Kenali Lebih Jauh Tari Merak

- Penulis

Selasa, 22 November 2022 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tari merak

tari merak

Pusat dapodik – Merak adalah burung yang terkenal dengan keindahan bulunya. Siapa pun akan terpesona dengan burung merak ketika mereka mengepakkan sayap dan melebarkan ekornya. Namun tahukah Anda bahwa tingkah laku hewan tersebut dipentaskan dalam tarian kreatif yang dikenal dengan tarian Merak?Tari Merak merupakan tarian kreasi baru yang mengekspresikan kehidupan hewan yaitu burung merak. Tata cara dan geraknya diambil dari kehidupan burung merak yang dibawakan ke pentas oleh seniman Sunda Raden Tjeje Somantri. Kehidupan merak yang selalu membentangkan bulu ekornya untuk menarik perhatian merak betina menginspirasi R Tjeje Somantri untuk menciptakan tarian ini.

Ide dari tarian Merak sendiri adalah ketika Raden Tjejep Somantri melihat tarian Dadak Merak di Reog Ponorogo, oleh karena itu aksesoris kepala tarian Merak menggunakan manik-manik seperti tasbih yang terdapat pada burung merak di Reog Ponorogo.

Baca Juga :  Pengertian, Rumus GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) + Contohnya

Selain hiasan kepala yang menyerupai kepala burung merak, dalam pertunjukannya pakaian yang dikenakan para penari memiliki motif seperti bulu burung merak. Ditambah dengan sepasang sayap yang juga menggambarkan sayap atau ekor burung merak yang dipasang di punggung penari. Ujung sayapnya ditempelkan pada jari tangan penari sehingga saat direntangkan lengannya membentuk burung merak yang sedang melebarkan sayapnya.

Tarian ini biasanya ditarikan bersama-sama, biasanya tiga atau lebih penari yang masing-masing memiliki fungsi sebagai burung merak betina dan jantan. Iringan lagu gending adalah lagu Macan Ucul.

Sejarah Tari Merak

Menurut sejarahnya, tarian ini diciptakan pada tahun 1950-an oleh seorang seniman dan koreografer Jawa Barat bernama Raden Tjeje Somantri. Pada awalnya penciptaan tarian ini dimaksudkan untuk menghibur para delegasi Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955.

Baca Juga :  Filum Mollusca: Ciri-ciri, Pengelompokan & Contoh

Sejak penciptaannya, Tari Merak Sunda Tjeje hanya dipentaskan sebanyak lima kali yaitu dalam rangkaian kegiatan Konferensi Asia Afrika di halaman belakang Gedung Pakuan tahun 1955, 1955 di Orient Hotel Bandung, 1957 dalam rangka menyambut kehadiran dari Voroshilof, Presiden Uni Soviet (Rusia) di gedung Pakuan. , di hotel Savoy Homann pada tahun 1958, dan pada tahun 1958 dalam pertunjukan tari di YPK.

Sepeninggal Raden Tjeje Somantri pada tahun 1963, Irawati Durban sebagai muridnya menyempurnakan tatanan tari dengan menata ulang struktur koreografi tari.

Seiring dengan perkembangan zaman, tarian Merak mulai dikenal luas. Tarian ini merupakan tarian modern atau kontemporer, dimana setiap gerakan dalam tarian ini dikreasikan secara bebas dengan kreasinya masing-masing.

Berita Terkait

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia
Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Contoh Materi MPLS SMP Kurikulum Merdeka Tahun Anggaran 2024/2025
Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di Kelas dan Sekolah
Contoh Modul Ajar Kurikulum Merdeka PAUD-TK Terbaru 2024
6 Daftar Kegiatan Ketika MPLS Bersama Peserta Didik Baru, Jangan Sampai Terlewatkan !
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:32 WIB

Contoh Doa Penutup MPLS 2024 Dalam Bahasa Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:26 WIB

Contoh Materi MPLS SMP Kurikulum Merdeka Tahun Anggaran 2024/2025

Senin, 1 Juli 2024 - 16:57 WIB

Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional di Kelas dan Sekolah

Berita Terbaru