Pengertian Berpikir Kritis : Ciri, Manfaat, Tujuan, Komponen dan Cara Berpikir Kritis

- Penulis

Jumat, 27 Oktober 2023 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berpikir Kritis

Berpikir Kritis

Memahami Berpikir Kritis – Apa yang dimaksud dengan berpikir kritis? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian berpikir kritis, ciri-ciri, manfaat, tujuan, komponen, indikator dan cara berpikir kritis secara lengkap.

Baca juga: Memahami Pemetaan Pikiran


Isi

bersembunyi

1
Memahami Berpikir Kritis Secara Umum

2
Pengertian Berpikir Kritis Menurut Para Ahli

2.1
Surya (2011:131)

2.2
Johnson (2010:100)

2.3
Kurfis (1988)

2.4
Wijaya (2010:72)

2.5
Serin dan Paul (dalam Suwarma, 2009:11)

2.6
Gunawan (2003:177-178)

2.7
Ennis

2.8
Scriven & Paul (1992)

2.9
Jensen (2011: 195)

2.10
Mertes (1991)

3
Ciri-Ciri Berpikir Kritis

3.1
Karakter (disposisi)

3.2
Kriteria (kriteria)

3.3
Argumen (argumen)

3.4
Pertimbangan atau pemikiran (reasoning)

3.5
Sudut pandang (sudut pandang)

3.6
Prosedur penerapan kriteria (prosedur penerapan kriteria)

4
Ciri-Ciri Berpikir Kritis

5
Manfaat Berpikir Kritis

6
Tujuan Berpikir Kritis

7
Komponen Berpikir Kritis

7.1
Operasi dasar penalaran

7.2
Pengetahuan khusus domain

7.3
Pengetahuan metakognitif

7.4
Nilai, keyakinan dan watak

8
Indikator Berpikir Kritis

9
Berpikir kritis

Memahami Berpikir Kritis Secara Umum

Pengertian berpikir kritis adalah kemampuan seseorang dalam menganalisis ide atau pemikiran secara logis, reflektif, sistematis dan produktif untuk membantu menciptakan, mengevaluasi dan mengambil keputusan tentang apa yang diyakini atau akan dilakukannya sehingga berhasil dalam memecahkan suatu masalah yang dihadapinya.

Pengertian berpikir kritis adalah konsep menyikapi suatu pemikiran atau teorema yang kita terima. Respons ini melibatkan kemampuan untuk mengevaluasi secara sistematis. Konsep ini dikembangkan sekitar 2500 tahun yang lalu.


Keterampilan berpikir kritis sangat diperlukan untuk menganalisis suatu masalah hingga tahap menemukan solusi untuk memecahkan masalah tersebut.

Pengertian Berpikir Kritis Menurut Para Ahli

Surya (2011:131)

Pengertian berpikir kritis menurut Surya adalah suatu kegiatan yang aktif, gigih dan pertimbangan yang matang terhadap suatu keyakinan atau segala bentuk pengetahuan yang diterima dari berbagai sudut alasan pendukung dan kesimpulan.


Johnson (2010:100)

Menurut Johnson, berpikir kritis adalah proses terorganisir dan jelas yang digunakan dalam aktivitas mental seperti pemecahan masalah, pengambilan keputusan, analisis asumsi, dan penemuan ilmiah.

Kurfis (1988)

Pengertian berpikir kritis menurut Kurfiss adalah suatu penilaian yang bertujuan untuk mengkaji suatu keadaan, fenomena, pertanyaan, atau permasalahan untuk memperoleh hipotesis atau kesimpulan yang mengintegrasikan seluruh informasi yang ada sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan penuh keyakinan.

Wijaya (2010:72)

Pengertian berpikir kritis menurut Wijaya adalah kegiatan menganalisis ide atau konsep ke arah yang lebih spesifik, membedakannya secara tajam, memilih, mengidentifikasi, mempelajari dan mengembangkannya ke arah yang lebih sempurna.

Baca juga: Memahami Pola Pikir


Serin dan Paul (dalam Suwarma, 2009:11)

Pengertian berpikir kritis menurut Seriven dan Paul adalah proses intelektual dengan menciptakan konsep, menerapkan, mensintesis, dan/atau mengevaluasi informasi yang diperoleh dari observasi, pengalaman, refleksi, berpikir atau komunikasi sebagai landasan untuk meyakini dan mengambil tindakan.

Gunawan (2003:177-178)

Menurut Gunawan, pengertian berpikir kritis adalah kemampuan berpikir kompleks dengan menggunakan proses termasuk analisis dan evaluasi. Berpikir kritis ini juga melibatkan kemampuan berpikir induktif (mengenali permasalahan yang terbuka, mengenali hubungan, mampu menemukan sebab dan akibat, mengambil kesimpulan dengan data yang relevan. Selain kemampuan berpikir induktif tersebut, terdapat juga kemampuan berpikir deduktif yaitu kemampuan untuk berpikir secara deduktif. memecahkan masalah keruangan, mampu membedakan fakta dan opini.

Ennis

Menurut Ennis yang dikutip Alec Fisher, pengertian berpikir kritis adalah berpikir wajar dan reflektif yang berfokus pada pengambilan keputusan tentang apa yang diyakini atau dilakukan. Dalam bernalar diperlukan kemampuan berpikir kritis, atau dengan kata lain kemampuan berpikir kritis merupakan bagian dari penalaran.

Scriven & Paul (1992)

Pengertian berpikir kritis menurut Scriven & Paul adalah suatu proses intelektual yang secara aktif dan terampil mengonsep, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan juga mengevaluasi informasi yang dikumpulkan atau juga dihasilkan dari observasi, pengalaman, refleksi, penalaran, atau komunikasi, untuk memandu keyakinan sebagai serta tindakan.

Jensen (2011: 195)

Pengertian berpikir kritis menurut Jensen adalah proses mental yang efektif dan dapat diandalkan, digunakan dalam mengejar pengetahuan yang relevan dan benar tentang dunia.

Mertes (1991)

Menurut Mertes, berpikir kritis adalah proses sadar dan disengaja yang digunakan untuk menafsirkan dan mengevaluasi informasi dan pengalaman dengan sejumlah sikap dan kemampuan reflektif yang memandu keyakinan dan tindakan.

Ciri-Ciri Berpikir Kritis

Menurut Beyer (dalam Surya, 2011:137), terdapat 8 (delapan) ciri atau ciri berpikir kritis, antara lain:

Baca juga: Memahami Kecerdasan

Karakter (disposisi)

Seseorang yang mempunyai kemampuan berpikir kritis mempunyai sikap skeptis (tidak mudah percaya), sangat terbuka, menghargai kejujuran, menghargai berbagai data dan pendapat, menghargai kejelasan dan ketelitian, mencari perbedaan pandangan, dan akan berubah sikap bila ada pendapat. dia menganggap Baik.

Kriteria (kriteria)

Dalam berpikir kritis harus mempunyai kriteria atau tolak ukur. Untuk mencapainya, Anda harus menemukan sesuatu untuk diputuskan atau diyakini. Meskipun suatu argumen dapat disusun dari beberapa sumber pembelajaran, namun kriterianya akan berbeda-beda. Jika kita hendak melaksanakan standardisasi, harus didasarkan pada relevansi, keakuratan fakta, berdasarkan sumber yang kredibel, menyeluruh, tidak memihak, bebas dari logika yang salah, logika yang konsisten, dan pertimbangan yang matang.

Argumen (argumen)

Argumen adalah pernyataan atau proposisi yang didasarkan pada data. Namun secara umum argumentasi diartikan sebagai suatu alasan yang dapat digunakan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian atau gagasan. Keterampilan berpikir kritis mencakup kegiatan pengenalan, penilaian, dan membangun argumen.

Pertimbangan atau pemikiran (reasoning)

Ini adalah kemampuan untuk merangkum kesimpulan dari satu atau lebih premis. Prosesnya akan mencakup kegiatan untuk menguji hubungan antara beberapa pernyataan atau data.

Sudut pandang (sudut pandang)

Sudut pandang merupakan suatu cara pandang atau landasan yang digunakan untuk menafsirkan sesuatu dan yang akan menentukan konstruksi makna. Seseorang yang berpikir kritis akan memandang atau menafsirkan fenomena dari berbagai sudut pandang yang berbeda.

Prosedur penerapan kriteria (prosedur penerapan kriteria)

Prosedur penerapan berpikir kritis sangat kompleks dan prosedural. Prosedur ini meliputi perumusan masalah, penentuan keputusan yang akan diambil, dan identifikasi asumsi atau perkiraan.

Baca juga: Pengertian Metode Pembelajaran

Ciri-Ciri Berpikir Kritis

Berikut ciri-ciri berpikir kritis, yaitu:

Manfaat Berpikir Kritis

Manfaat berpikir kritis antara lain:

Baca juga: Memahami Persepsi

Tujuan Berpikir Kritis

Tujuan berpikir kritis adalah untuk dapat menguji suatu pendapat dan gagasan, termasuk membuat pertimbangan atau pemikiran berdasarkan pendapat yang dikemukakan. Biasanya pertimbangan tersebut didukung dengan adanya kriteria yang dapat dipertanggungjawabkan.

Keterampilan berpikir kritis dapat mendorong seseorang untuk menemukan ide atau pemikiran baru terhadap suatu permasalahan dunia. Seseorang akan dilatih bagaimana menyeleksi berbagai pendapat, sehingga mampu membedakan pendapat yang relevan dan tidak relevan, mana pendapat yang benar dan mana pendapat yang salah. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, seseorang dapat membantu mengambil kesimpulan dengan mempertimbangkan data dan fakta yang terjadi di lapangan.

