PusatDapodik
Home Guru Kepegawaian Tambahan penghasilan untuk Guru yang belum Memiliki Sertifikat Pendidik

Tambahan penghasilan untuk Guru yang belum Memiliki Sertifikat Pendidik

nadiem makarim homeschooling pena

Tak perlu khawatir, bagi Anda yang bukan guru bersertifikat, masih ada peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Penghasilan Tambahan adalah sejumlah uang yang diberikan kepada Guru ASN di Daerah yang tidak memiliki Sertifikat Pendidik yang memenuhi kriteria sebagai penerima penghasilan tambahan.

Menurut Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2022 yang membahas tentang petunjuk teknis pemberian tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan penghasilan tambahan bagi guru PNS di provinsi, kabupaten, atau kota dalam bab IV tentang penghasilan tambahan, Pasal 10 ASN guru di daerah diberikan penghasilan tambahan setiap bulan.

Penghasilan tambahan diberikan kepada guru ASN di daerah yang belum menerima tunjangan profesi. Guru ASN di daerah yang menerima tambahan penghasilan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. berstatus sebagai Guru ASN di Daerah di bawah pembinaan Kementerian;
  2. mengajar di satuan pendidikan yang terdaftar di Dapodik;
  3. tidak memiliki sertifikat pendidik;
  4. memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/DIV;
  5. memiliki NUPTK;
  6. melaksanakan tugas mengajar dan/atau membimbing peserta didik pada satuan pendidikan;
  7. memenuhi beban kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  8. aktif terdaftar di Dapodik.

Ketentuan pemenuhan kebutuhan beban kerja dikecualikan untuk:

  1. guru ASN di Daerah yang mengikuti pengembangan keprofesian berupa pendidikan dan pelatihan dengan lama pendidikan dan pelatihan 600 (enam ratus) jam atau selama 3 (tiga) bulan dan mendapat izin/persetujuan dari petugas kepegawaian;
  2. Guru ASN di daerah yang mengikuti program pertukaran guru, kemitraan dan/atau magang yang mendapat izin/persetujuan dari petugas kepegawaian dan/atau
  3. Guru ASN di daerah yang ditugaskan di daerah khusus.

Tambahan penghasilan dimaksud diberikan dalam bentuk uang yang disalurkan melalui rekening bank penerima. Tambahan Penghasilan diberikan sebesar Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) setiap bulan.

Tambahan Penghasilan akan dibagikan setiap 3 (tiga) bulan dalam 1 (satu) tahun anggaran. Pembagian pendapatan tambahan dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya. Penyaluran ini dilakukan sesuai dengan tahapan penyaluran Penghasilan Tambahan.

Berikut tahapan pendistribusiannya. Tahapan pendistribusiannya adalah sebagai berikut:

1. Input dan/atau Update Data Guru ASN Regional

  1. Guru ASN Daerah didampingi operator sekolah menginput dan/atau memperbaharui data Guru ASN Daerah melalui Dapodik.
  2. Guru ASN daerah yang bersangkutan harus memastikan data yang dimasukkan benar.
  3. Data yang diinput dan/atau dimutakhirkan terutama data mengenai satuan dasar administrasi, beban kerja, kelas ruang, masa kerja, NUPTK, tanggal lahir, dan status kepegawaian.
  4. Guru ASN Daerah wajib memastikan kesesuaian data yang diinput dan/atau dimutakhirkan sebagaimana dimaksud pada huruf c.
  5. Kebenaran data yang telah diinput dan/atau dimutakhirkan menjadi tanggung jawab Guru ASN Daerah yang bersangkutan.
  6. Penginputan dan/atau pemutakhiran data Guru ASN Daerah wajib dilakukan setiap terjadi perubahan kondisi data Guru ASN Daerah yang bersangkutan.
  7. Data Guru ASN Daerah yang telah diinput dan/atau dimutakhirkan di Dapodik diverifikasi dan divalidasi oleh Guru ASN Daerah yang bersangkutan.
  8. Dalam hal terdapat perbedaan gaji pokok yang tercantum dengan ketentuan yang dimiliki oleh Guru ASN Daerah, Guru ASN Daerah yang bersangkutan harus meningkatkan kelas ruang dan masa kerja di Badan Kepegawaian Negara melalui Badan Kepegawaian Daerah.
  9. Jika guru ASN daerah dimutasi ke satuan pendidikan lain di lingkungan pemerintah daerah yang sama, maka guru ASN daerah yang bersangkutan akan mengoreksi data untuk penugasan baru di Dapodik tersebut.
  10. Dinas Pendidikan dan Ditjen memastikan data Guru ASN Daerah di Dapodik akurat dan logis sesuai dengan kondisi Guru ASN Daerah.

2. Pengesahan dan Penetapan Penerima Penghasilan Tambahan

  1. Data yang diinput dan/atau dimutakhirkan oleh Guru ASN Daerah di Dapodik divalidasi oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan persyaratan penerima penghasilan tambahan.
  2. Penetapan Penerima Penghasilan Tambahan dilakukan oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
  3. Penetapan penerima tambahan penghasilan guru dilakukan melalui surat keputusan penerima tambahan penghasilan guru bagi guru ASN daerah.
  4. Penetapan penerima Penghasilan Tambahan dilakukan setiap triwulan pembayaran.

3. Pembayaran Penghasilan Tambahan

  1. Pembayaran Penghasilan Tambahan dilakukan oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
  2. Pembayaran Penghasilan Tambahan berdasarkan data Guru ASN Daerah yang telah ditetapkan sebagai penerima Penghasilan Tambahan.
  3. Penghasilan Tambahan Guru ASN Daerah dibayarkan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah penerimaan dana Tambahan Penghasilan di rekening kas umum daerah.
  4. Pembayaran Penghasilan Tambahan yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan disampaikan melalui SIM-Bar.

Comment
Share:

Ad