Teknik Pomodoro untuk Guru Melaksanakan Pembelajaran Lebih Efektif

- Penulis

Jumat, 17 Februari 2023 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teknik Pomodoro untuk Guru Melaksanakan Pembelajaran Lebih Efektif.webp

Hadirin sekalian, dengan mengetahui manfaat dan cara menerapkan teknik Pomodoro untuk segala jenis tugas. Dengan demikian, guru dan siswa dapat memaksimalkan waktu belajar agar lebih efektif dan produktif untuk kegiatan lainnya.

Perlu diketahui, teknik pomodoro diciptakan untuk mencegah keterlambatan pekerjaan, baik itu tugas sekolah, pekerjaan rumah, dan lain-lain. Melalui Teknik Pomodoro, waktu akan dianggap sangat berharga untuk mencapai apa yang diinginkan, dan juga untuk meningkatkan kemajuan belajar secara terus menerus. Oleh karena itu, mari pahami lebih dalam tentang Teknik Pomodoro agar bisa diterapkan di kelas.

Sejarah teknik pomodoro

Menurut berbagai sumber dan buku, kata Pomodoro Berasal dari bahasa Italia yang berarti tomat. Namun, tidak sedikit juga yang mencantumkan kata tersebut Pomodoro adalah kata dari bahasa spanyol. Padahal, kata tomat dalam bahasa Spanyol adalah tomat.

Adapun hubungannya dengan Teknik Pomodoro, yaitu karena pada saat penemuannya digunakan timer dapur berbentuk tomat Oleh karena itu, teknik pembelajaran ini disebut Teknik Pomodoro.

Teknik Pomodoro diciptakan oleh Francesco Cirillo, seorang mahasiswa dari Italia pada akhir 1980-an. Pada awalnya, Cirillo kesulitan belajar, karena tidak bisa fokus pada hal-hal tertentu. Ia pun menyadari bahwa ada yang salah dalam cara belajarnya dan segera mengubahnya dengan menggunakan teknik belajar manajemen waktu.

Dengan bantuan timer (alarm waktu) dapur biasa digunakan untuk menghitung waktu memasak. Cirillo juga mulai mengubah cara belajarnya dengan membuat interval waktu tertentu, agar kondisi fisik dan psikisnya tetap terjaga selama belajar.

Ia membagi waktu belajar dan istirahat dengan tepat. Cirillo menamai interval waktu belajar dengan istilah lembar kerja atau “jendela kerja” selama 25 menit, dan interval istirahat selama 5 menit.

Memahami teknik pomodoro

Mengutip Swift dalam bukunya yang berjudul Wawasan tentang Teknik Pomodoro karya Francesco Cirillo (2020), teknik pomodoro adalah metode manajemen waktu yang dibangun berdasarkan gagasan bahwa seringnya istirahat saat belajar dapat meningkatkan kecepatan mental otak. Teknik ini dibuat untuk meningkatkan produktivitas, dengan meminimalkan waktu yang dihabiskan untuk gangguan kerja.

Dengan demikian, Teknik Pomodoro merupakan suatu cara pembelajaran dengan mengandalkan manajemen waktu yang dirancang untuk memudahkan proses pembelajaran dan memberikan hasil yang maksimal dari segi produktivitas. Teknik Pomodoro dapat dilakukan dengan membagi waktu belajar menjadi beberapa interval waktu dalam work window yang isinya adalah pembagian waktu belajar dan waktu istirahat.

Manfaat teknik pomodoro bagi guru

Manfaat penerapan teknik Pomodoro tidak hanya berdampak pada tugas, tetapi juga pada mental siswa dan guru dalam proses belajar memahami materi pelajaran. Berikut beberapa manfaat Teknik Pomodoro bagi guru.