Komponen Berpikir Kritis

Menurut Seifert dan Hoffnung (dalam Desmita, 2010:154), terdapat empat komponen berpikir kritis, antara lain:

Operasi dasar penalaran

Untuk berpikir kritis, seseorang mempunyai kemampuan menjelaskan, menggeneralisasi, menarik kesimpulan deduktif dan merumuskan langkah-langkah logis lainnya secara mental.

Pengetahuan khusus domain

Dalam menghadapi suatu masalah, seseorang harus mengetahui topik atau isinya. Untuk menyelesaikan konflik pribadi, seseorang harus memiliki pengetahuan tentang orang tersebut dan dengan siapa dia berkonflik.

Pengetahuan metakognitif

Pemikiran kritis yang efektif mengharuskan seseorang untuk memonitor ketika dia mencoba untuk memahami dengan benar sebuah ide, menyadari kapan dia membutuhkan informasi baru dan mencari tahu bagaimana dia dapat dengan mudah mengumpulkan dan mempelajari informasi tersebut.

Nilai, keyakinan dan watak

Berpikir kritis berarti membuat penilaian secara adil dan obyektif. Artinya ada semacam keyakinan pada diri sendiri bahwa berpikir benar-benar mengarah pada suatu solusi. Selain itu, ini juga berarti adanya semacam watak yang gigih dan reflektif dalam berpikir.

Baca juga: Memahami Konsep Diri

Indikator Berpikir Kritis

Menurut Fisher dalam Rahmawati (2011:8), indikator kemampuan berpikir kritis antara lain:

Sedangkan menurut Ennis dalam Maftukhin (2013:24), terdapat lima kelompok indikator kemampuan berpikir kritis, antara lain:

Klarifikasi Dasar (Klarifikasi Dasar). Klarifikasi dasar dibagi menjadi tiga indikator, yaitu:

Memberikan Alasan Suatu Keputusan (Dasar Pengambilan Keputusan). Tahapan ini terbagi menjadi dua indikator yaitu

Kesimpulan (Inferensi). Tahap penutup terdiri dari tiga indikator, antara lain:

Klarifikasi Lebih Lanjut (Klarifikasi Lanjutan). Tahapan ini terbagi menjadi dua indikator yaitu

Anggapan dan Integrasi (Anggapan dan Integrasi). Tahapan ini terbagi menjadi dua indikator yaitu:

Baca juga: Memahami Karakteristik

Berpikir kritis

Pada dasarnya berpikir kritis berasal dari dalam diri seseorang. Mengembangkan pemikiran kritis dapat membantu seseorang menjadi pribadi yang tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan mencari solusi terhadap permasalahan. Berikut cara berpikir kritis:

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian berpikir kritis, ciri-ciri, manfaat, tujuan, komponen, indikator dan cara berpikir kritis. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya, sampai jumpa


Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Guru

Ada Jaminan Pensiun Untuk Guru Honorer Swasta, Namun Syaratnya cukup Bikin geleng-geleng

Berita

Honorer K2 Bakal di Pastikan Langsung diangkat PPPK Tahun Ini, Namun Harus Memenuhi Syarat Berikut

Viral

Jangan Ya Dek Ya Yang Viral Di Tiktok Asli

Bantuan Pemerintah

Untuk Siswa Baru Wajib melakukan Hal Berikut Agar PIP dan KIP dapat di Ajukan Oleh Sekolah

Viral

Ms Brew Viral Video 4 Menit Asli, Ini Link Video Untuk Nonton nya

Teknologi

Ulasan Lengkap: Pengalaman Menggunakan Situs Resmi Octa

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru

Guru

Ada Jaminan Pensiun Untuk Guru Honorer Swasta, Namun Syaratnya cukup Bikin geleng-geleng

Rabu, 24 Jul 2024 - 12:21 WIB

Berita

Honorer K2 Bakal di Pastikan Langsung diangkat PPPK Tahun Ini, Namun Harus Memenuhi Syarat Berikut

Rabu, 24 Jul 2024 - 11:10 WIB

Viral

Jangan Ya Dek Ya Yang Viral Di Tiktok Asli

Rabu, 24 Jul 2024 - 06:53 WIB

Bantuan Pemerintah

Untuk Siswa Baru Wajib melakukan Hal Berikut Agar PIP dan KIP dapat di Ajukan Oleh Sekolah

Rabu, 24 Jul 2024 - 05:06 WIB

Viral

Ms Brew Viral Video 4 Menit Asli, Ini Link Video Untuk Nonton nya

Selasa, 23 Jul 2024 - 20:41 WIB