Anak Malas Belajar Di Sekolah? Cek Kembali 6 Faktor yang Mengganggu Fokus Belajar Anak Berikut Ini

- Penulis

Sabtu, 11 Mei 2024 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Sekolah Harusnya menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang dan semangat belajar anak. Sayangnya terkadang seorang anak akan melewati fase dimana dirinya sangat malas belajar di sekolah karena ada Faktor yang Mengganggu Fokus Belajar Anak. Mengapa begitu?ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah :

1. Metode Pengajaran Yang Tidak Sesuai

Metode pengajaran merupakan sebuah metode yang dipilih guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Ada banyak metode pembelajaran yang bisa diterapkan di kelas, penggunaannya pun disesuaikan dengan setiap siswa yang ada dalam kelas tersebut.

Mungkin ada suatu kelas, yang cukup diajar menggunakan metode ceramah di kelas. Namun tidak sedikit kelas yang tidak bisa sekedap metode ceramah di kelas saja.

Kini pun, terdapat metode inklusi dimana guru harus mendukung pembelajaran setiap anak yang berbeda-beda. Karena harus diakui bahwa setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Metode pengajaran yang tidak sesuai dengan gaya belajar anak bisa membuatnya sulit memahami materi dan akhirnya kehilangan minat.

Lalu apa kuncinya Faktor yang Mengganggu Fokus Belajar Anak? Guru harus mulai melakukan observasi terkait metode yang digunakan. Selanjutnya melakukan inovasi maupun variasi metode pembelajaran sehingga lebih menarik anak untuk belajar bersama di kelas.

2. Tingkat Kesulitan Yang Tidak Sesuai

Apakah anda merasa bahwa materi saat ini sangat berbeda dengan dahulu? Bahkan Ada beberapa materi yang sulit dan sudah diajarkan pada kelas rendah. Kesesuaian materi yang diajarkan harusnya setara dengan tingkatan dari peserta didik.

Terkadang, materi yang terlalu mudah bisa membuat peserta didik menjadi bosan karena yang diajarkan hanya itu-itu saja dan materi yang terlalu sulit dapat membuat anak merasa frustasi akibat tidak bisa menguasainya.

Jika dibiarkan terus tanpa ada solusi, anak mungkin kehilangan motivasi jika merasa tidak tertantang atau merasa tidak mampu untuk menguasai materi tersebut.

Memang materi yang diajarkan oleh guru sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Namun guru juga harus memilih bagaimana cara menyampaikan materi yang asik sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta didiknya.

Baca Juga :  Catat Jadwalnya!! Berikut Tanggal Pencairan Sertifikasi Guru TW1 Tahun 2024, Sri Mulyani Pastikan Lebih Cepat Cair

3. Tidak Adanya Dukungan Atau Dorongan Dari Orang Tua

Hal-hal yang terjadi dengan anak dirumah maupun di lingkungan sosial di luar sekolah bisa mempengaruhi mereka di dalam kelas. Contohnya saja ketika orang tua yang tidak memberikan dukungan atau dorongan kepada anak dalam hal pendidikan bisa membuat anak kehilangan motivasi untuk belajar.

Anak akan merasa apa yang dilakukannya tidak ada artinya dan tidak bisa memberikan kebahagiaan ataupun kebanggan ornag tuanya. Ini bisa termasuk kurangnya perhatian terhadap hasil belajar anak atau kurangnya keterlibatan dalam proses pendidikan anak.

Meskipun termasuk peran orangtua, dan guru bisa menjalin hubungan untuk mengkomunikasikan hal tersebut dengan orangtua. Contohnya saja dengan menghadirkan kelas parenting untuk orangtua dan anak, sehingga orangtua juga memiliki bekal ilmu apa yang akan dilakukan, bagaimana cara mendorong anak untuk semangat sekolah dan hal-hal lainnya yang bisa memberikan motivasi belajar pada anak.

4. Gangguan Di Lingkungan Sekolah

Selain faktor di luar lingkungan sekolah, anak malas belajar juga bisa disebabkan karena faktor di dalam sekolah. Ada banyak kondisi yang menyebabkan anak malas untuk belajar. Contohnya saja lingkungan sekolah yang tidak kondusif karena kurangnya fasilitas maupun suasana yang tidak mendukung,  guru yang kurang memperhatikan kebutuhan dari siswa, adanya gangguan seperti intimidasi atau konflik antar siswa juga dapat membuat anak malas belajar.

Oleh karenanya sangat diperlukan kedekatan antara siswa dan guru sehingga mereka lebih terbuka dan guru tahu apa saja faktor yang mengganggu siswa di lingkungan sekolahnya.

5. Masalah Pribadi

Faktor yang Mengganggu Fokus Belajar Anak selanjutnya, sama seperti orang dewasa, siswa juga memiliki permasalahan pribadi yang bisa mengganggu mood mereka dalam belajar dan membuat  mereka malas untuk belajar. Masalah pribadi seperti masalah kesehatan mental karena tekanan banyaknya beban tugas maupun pekerjaan dirumah, masalah keluarga baik dengan orangtua maupun dengan saudara, masalah finansial karena keluarga maupun belum lunasnya biaya pendidikan, masalah pertemanan juga berpengaruh pada fokus belajar mereka atau masalah sosial juga dapat mempengaruhi motivasi belajar anak.

Baca Juga :  Pengertian BEP (Break Even Point): Rumus, Faktor Pendukung, Elemen & Contoh Soal

Disinilah tugas guru BkK Bimbingan Konseling sangat berpengaruh, dimana mereka seharusnya mendorong siswa untuk menyelesaikan permasalahan yang dimiliki dan memulihkan kembali motivasi belajar mereka agar lebih semangat belajar.

6. Kurangnya Minat Atau Tujuan Yang Jelas

Faktor yang Mengganggu Fokus Belajar Anak Terakhir, anak akan menjadi malas belajar karena tidak mengetahui tujuan dari pembelajaran itu sendiri. Ketika masih duduk dibagngku sekolah tentunya kta pernah bertanya-tanya apa fungsi dari memahami rumus luas lingkaran, atau apa fungsinya mengetahui evolusi bumi?

Anak mungkin merasa malas belajar jika tidak memiliki minat atau tujuan yang jelas dalam pendidikan mereka. Penting bagi anak untuk memahami mengapa mereka belajar dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi masa depan mereka.

Peran guru, bisa menjelaskan sejak awal pertemuan apa tujuan dan manfaat dalam mempelajari bab tersebut bagi kehidupan mereka nantinya. Apa saja skill yang dilatih pada pembelajaran tersebut dan bagaimana hal tersebut penting bagi mereka.

Itulah beberapa Faktor yang Mengganggu Fokus Belajar Anak dan bisa membuat anak bosan dan malas untuk belajar. Cukup banyak bukan? Untuk menyelesaikannya dibutuhkan keterbukaan antara guru, siswa dan orangtua serta terjalinnya komunikasi yang baik untuk menyelesaikan hal ini bersama.

Disclaimer : Saksikan informasi update terbaru tentang pendidikan, CPNS, ASN dan informasi penting bagi guru lainnya dengan bergabung di channel telegram kami. KLIK LINK BERIKUT dan pilih JOIN.

Berita Terkait

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim
Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN
Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia
Contoh Materi MPLS SMP Kurikulum Merdeka Tahun Anggaran 2024/2025
Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di Kelas dan Sekolah
Contoh Modul Ajar Kurikulum Merdeka PAUD-TK Terbaru 2024
6 Daftar Kegiatan Ketika MPLS Bersama Peserta Didik Baru, Jangan Sampai Terlewatkan !
Ada Perlakuan Khusus untuk PPPK 2024, Semua Guru Akan Diberi Tunjangan Lebih Hingga 3 Juta
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:33 WIB

Untuk Jenjang SMA Tahun Depan 2024/2025 Sudah tidak Ada Lagi Penjurusan, Ini Kebijakan Baru Dari Nadiem makarim

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:42 WIB

Pasti dari Jokowi, Tahun Depan tidak Ada Perbedaan Antara PNS dan PPPK, Semua Akan Satu Nama Menjadi ASN

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:32 WIB

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:26 WIB

Contoh Materi MPLS SMP Kurikulum Merdeka Tahun Anggaran 2024/2025

Senin, 1 Juli 2024 - 16:57 WIB

Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di Kelas dan Sekolah

Berita Terbaru

Guru

Download Surat Edaran Piloting PPG Guru 2024

Minggu, 21 Jul 2024 - 13:08 WIB