PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022

Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022

Bertema.com 5

pusatdapodik.com – Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022.

Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022 mengatur Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Untuk Guru di Departemen.

Dalam hal ini untuk memenuhi guru yang profesional diperlukan sertifikasi guru yang sudah diangkat tetapi belum memiliki sertifikat pendidik.

Sedangkan Sertifikat Pendidik merupakan bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.

Sertifikasi bertujuan untuk memberikan pengakuan kepada Guru Dalam Jabatan sebagai tenaga profesional pada satuan pendidikan

dalam memenuhi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mengutip pasal 3 dan 4 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2022:

Sertifikasi pendidik bagi guru di Jurusan dilaksanakan melalui Program PPG di Jurusan.

Guru Berjabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 adalah Guru Berjabatan yang diangkat sampai dengan tahun 2025, terdiri atas:

sebuah. Guru yang telah memiliki sertifikat pendidikan guru mengemudi;

b. guru yang pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru tetapi belum lulus ujian tulis nasional atau uji kompetensi pada akhir pendidikan dan pelatihan profesi guru; dan

c. Guru yang tidak memiliki Sertifikat Pendidik.

Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik

Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022

Kondisi

Calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
sebuah. berstatus sebagai Guru Dalam Jabatan dan masih aktif menjalankan tugas sebagai Guru selama 3 (tiga) tahun terakhir;

b. memiliki kualifikasi akademik Sarjana (Sl) atau Diploma Empat (D-IV);

c. memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan;

d. usia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun pada tahun yang bersangkutan;

e. sehat jasmani dan rohani;

f. bebas dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya;

g. perilaku yang baik; dan

h. terdaftar pada sistem data pendidikan dasar Kementerian.

Program PPG in Position diselenggarakan dengan tahapan sebagai berikut:

sebuah. penentuan jumlah siswa;
b. sosialisasi Program PPG in-service;
c. penerimaan calon mahasiswa; dan
d. pelaksanaan Program PPG di Departemen.

pusatdapodik.com – Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022.

Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022 mengatur Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Untuk Guru di Departemen.

Dalam hal ini untuk memenuhi guru yang profesional diperlukan sertifikasi guru yang sudah diangkat tetapi belum memiliki sertifikat pendidik.

Sedangkan Sertifikat Pendidik merupakan bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.

Sertifikasi bertujuan untuk memberikan pengakuan kepada Guru Dalam Jabatan sebagai tenaga profesional pada satuan pendidikan

dalam memenuhi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mengutip pasal 3 dan 4 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2022:

Sertifikasi pendidik bagi guru di Jurusan dilaksanakan melalui Program PPG di Jurusan.

Guru Berjabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 adalah Guru Berjabatan yang diangkat sampai dengan tahun 2025, terdiri atas:

sebuah. Guru yang telah memiliki sertifikat pendidikan guru mengemudi;

b. guru yang pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru tetapi belum lulus ujian tulis nasional atau uji kompetensi pada akhir pendidikan dan pelatihan profesi guru; dan

c. Guru yang tidak memiliki Sertifikat Pendidik.

Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022

Kondisi

Calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
sebuah. berstatus sebagai Guru Dalam Jabatan dan masih aktif menjalankan tugas sebagai Guru selama 3 (tiga) tahun terakhir;

b. memiliki kualifikasi akademik Sarjana (Sl) atau Diploma Empat (D-IV);

c. memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan;

d. usia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun pada tahun yang bersangkutan;

e. sehat jasmani dan rohani;

f. bebas dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya;

g. perilaku yang baik; dan

h. terdaftar pada sistem data pendidikan dasar Kementerian.

Program PPG in Position diselenggarakan dengan tahapan sebagai berikut:

sebuah. penentuan jumlah siswa;
b. sosialisasi Program PPG in-service;
c. penerimaan calon mahasiswa; dan
d. pelaksanaan Program PPG di Departemen.

Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi dalam pengumuman tersebut adalah peserta Program PPG Jabatan.

Penentuan keikutsertaan calon mahasiswa memperhatikan kriteria sebagai berikut:

sebuah. jam kerja terpanjang;
b. usia tertinggi;
c. satuan pendidikan yang berasal dari daerah khusus; dan
d. mendapatkan nilai seleksi tertinggi.

Pemenuhan beban belajar PPG Jabatan dilakukan melalui:

sebuah. pengakuan pembelajaran sebelumnya; dan
b. pembelajaran Program Studi Pendidikan Profesi Guru.

Pengakuan pembelajaran masa lalu adalah untuk Guru Dalam Jabatan yang:
sebuah. telah memiliki sertifikat pendidikan guru mengemudi; atau
b. pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru tetapi belum lulus ujian tulis nasional
atau uji kompetensi pada akhir pendidikan dan pelatihan profesi guru.

Mengutip Pasal 19, Mahasiswa Program PPG Belajar Jabatan terdiri dari:

sebuah. pendalaman materi melalui analisis materi pembelajaran berbasis masalah (pembelajaran berbasis masalah), melek huruf, berhitung, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (keterampilan berpikir tingkat tinggi);

b. pengembangan perangkat pembelajaran melalui desain pembelajaran yang inovatif sekurang-kurangnya berupa:
1. pembelajaran berbasis masalah (pembelajaran berbasis masalah); dan
2. pembelajaran berbasis proyek (pembelajaran berbasis proyek);

c. pengalaman lapangan praktis melalui praktik pembelajaran inovatif minimal berupa:
1. pembelajaran berbasis masalah (pembelajaran berbasis masalah): dan
2. pembelajaran berbasis proyek (pembelajaran berbasis proyek).

Baca Juga: Ketentuan Seragam SMA – Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022

Baca lebih banyak Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022, Anda dapat membaca atau mengunduhnya melalui tautan berikut.

Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022

Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru – Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022 [Unduh]

pusatdapodik.com

Comment
Share:

Ad