PUSATDAPODIK.COM | Ada sejumlah daerah yang belum mencairkan sertifikasi guru triwulanan atau tunjangan TPG.

Diketahui, berikut daftar daerah yang sudah mencairkan TPG pada triwulan ke-4, sehingga guru perlu mengecek kembali apakah sudah menerima atau belum.

Guru sertifikasi, baik yang berada di bawah naungan Kemendikbud maupun Kemenag, mohon dicermati informasi pencairan tunjangan sertifikasi kuartal ke-4 berikut ini.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 4 Tahun 2022, tunjangan sertifikasi guru diberikan dalam bentuk uang yang disalurkan melalui rekening.

Baca Juga: Kajian Nasional Ruang Transformasi dalam Mempersiapkan Masa Depan Anak Indonesia

Selain itu, berdasarkan Permendikbud tersebut juga dijelaskan mengenai besaran tunjangan profesi guru atau TPG.

Besarnya TPG yang diterima guru bersertifikat adalah satu kali gaji pokok sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sedangkan pencairannya berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang disalurkan setiap tiga bulan dalam satu tahun anggaran.

Berbeda dengan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, tunjangan sertifikasi guru pencairannya dapat dilakukan sebulan sekali sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 7321 Tahun 2022.

Baca Juga: Dijamin Bahagia! Ini tips agar hubungan pasangan tetap harmonis selamanya

Dalam mekanisme pembayarannya, Keputusan Dirjen Diknas Nomor 7321 Tahun 2022 menyebutkan “Pembayaran tunjangan profesi dapat diberikan secara bertahap atau setiap bulan sesuai dengan kondisi satuan kerja”.

Perlu dipahami, ternyata tunjangan sertifikasi guru ini bisa saja gagal cair karena beberapa hal berikut:

1. Kurangnya Beban Pengajaran

Beban mengajar yang tidak mencapai 24 jam per minggu ditunjukkan dengan validasi pada Info GTK dengan palang merah pada verifikasi data tunjangan profesi.

Sehingga tidak menutup kemungkinan bagi guru untuk tidak menerima tunjangan sertifikasi triwulan ketiga. Hal ini disebabkan tidak tercapainya jam mengajar 24 jam per minggu.

2. Jumlah Siswa Per Kelompok

Dalam hal jumlah siswa tidak mencukupi, yaitu 20 siswa per kelas, guru dimungkinkan tidak menerima tunjangan sertifikasi.

Baca Juga: Lakukan Sekarang! Ini adalah Tips Kunci untuk Hidup Tenang dan Bahagia

Ini akan muncul sebagai palang merah di Info GTK di bawah Beban Pengajaran. Jumlah siswa yang tidak mencukupi, 20 siswa per kelompok, tidak memenuhi syarat pencairan tunjangan sertifikasi pada tahun 2022.

Sehingga tidak tervalidasi di Info GTK. Misalnya, untuk guru bahasa Indonesia saat ini, satu kelas sama dengan 4 JP (jam pelajaran) untuk satu kelas atau satu kelompok.

3. NRG tidak valid

Nomor Induk Guru (NRG) adalah nomor induk guru yang bersertifikat.

NRG yang diperoleh ini digunakan sebagai salah satu syarat dalam pencairan tunjangan sertifikasi bagi guru.

Jika NRG tidak valid, maka status verifikasi data tunjangan profesi di GTK Info akan menjadi palang merah. Artinya tidak tervalidasi, sehingga ini penyebab TPG non cair tahun 2022.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Sunrise dari Tempat Wisata Pantai Cepi Watu Manggarai Timur Pulau Flores

Cara mengatasi NRG adalah dengan menghubungi operator sekolah masing-masing untuk mengecek kembali apakah NRG yang sudah diinput sudah benar atau belum. Karena Info GTK akan mengimpor data dari masing-masing Dapodik.

4. NUPTK tidak valid

Nomor unik ini wajib dimiliki oleh sebuah GTK karena sering digunakan sebagai syarat untuk program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Program yang mencantumkan NUPTK sebagai syarat wajib adalah honorarium Dana BOS, program PPG, termasuk syarat wajib pencairan TPG.

Dalam hal NUPTK tidak valid, hal ini tidak boleh dianggap remeh meskipun ada guru yang merasa sudah memiliki NUPTK.

NUPTK ini perlu dicek kembali status validasinya, apakah valid atau tidak. Untuk memastikan NUPTK valid atau tidak, guru dapat mengeceknya di Info GTK.

5. Status Penilaian Kinerja Guru Kurang Baik

Baca Juga: Wajib Diketahui! Tips Menjaga Hubungan LDR Tetap Harmonis dan Langgeng

Dalam peraturan terbaru yakni Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2022 ditegaskan bahwa salah satu syarat guru untuk mendapat tunjangan profesi atau sertifikasi adalah memiliki status penilaian kinerja “Baik”.

Aturan tersebut menyatakan bahwa guru yang diberikan tunjangan profesi harus memiliki hasil penilaian kinerja terendah dengan predikat “Baik”.

Artinya, jika penilaian hasil kinerja dari pimpinan kurang baik atau cukup, maka hal ini juga menjadi penyebab TPG tidak dilikuidasi.

Setidaknya ada 79 daerah yang telah mencairkan tunjangan sertifikasi atau TPG pada triwulan IV tahun 2022.

Baca Juga: Bolehkah Istirahat Dilakukan di Tempat Ibadah?

Rincian daerah yang telah mencairkan tunjangan sertifikasi guru atau TPG triwulan 4 adalah sebagai berikut:

Batanghari, Medan, Selayar, Palembang, Dompu, Tanjab Timur, Jambi, Padang, Aceh Singkil, P3K Jakarta, Bone, Palembang, Takalar, Pekanbaru, Kuningan, Donggala, Situbondo, Pariaman, Sumatera Utara, Tanjung Jabung Barat, Mesuji, Ponorogo,
Palangkaraya, Kubu Raya, DKI Jakarta, Kampar, Serang, Lubuk Linggau, OKI, Mojokerto, Pasuruan, Kalimantan Tengah, Barito Kuala, Banjar, Tasikmalaya, Medan, Singkawang, Tanjung Jabung, Pali, Sumatera Barat, Oku Timur, Majalengka, Mandailing Natal , Pasaman Barat, Ngawi, Kubu Raya Kemdikbud, Barito Kuala Kemdikbud, Kemdikbud Tangerang, Kemdikbud Kudus, Kemdikbud Batam, Banjar Kemdikbud, Kemdikbud Bekasi, Kemdikbud Nganjuk, Kemdikbud Majalengka, Kemdikbud Banjarnegara, OKU Induk Kemdikbud, Kemdikbud Pekalongan, SMA Banjarmasin, Kemdikbud Bandung , Ogan Komering Ulu, Sekda Kalbar, Kemdikbud Garut, Kemdikbud Ciamis, Kemdikbud Cianjur, Kemdikbud Murung Raya, Kemdikbud Lhokseumawe, Kemdikbud Sarolangun, Kemdikbud Tasikmalaya, Kemdikbud Sukabumi, Kemdikbud Purwakarta, Kemenag Sumenep, Kemenag Probolinggo, Kemenag Indramayu, Kemenag Pamekasan, Kemenag Sukoharjo, Kemenag Samarinda, Kemenag Jombang, Kemenag NTB, dan Kemenag OKU Selatan ry Agama

Demikian informasi terkait daftar 79 daerah yang sudah mencairkan TPG triwulan 4. Semoga bermanfaat!

Sumber: Naikpangkat.com

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *