d) Baterai bertegangan tinggi.

28. Apa yang dimaksud dengan RPM mesin?

a) Pencatatan Kecepatan Mesin.

b) Rasio Pengapian Mesin.

c) Putaran Mesin per Menit.

d) Rotasi Platinum Mesin.

29. Apa yang dimaksud dengan backing plate pada sistem pengapian konvensional?

a) Komponen yang menimbulkan bunga api pada busi.

b) Komponen yang mengontrol suhu mesin.

c) Komponen yang menggerakkan platina.

d) Komponen yang menghubungkan koil pengapian dengan busi.

30. Apa yang terjadi pada arus listrik jika platina memutus arus dari kumparan primer pada sistem pengapian konvensional?

a) Arus listrik bertambah pada kumparan primer.

b) Arus listrik mengalir ke kumparan sekunder.

c) Arus listrik berhenti mengalir.

d) Arus listrik dialirkan ke busi.

Jawaban 1: b) Menimbulkan percikan api pada busi.

Jawaban 2: b) Koil Pengapian.

Jawaban 3 : d) Memutus arus listrik yang mengalir ke kumparan primer pada kumparan pengapian.

Jawaban 4: c) Distributor.

Jawaban 5 : b) Relay Pengapian dan Relay Utama aktif, arus listrik dialirkan ke kumparan primer.

Jawaban 6: c) Komponen pembuka platina pada sudut siku-siku poros engkol untuk setiap silinder.

Jawaban 7: b) Menyerap percikan api dari platina.

Jawaban 8: c) Majukan waktu pengapian sesuai dengan putaran mesin.

Jawaban 9: d) Menggeser pelat belakang dan membuat buka tutup platina.

Jawaban 10: a) Mendistribusikan arus listrik tegangan tinggi ke busi.

Jawaban 11: d) Mendistribusikan arus listrik dari rotor ke kabel tegangan listrik.

Jawaban 12: c) Mengirimkan arus tegangan sangat tinggi ke busi dari koil pengapian.

Jawaban 13: c) 12 volt.

Jawaban 14: a) Platina memutus arus listrik ke koil pengapian.

Jawaban 15: c) Kumparan primer kehilangan tegangan.

Jawaban 16: b) Dua kumparan.

Jawaban 17: b) Medan magnet berpindah ke kumparan sekunder.

Jawaban 18: c) Empat jenis.

Jawaban 19: a) Penggunaan platina.

Jawaban 20 : c) Komponen yang menyalurkan tegangan listrik dari koil pengapian ke setiap silinder.

Jawaban 21 : d) Mengaktifkan aliran arus listrik dari baterai ke kumparan primer.

Jawaban 22 : d) Dengan menimbulkan bunga api pada busi secara berkala.

Jawaban 23: c) Menghasilkan medan magnet yang mentransfer arus ke kumparan sekunder.

Jawaban 24 : c) Komponen yang mengatur aliran arus listrik dari baterai ke koil pengapian.

Jawaban 25: b) Mesin berputar satu kali dalam satu menit.

Jawaban 26: b) Dengan menggerakkan backing plate.

Jawaban 27: a) Koil pengapian menghasilkan medan magnet.

Jawaban 28: c) Putaran Mesin per Menit.

Jawaban 29: c) Komponen yang menggerakkan platina.

Jawaban 30: b) Arus listrik mengalir ke kumparan sekunder.

Semoga pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu memperdalam pemahaman Anda tentang sistem pengapian konvensional pada kendaraan!

www.johanmekanik.com

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru