Induksi Elektromagnetik: Pengertian, Rumus, Soal
Table of content:
Hai kawan. Kali ini kita akan membahas tentang induksi elektromagnetik.
Siapa yang sudah paham apa itu induksi elektromagnetik?
Jika belum, mari kita belajar bersama.
PenaGpengertian Induksi Elektromagnetik
Induksi Elektromagnetik adalah terjadinya arus listrik akibat adanya perubahan fluks magnet.
Fluks magnet adalah garis-garis gaya magnet yang menembus suatu medan. Semakin besar garis gaya magnet yang menembus medan, semakin besar arus yang dihasilkan.
Michael Faraday adalah orang pertama yang memiliki gagasan bahwa medan magnet dapat menghasilkan arus listrik.
Penemuan ini dibuktikannya pada tahun 1821. Setelah mengetahui definisinya kita akan membahas faktor induksi elektromagnetik.
Faktor Umum Induksi Elektromagnetik
Pada fenomena induksi elektromagnetik terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya proses tersebut, yaitu:
1. Kecepatan perubahan medan magnet
Semakin cepat perubahan medan magnet berarti garis-garis gaya magnet yang menembus medan semakin besar. Artinya nilai arus yang dihasilkan semakin besar.
2. Banyak belitan
Kita membayangkan koil sebagai selang air yang terisi penuh dengan air. Jika selang semakin besar atau panjang, maka air di dalamnya akan semakin banyak.
Hal yang sama berlaku untuk kumparan yang memiliki elektron di dalamnya. Semakin banyak elektron maka semakin besar sumber listriknya, dengan demikian arus yang dihasilkan juga akan semakin besar.
3. Kekuatan magnet
Belitan kami diibaratkan seperti selang air.
Sekarang mari kita bayangkan gaya magnet sebagai gaya penggerak pada selang air. Semakin besar dorongan pada selang air, semakin besar aliran air.
Begitu juga dengan magnet, semakin kuat gaya magnetnya, semakin kuat magnet tersebut mendorong elektron untuk bergerak dan menghasilkan listrik.
Baca juga Momen inersia.
Rumus Induksi Elektromagnetik
Secara umum Induksi Elektromagnetik atau Induksi EMF dapat ditulis sebagai berikut :
Rumus Induksi Elektromagnetik
ε = BA ω N sin θ
Informasi
- ε = Induksi EMF atau Induksi Elektromagnetik (Volt)
- B = induksi magnet (T)
- A = luas penampang (m2)
- ω = kecepatan sudut kumparan (rad/s)
- θ = sudut (0)
Dilihat dari persamaan umum induksi elektromagnetik, kita dapat melihat bahwa GGL induksi maksimum terjadi ketika θ adalah 900 atau sin θ adalah 1.
Selanjutnya kita akan membahas proses induksi elektromagnetik.
Proses Induksi Elektromagnetik
Secara sederhana, proses induksi elektromagnetik adalah timbulnya gaya listrik pada kumparan (konduktor) ketika fluks magnet (perubahan medan magnet) terus menerus diterapkan pada kumparan.

Baca juga hukum Newton.
Induksi Elektromagnetik dalam Kehidupan Sehari-hari
Pada dasarnya Induksi Elektromagnetik adalah perubahan energi gerak menjadi energi listrik.
Alas digunakan sebagai pondasi sebagai generator atau pembangkit listrik model dinamo.
1. Pembangkit Listrik
Generator listrik adalah alat untuk mengubah energi gerak mekanik menjadi energi listrik. Generator bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik dengan memutar kumparan dalam medan magnet sehingga timbul ggl induksi. Ada dua genset jenis,itu adalah:
A. generator AC

Gambar disamping adalah gambar generator AC. Generator ini menghasilkan arus bolak-balik sinusoidal. Genset ini biasa digunakan di BUMN PLN.
Generator AC ini memiliki 2 buah plat tembaga pada sumbunya yang dimana menyebabkan atau menimbulkan arus listrik yang dihasilkan berupa AC atau bolak-balik.
B. generator DC

Gambar disamping adalah generator DC. Generator ini menghasilkan arus searah atau flat.
Genset ini biasa digunakan untuk menghidupkan peralatan elektronik rumah tangga yang menggunakan jaringan listrik DC atau DC.
Bentuk arus yang dihasilkan dari generator ini adalah datar seperti garis lurus melintang.
2. Galvanometer
Galvanometer adalah alat yang digunakan untuk menentukan keberadaan, arah, dan kekuatan arus listrik dalam sebuah konduktor.
Semua galvanometer didasarkan pada penemuan Hans C. Oersted bahwa jarum magnet dibelokkan oleh adanya arus listrik di dekat konduktor.

Baca juga Kesetimbangan Benda Kaku.
Contoh soal Induksi Elektromagnetik
Lebar kumparan kawat A terdiri dari N gulungan. Kumparan berputar dengan kecepatan sudut ω dalam medan magnet homogen yang memiliki kerapatan fluks magnet B sehingga menghasilkan ggl induksi yang maksimal ε. jika EMF maksimum adalah 6 kali lipat dari aslinya, maka….
- A. ω diperbesar 2 kali dan A diperbesar 3 kali
- B. N dikalikan 3 kali dan kecepatan sudut dinaikkan 3 kali
- C. N dan kecepatan sudut diperbesar 2 kali
- D. A berkurang 1/3 kali dan kecepatan sudut bertambah 4 kali
- e. N dan luas kumparan berkurang 1/6 kali
Diskusi
Dikenal
- Luas penampang = A
- Jumlah putaran = N
- Kecepatan sudut = ω
- Kerapatan fluks magnet = B
- ggl induksi = Ɛ
diminta
Agar ggl induksi menjadi 6 kali, apa yang perlu diubah adalah?
Penyelesaian
Ɛ = NBAω sin θ
Ɛ1 / Ɛ2 = NB A1 ω1 / NB A2 ω2
Ɛ / Ɛ2 = A1 ω1 / 3A1 2ω1
Ɛ2 = 6Ɛ
Jadi apa yang dibutuhkan untuk membuat EMF induksi magnetik 6 kali sebelumnya kita perlu meningkatkan kecepatan sudut (ω) 2 kali dan meningkatkan luas penampang (A) 3 kali sebelumnya. Oleh karena itu jawaban yang benar adalah pilihan jawaban A.
Penutupan
Seberapa mudah bahan Induksi Elektromagnetik?
Pada dasarnya suatu sistem mengalami induksi elektromagnetik ketika suatu medan mengalami perubahan fluks magnet secara terus menerus. Semoga bermanfaat. Baca juga Usaha dan Energi.
rumuspintar.com
Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru
GABUNG















