Table of contents: [Hide] [Show]

KOMPAS.com – Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan, status pelamar Prioritas 1 atau P1 bisa turun menjadi P2, P3 atau P4.

Kondisi ini dimungkinkan jika P1 tidak mendapatkan penempatan.

“Dari segi formasi jabatan bagi P1 yang tidak mendapatkan penempatan, tidak menutup kemungkinan P1 diturunkan statusnya,” kata Satya dalam keterangan resmi yang diterima. Kompas.comSelasa (1/11/2022).

Baca juga: Berikut Kategori Pendaftar Guru ASN PPPK 2022

Aturan untuk menurunkan versi

Satya mengatakan P1 bisa turun dengan melakukan verifikasi dan validasi ijazah.

Nanti akan terlihat linieritas mata kuliah dan ijazah yang dimiliki serta tersedianya formasi jabatan baru. Jika sesuai, maka P1 bisa menjadi P2, P3 atau P4.

Perlu diketahui, prioritas P2 dan P3 akan dilanjutkan dengan mekanisme seleksi observasi setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan residual pada data P1.

“Khusus pendaftar P4/umum bisa memilih formasi setelah P2 dan P3 selesai melakukan observasi serta ketersediaan formasi dari P2 dan P3,” ujarnya.

Sedangkan jika formasi telah dipenuhi oleh P2 dan P3, maka P4 tidak dapat melanjutkan pendaftaran.

Istilah P1, P2, dan P3

P1 atau prioritas 1 adalah peserta yang telah mengikuti seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Tahun 2021 dan telah memenuhi nilai ambang batas.

Sedangkan P2 adalah pelamar yang tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara sebagai mantan Tenaga Kehormatan K-II (TH K-II) yang tidak termasuk dalam prioritas 1.

Sedangkan prioritas 3 (P3) adalah guru non-ASN yang tidak termasuk dalam kategori pelamar prioritas 1 pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan memiliki kegiatan mengajar minimal 3 (tiga) tahun atau setara dengan 6 (enam) tahun. semester. di Dapodik.

Sedangkan pendaftar umum (P4) adalah lulusan PPG yang terdaftar dalam database kelulusan pendidikan profesi guru di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: Cara mengisi deskripsi diri saat mendaftar PDP Guru 2022 dan Contohnya

Berikut jadwal seleksi Program Diklat yang telah disetujui Kemenpan RB:

  • Pengumuman Seleksi: 31 Oktober 2022
  • Seleksi Pendaftaran (untuk semua pelamar) Pengumuman penempatan P1: 31 Oktober 2022 – 13 November 2022
  • Seleksi Administrasi: 31 Oktober-15 November 2022
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi P1, P2, P3 dan Umum : 16-17 November 2022
  • Penafian: 18-20 November 2022
  • Balasan Penafian: 21-24 November 2022
  • Posting Pengumuman Penafian: 26 November 2022
  • Penilaian kesesuaian oleh Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru Senior untuk P2 dan P3): 27-18 November 2022
  • Penilaian Kesesuaian oleh Dinas Pendidikan dan BKPSDM (untuk P2 dan P3): 29 November-3 Desember 2022
  • Pengolahan Hasil Penilaian Kesesuaian (untuk P2 dan P3): 3-13 Desember 2022
  • Pengumuman dan Seleksi Formasi (untuk Pelamar Umum):14-18 Desember 2022
  • Pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi (untuk pendaftar umum): 13-15 Januari 2023
  • Pelaksanaan seleksi kompetensi (untuk pelamar umum): 16-21 Januari 2023
  • Pengolahan hasil seleksi (untuk pelamar umum): 21 Januari – 1 Februari 2023
  • Pengumuman hasil seleksi (untuk P1, P2, P3 dan Pelamar Umum): 2-3 Februari 2023
  • Waktu Panggilan: 4-6 Februari 2023
  • Jawaban sanggahan: 7-13 Februari 2023
  • Pengumuman kelulusan setelah disclaimer: 20-21 Februari 2023
  • Pengisian DRH NI PPPK: 22 Februari–13 Maret 2023
  • Usulan Penetapan NI PPPK: 7–31 Maret 2023.

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Kompas.com. Ayo gabung di grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *