Fase Bulan: Pengertian dan Macamnya

- Penulis

Sabtu, 22 April 2023 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hai kawan

Harapan terbaik untuk Anda semua. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas topik Fase Bulan. Bagaimana semua, apakah Anda siap?

Definisi Fase Bulan

Jika kita berbicara tentang fase bulan, apa yang ada dalam pikiran Anda? Ya, memang benar fase bulan berbicara tentang pergerakan bulan yang terlihat dari bumi.

Fase bulan juga dapat kita definisikan sebagai perubahan bentuk bulan yang berubah jika dilihat dari bumi. Perubahan bentuk bulan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya revolusi bulan.

Revolusi bulan adalah proses dimana bulan berputar mengelilingi bumi dalam orbitnya. Orbit itu sendiri adalah jalur bulan mengelilingi bumi.

Hal yang mempengaruhi atau menjadi penyebab utama perbedaan bentuk bulan adalah karena cahaya matahari dan bayangan yang dihasilkan oleh posisi matahari dan bumi.

Dan bulan itu sendiri membuat sebagian atau seluruh permukaan bulan tampak gelap atau terang.

Macam-Macam Fase Bulan

Bulan memiliki berbagai fase. Penjelasan ini akan kami kupas secara detail, jadi simak baik-baik ya teman-teman.

Fase Bulan Baru

Fase bulan baru juga biasa disebut dengan fase bulan baru yang memiliki arti fase dimana bulan berada di tengah matahari. Karena posisi inilah terjadi apa yang disebut gerhana matahari.

Fase bulan baru bulan ini menghalangi cahaya matahari mencapai bumi. Sehingga membuat bulan yang menghadap bumi tidak terkena sinar matahari sehingga bulan tidak terlihat dari bumi.

Baca Juga :  Rumus Persentase Excel, Manual, Cara Hitung Persentase Bunga

Fase Bulan Sabit Awal

Proses ini merupakan proses dimana bulan akan menjauhi titik tengah matahari dan bumi. Artinya bagian bulan yang terkena sinar matahari kurang dari setengahnya. Hal ini menyebabkan bulan terlihat seperti bulan sabit dari Bumi.

Fase Kuarter Bulan Pertama

Fase ini juga bisa disebut fase seperempat pertama yang membuat bulan terlihat seperti setengah lingkaran. Pada kondisi ini posisi bulan berada pada sudut 90 derajat antara bumi dan matahari.

Fase waxing gibbous

Pada fase ini bulan berada pada posisi agak membelakangi bumi yang membuat bulan terkena sinar matahari mencapai ¾ bagiannya. Posisi ini membuat bulan tampak cembung saat kita melihatnya dari bumi.

Fase Bulan Purnama

Fase ini kalau kata orang adalah fase bulan yang paling indah karena semua bagian bulan terlihat cerah. Fase ini berarti posisi bulan berada di belakang bumi. Hal ini membuat cahaya matahari yang seharusnya menyinari bulan tertutupi oleh bulan yang memiliki ukuran jauh lebih besar. Hasilnya adalah bulan terlihat bulat sempurna.

Fase Cembung Akhir

Setelah bulan melewati fase sempurnanya, bulan akan bergerak ke barat sesuai dengan revolusi bulan. Sehingga membuat bulan tampak setengah lingkaran jika dilihat dari sisi bumi.

Kuartal Tiga Fase

Fase ini berarti cahaya matahari hanya menyinari separuh bagian bulan. Hasilnya adalah bulan terlihat setengah lingkaran jika dilihat dari bumi.

Baca Juga :  Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1&2 Kurikulum Merdeka

Fase Bulan Sabit Tua

Lucu ya namanya fase ini hehe. Ya, fase ini disebut fase bulan sabit tua karena bentuknya seperti bulan sabit. Pada massa ini bulan hampir selesai mengelilingi bumi satu putaran penuh. Setelah melewati satu putaran, fase bulan akan berulang menjadi fase pertama tadi.

Satelit Alami “Bulan”

Di alam semesta kita akan menemukan benda langit yang mengikuti masing-masing planet tersebut. Kami menyebut benda langit ini sebagai satelit alami. Ada beberapa cerita tentang pembentukan satelit alami ini.

Bulan diperkirakan terbentuk sekitar 4,51 miliar tahun yang lalu, tak lama setelah planet Bumi kita terbentuk. Bulan ini terbentuk dari puing-puing sisa tabrakan planet Bumi dengan Theia yang menjadikannya seukuran planet Mars.

Karakter bulan adalah memiliki atmosfer meskipun sangat tipis. Atmosfer sering disebut ekosfer. Bulan juga memiliki gravitasi tetapi nilai gravitasinya seperenam dari gravitasi di planet Bumi.

Maka dari itu kita bisa menggunakan ilustrasi, jika berat badan anda di bumi 60 kg, maka jika anda berada di bulan maka berat badan anda hanya sekitar 10 kg saja.

Sekian pembahasan Fisika tentang Fase Bulan kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa senyum oke

rumuspintar.com

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 3 kali dibaca