PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Kaidah Kebahasaan: Penjelasan + CONTOH LENGKAP

Kaidah Kebahasaan: Penjelasan + CONTOH LENGKAP

1693516879 Kaidah Kebahasaan Penjelasan CONTOH LENGKAP
aturan linguistik
aturan bahasa

Kaidah berbahasa merupakan kaidah atau norma dalam penggunaan bahasa yang berlaku dalam masyarakat. Penggunaan bahasa yang baik dan benar akan memudahkan komunikasi antara satu orang dengan orang lain.

Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk menguasai kaidah berbahasa agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

Pada artikel kali ini penulis akan membahas tentang pengertian, pendapat para ahli, unsur kaidah kebahasaan, dan kaidah kebahasaan dalam berbagai jenis teks.

Penjelasan Aturan Bahasa

Kaidah linguistik adalah kaidah atau norma dalam penggunaan bahasa yang berlaku dalam masyarakat. Kaidah linguistik mengatur cara penulisan, pengucapan, tata bahasa, dan pemilihan kata dalam bahasa yang digunakan. Penggunaan bahasa yang baik dan benar akan memudahkan proses komunikasi antara satu orang dengan orang lain.

Menurut M. Soeharto, kaidah kebahasaan adalah kaidah yang dijadikan pedoman dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar. Sementara itu, Abdul Chaer menyatakan bahwa kaidah kebahasaan adalah kaidah yang mengatur bentuk, susunan, dan makna kalimat agar terbentuk penggunaan bahasa yang benar.

Elemen Aturan Linguistik

Kaidah bahasa terdiri dari beberapa unsur, yaitu

Kata Referensi

Kata rujukan adalah kata-kata yang digunakan untuk merujuk pada sesuatu yang telah disebutkan sebelumnya. Contohnya adalah kata “itu” yang mengacu pada suatu benda yang telah disebutkan sebelumnya.

Frasa

Frasa adalah kelompok kata yang membentuk suatu makna. Contohnya adalah “di rumah” yang mempunyai arti tempat tinggal seseorang atau tempat yang menjadi rumah seseorang.

Konjungsi

Konjungsi adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa. Contohnya adalah kata “dan” yang menghubungkan dua kalimat menjadi satu kalimat.

Preposisi

Preposisi adalah kata depan yang menunjukkan hubungan antara kata benda dan kata lain dalam suatu kalimat. Contohnya adalah kata “dalam” pada kalimat “Saya sedang belajar di perpustakaan”.

kata Baku

Kata baku adalah kata-kata yang telah ditentukan kebenarannya dalam bahasa Indonesia. Misalnya kata “telepon” benar, sedangkan “telepon” salah.

Kata sifat

Kata sifat adalah kata-kata yang digunakan untuk mendeskripsikan atau mengkarakterisasi kata benda atau kata ganti. Contohnya adalah kata “indah” pada kalimat “Bunga itu indah”.

kata kerja

Kata kerja adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan perbuatan atau tindakan. Contohnya adalah kata “lari” pada kalimat “Dia berlari setiap pagi”.

Majas

Majas merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk memberikan efek retoris pada suatu kalimat. Contohnya adalah metafora pada kalimat “Dialah matahari dalam hidupku”.

kata keterangan

Kata keterangan adalah kata yang menerangkan kata kerja, kata sifat, atau kata lain dalam suatu kalimat. Contohnya adalah kata “cepat” pada kalimat “Dia berlari sangat cepat”.

Kalimat

Kalimat merupakan satuan terkecil dalam bahasa yang mempunyai makna utuh. Contohnya adalah kalimat “Dia sedang makan di restoran”.

Aturan Bahasa dalam Teks Berita

Teks berita harus memperhatikan keakuratan dan kebenaran informasinya. Kalimat yang digunakan harus singkat dan padat, dan penting untuk menghindari penggunaan frasa atau kata yang ambigu.