  1. Pelatihan Fokus
    Bapak dan Ibu Guru akan dilatih untuk fokus pada apa yang dikerjakan. Dengan begitu, Bapak dan Ibu Guru bisa mengerjakan apa saja dengan lebih cepat dan maksimal. Melalui fokus inilah yang akan menghilangkan kebiasaan tersebut multitaskingdan kurangi tingkat stres Anda karena Anda hanya melakukan satu hal untuk jangka waktu tertentu.
  1. Manajemen Waktu yang Tepat
    Menerapkan Teknik Pomodoro sama halnya dengan melatih manajemen waktu bagi Anda, sehingga nantinya Anda akan terbiasa melakukan manajemen waktu yang tepat. Kemampuan manajemen waktu ini juga akan membuat Anda terbiasa mengerjakan segala sesuatu berdasarkan skala prioritas.
  1. Perencanaan Efektif
    Dari manajemen waktu yang tepat, Bapak dan Ibu Guru akan dapat membuat rencana belajar dan bekerja secara efektif. Kemampuan ini juga akan sangat membantu Bapak dan Ibu Guru di berbagai kesempatan lainnya, baik di sekolah maupun selama berkarir di masa depan.
  1. Adaptasi untuk Bekerja di Bawah Tekanan Waktu
    Dari terbiasa hingga dituntut untuk fokus pada konsep “jendela kerja” Teknik Pomodoro, keuntungannya bagi Bapak dan Ibu Guru adalah membiasakan diri mengerjakan pekerjaan di bawah tekanan waktu. Secara mental, Bapak dan Ibu Guru bisa terbiasa dan tidak merasa panik saat dibebani tugas dengan waktu yang terbatas.
  1. Melatih Kreativitas dan Berpikir Cepat
    Dengan beradaptasi untuk belajar dan bekerja di bawah tekanan waktu, Anda juga dapat melatih diri untuk berpikir, kreatif, dan memproses informasi dengan cepat. Dengan batas waktu 25 menit, bapak ibu guru akan merasa terdesak waktu, sehingga proses otak akan bekerja lebih cepat, dan menghasilkan ide-ide baru, serta keputusan yang tepat.
Baca Juga :  Rincian Formasi CASN PPPK Kesehatan Kota Pagar Alam 2022

Contoh teknik pomodoro

Contoh teknik pomodoro di kelas yaitu pada saat pembelajaran jarak jauh. Teknik Pomodoro dapat Anda terapkan dengan membagi waktu belajar menjadi beberapa sesi “jendela waktu”, berdurasi 25 menit dengan istirahat singkat 5 menit.

Mula-mula jauhkan gangguan dengan memberi siswa persiapan diri untuk belajar, dan guru menyiapkan apa yang akan dipelajari sambil mengatur timer dalam 25 menit, sebagai sarana memulai dan mengakhiri proses pembelajaran.

Ketika waktu belajar dimulai, guru dan siswa dapat belajar tanpa henti hingga 25 menit berlalu. setelah itu, timer akan berbunyi dan menandakan bahwa waktu belajar untuk sesi tersebut telah berakhir.

Selanjutnya guru dan siswa dapat istirahat sejenak untuk melakukan aktivitas lain, seperti ke dapur untuk mengambil minum atau jajan, mengecek notifikasi handphone, ke toilet, peregangan badan, dan lain sebagainya. Setelah 5 menit berlalu, guru dan siswa dapat melanjutkan pembelajaran dengan memulai kembali timer 25 menit. Demikian seterusnya, dimulai dan diakhiri hingga materi pembelajaran yang dibahas pada hari itu benar-benar berakhir.

Bagaimana menerapkan teknik pomodoro dalam tugas guru

Pada dasarnya, Teknik Pomodoro hanya ditujukan untuk penggunaan pribadi. Namun dalam perkembangannya, berbagai tim dan kelompok kerja kemudian juga menggunakan teknik ini untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas anggota kelompoknya. Demikian pula dalam menjalankan tugasnya sebagai guru perlu bekerja sama dengan seluruh warga sekolah lainnya, seperti dengan wakil kepala sekolah, hingga kepala sekolah.

Baca Juga :  Peran dan Fungsi Kurikulum dalam Pendidikan

Adapun untuk melakukan Teknik Pomodoro dalam tim secara efektif, Xiaofeng Wang menjelaskan dalam artikelnya yang berjudul “Mengubah Waktu dari Musuh menjadi Sekutu Menggunakan Teknik Pomodoro”. Wang pun menyarankan untuk melakukannya setiap hari dengan 5 tahapan berikut.