Agar pemahaman pembaca terhadap informasi dalam teks berita tidak salah, maka harus memperhatikan kaidah kebahasaan berikut:

  1. Tepat: memilih kata-kata yang pas dan sesuai dengan konteks berita agar pembaca mudah memahaminya.
  2. Melarang kata-kata pleonik: hindari pengulangan kata atau frasa yang memiliki arti serupa, misalnya “bersamaan”.
  3. Penghindaran kata ganti atau frasa yang ambigu: hindari penggunaan kata ganti atau frasa yang dapat menyebabkan kesalahpahaman atau ambiguitas dalam penafsiran teks, seperti “mereka”, “kebanyakan”, “orang”.
  4. Penggunaan Bahasa Objektif: Hindari penggunaan bahasa subjektif dan menunjukkan perasaan individu, kecuali disampaikan dalam kutipan langsung. Harus menyajikan fakta dan argumen yang membantu mengembangkan pemahaman objektif.

Aturan Linguistik dalam Teks Review

Dalam teks ulasan, kaidah kebahasaan harus menampilkan pendapat atau gagasan yang kuat dan jelas.

Teks ulasan harus ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami sehingga pembaca mampu menerima argumen atau pandangan yang diungkapkan dalam teks.

Berikut beberapa poin kaidah kebahasaan yang harus diperhatikan:

  1. Efektif dan tepat sasaran: memilih kata-kata yang fokus pada apa yang telah diulas sehingga memberikan pandangan yang obyektif.
  2. Menggunakan kata-kata dan kalimat persuasif: membangun argumen yang mendapat dukungan dari pembaca berdasarkan fakta, menyampaikan peristiwa dengan argumentatif atau emosional, untuk menyelaraskan opini pembaca dengan pandangan penulis.
  3. Hindari kata-kata yang emosional: hindari penggunaan kata atau kalimat yang membangkitkan emosi yang berlaku pada pembaca seperti “hatiku hancur”, “tidak tahan”, “sedih sekali”.
  4. Tata bahasa yang jelas: menjaga kekuatan dan kejelasan konstruksi kalimat yang digunakan.

Aturan Bahasa dalam Teks Prosedur

Teks prosedur diperlukan untuk memberikan instruksi yang mudah dipahami sehingga pembaca dapat mengikuti instruksi tersebut. Akan lebih baik jika prosedur tes disusun dengan urutan dan bahasa yang mudah dimengerti.

Berikut beberapa poin kaidah kebahasaan yang harus diperhatikan dalam teks prosedur:

  1. Gunakan kata dan kalimat yang sederhana: hindari penggunaan kosakata yang sulit dicerna atau dipahami, bertujuan agar mudah dipahami.
  2. Tata bahasa sistematis: petunjuk penulisan secara sistematis dan lebih mudah dipahami oleh pembaca.
  3. Gunakan Bahasa Imperatif: membuat kalimat pembelajaran lebih terkontrol, sehingga memudahkan pembaca memahami perintah.

Kaidah Kebahasaan dalam Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi digunakan untuk memberikan penjelasan tentang suatu topik yang sama sekali tidak diketahui pembaca atau memerlukan klarifikasi.

Teks eksplanasi harus menjelaskan topik secara detail dan mudah dipahami pembaca.

Berikut beberapa poin kaidah kebahasaan yang harus diperhatikan dalam teks eksplanasi:

  1. Menggunakan kata dan kalimat sederhana: Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti dan jelas.
  2. Jangan gunakan bahasa yang rumit dalam Kalimat: Hindari penggunaan kalimat yang sangat rumit sehingga sulit dipahami dan tidak sesuai kenyataan.
  3. Menggunakan kalimat pendek: jelaskan setiap bagian secara perlahan dan lebih mudah dicerna.

Kesimpulan

Kaidah linguistik diperlukan untuk mengikuti kaidah dan norma dalam penggunaan bahasa untuk memudahkan komunikasi antara satu orang dengan orang lain.

Setiap jenis teks mempunyai kaidah kebahasaan yang unik.

  • Dalam teks berita: kaidah kebahasaan harus memperhatikan keakuratan dan kebenaran informasi, menghindari kata-kata pleonik, dan memperhatikan penggunaan bahasa yang objektif.
  • Dalam teks ulasan: kaidah kebahasaan harus mengemukakan pendapat atau pandangan yang jelas dan kuat, menggunakan kata dan kalimat yang persuasif, dan menghindari kata-kata yang emosional.
  • Pada teks prosedur: kaidah bahasa harus digunakan untuk menciptakan bahasa imperatif kalimat instruksional lebih mudah dimengerti,
  • sedangkan, dalam teks eksplanasikaidah bahasa harus menggunakan kata dan kalimat yang sederhana dan menghindari penggunaan kalimat yang rumit.

saintif.com

Comment
Share:

Ad