  1. Perencanaan yaitu menentukan kegiatan apa saja yang dilakukan dalam satu hari.
  2. Pengumpulan, yaitu mengumpulkan data mentah yang berkaitan dengan usaha yang dikeluarkan, dan jenis data yang dapat dihitung.
  3. Pencatatan dilakukan dengan menyusun arsip observasi harian.
  4. Proses, yaitu mengubah data mentah menjadi sumber informasi.
  5. Visualisasi, yaitu menyajikan informasi dalam format yang mudah dipahami, dan dapat ditingkatkan lebih baik lagi ke depannya.

Pada setiap tahap, Teknik Pomodoro di sini berperan sebagai satuan estimasi waktu. Ada 2 (dua) aturan yang berlaku:

  1. Jika suatu tugas dapat melebihi 5-7 kali yang ditentukan dalam Pomodoro, maka pecahkan tugas tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil. Sebab, kegiatan yang kompleks atau padat, harus bisa dipecah menjadi beberapa kegiatan sederhana; Dan
  2. Jika suatu tugas dapat dilakukan kurang dari 1 Pomodoro, maka kegiatan serupa lainnya dapat digabungkan menjadi satu.

Melalui penelitiannya, Wang menemukan bahwa banyak kelompok yang menerapkan Teknik Pomodoro merasa pekerjaannya tidak sesulit sebelumnya, lebih efisien, dan juga memiliki ritme yang “alami” dalam melakukan pekerjaan sehari-hari.

Bagaimana penerapan teknik pomodoro dalam proses pembelajaran

Berikut cara menerapkan teknik pomodoro dalam proses pembelajaran.

  1. Guru menyiapkan tugas yang akan dikerjakan.
  2. Guru dapat membantu siswa memprioritaskan materi yang harus dipelajari atau tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
  3. Guru mengatur waktu timer atau alarm selama 25 menit menggunakan ponsel atau perangkat lain.
  4. Saat proses pembelajaran dimulai, siswa dibiarkan fokus belajar atau mengerjakan tugas, hingga timer atau alarm berbunyi.
  5. Setelah alarm berbunyi, guru meminta siswa untuk istirahat sejenak sekitar 3-5 menit.
  6. Setelah pola waktu 25 menit ini diulang sebanyak 4 kali, guru dan siswa harus istirahat selama 15-30 menit.

Dengan menerapkan Teknik Pomodoro di kelas, proses pembelajaran dapat dilakukan dengan lebih efektif dan optimal. Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh Staffen Noyeberg, lulusan Royal Institute of Technology di Stockholm, di Ilustrasi Teknik Pomodoro, Cara Mudah Melakukan Lebih Banyak Dalam Waktu Lebih Sedikitmenyebutkan bahwa Teknik Pomodoro sangat efektif untuk menghindari berbagai macam gangguan saat belajar.

Istirahat setiap 25 menit bertujuan agar siswa tidak merasa bosan saat belajar. Memberi mereka waktu istirahat yang singkat sekalipun membuat mereka tidak dapat melakukan hal-hal lain, selain melanjutkan studi yang tentunya dapat menyita waktu.

Apa pendapat Anda tentang Teknik Pomodoro ini? Apakah Anda tertarik untuk menerapkannya dalam proses pembelajaran? Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat.

www.quipper.com

Berita Terkait

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Tirta Dalam Coaching Guru Penggerak, Yuk Pahami Alurnya!
Piloting PPG Daljab 2024 (Sistem Baru Menuju Sertifikasi Guru Profesional)
Kontrak Honorer Akan Diperpanjang Sampai 2027? Pertanda Kuat Honorer Tidak Jadi Dihapus
Ada beberapa Tunjangan Guru Yang nantinya Akan di Hapus Mulai Tahun 2025, Apa saja itu ?
Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:24 WIB

Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini

Senin, 15 Juli 2024 - 19:23 WIB

Tirta Dalam Coaching Guru Penggerak, Yuk Pahami Alurnya!

Senin, 15 Juli 2024 - 11:13 WIB

Piloting PPG Daljab 2024 (Sistem Baru Menuju Sertifikasi Guru Profesional)

Berita Terbaru