Pengertian Jaringan Penguat Kolenkim dan Sklerenkim : Ciri, Fungsi, Struktur, Jenis Jaringan Penguat Pada Tumbuhan

- Penulis

Minggu, 5 November 2023 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan Penguat Pada Tumbuhan

Jaringan Penguat Pada Tumbuhan

Memahami Jaringan Penguat – Salah satu jenis jaringan dewasa pada tumbuhan adalah jaringan penguat. Apa itu jaringan booster? Apa fungsi jaringan penguat? Agar lebih memahaminya kali ini kita akan membahas mengenai pengertian jaringan penguat secara lengkap, ciri-ciri, fungsi, struktur dan jenis jaringan penguat pada tumbuhan.

Baca juga: Memahami Jaringan Tumbuhan

Isibersembunyi

1
Memahami Jaringan Penguat
2
Jenis Jaringan Penguat

2.1
Jaringan Kolenkim

2.1.1
Ciri-ciri Jaringan Kolenkim
2.1.2
Jenis Jaringan Kolenkim
2.2
Jaringan Sklerenkim

Memahami Jaringan Penguat

Pengertian jaringan penguat atau sering juga disebut jaringan penopang adalah salah satu jaringan penyusun tumbuhan yang berfungsi memperkuat atau menopang tubuh tumbuhan agar tumbuhan dapat berdiri tegak.

Jenis Jaringan Penguat

Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penyangga tumbuhan dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

Jaringan Kolenkim

Pengertian jaringan kolenkim adalah jaringan yang berfungsi sebagai jaringan penguat atau penunjang organ tumbuhan yang masih aktif melakukan pertumbuhan dan perkembangan.

Jaringan kolenkim tersusun atas sel-sel hidup, berbentuk memanjang dan umumnya mempunyai dinding dengan penebalan tidak beraturan. Penebalan dinding terutama terjadi pada bagian sudut dan terdiri dari bahan selulosa yang tebal. Jaringan kolenkim hanya memiliki dinding primer yang lunak, fleksibel dan tidak mengalami lignifikasi. Isi selnya bisa mengandung tanin dan kloroplas. Kolenkim dapat ditemukan pada batang, daun, bunga, serta buah dan akar yang terkena sinar matahari.

Ciri-ciri Jaringan Kolenkim

Ciri-ciri atau ciri-ciri jaringan kolenkim adalah:

  • Bentuknya memanjang sejajar dengan bagian tengah organ tempat kolenkim berada.
  • Dinding sel kolenkim tidak mengandung lignin, tetapi mengandung selulosa, pektin, dan hemiselulosa.
  • Beberapa sel kolenkim memiliki kloroplas sehingga dapat berfungsi mendukung fotosintesis.
  • Biasanya sel kolenkim mengalami penebalan lokal.
Baca Juga :  Pakta Integritas ANBK Kepala Sekolah Tahun 2023

Jenis Jaringan Kolenkim

Berdasarkan bentuk penebalannya dan letaknya, jenis jaringan kolenkim dibedakan menjadi:

Kolenkim Sudut

Kolenkim sudut merupakan jaringan kolenkim yang menebal pada bagian sudutnya. Jaringan kolenkim ini dapat ditemukan pada daun, misalnya daun seledri.

Kolenkim Lamelar

Kolenkim pipih (tangensial) merupakan jaringan kolenkim yang mengalami penebalan pada bagian dinding sel yang tangensial atau menyebar. Jaringan ini menopang kekuatan lapisan luar struktur tumbuhan, seperti batang atau daun.

Kolenkim berbentuk lingkaran

Kolenkim annular merupakan jaringan kolenkim yang dinding selnya menebal secara merata. Kolenkim jenis ini jarang ditemukan karena hanya terdapat pada daun wortel dan beberapa tanaman merambat.

Kolenkim Lacunar

Kolenkim lakunar (lacunate) merupakan jaringan kolenkim yang mengalami penebalan pada permukaan ruang antar sel.

Baca juga: Memahami Jaringan Meristem

Baca Juga :  Kumpulan Contoh Soal Barisan Aritmatika & Pembahasannya

Jaringan Sklerenkim

Pengertian jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat atau penyangga dengan dinding sekunder yang tebal karena mengandung lignin. Jaringan sklerenkim ini hanya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak lagi melakukan pertumbuhan dan perkembangan.

Jaringan sklerenkim terdiri atas serabut sklerenkim (serat sklerenkim) dan sklereid (sel batu). Serabut sklerenkim panjang, ramping, dan berbentuk untaian atau lingkaran. Serat sklerenkim dapat ditemukan pada serat rami, Agave, dan Hibiscus sabdariffa. Sedangkan sklereid lebih pendek dan bentuknya tidak beraturan. Faktanya, sklereid dapat ditemukan di seluruh bagian tumbuhan, terutama kulit kayu, pembuluh saringan, dan biji. Tempurung kelapa hampir seluruhnya terdiri dari sklereid. Sel batu pada buah dapat memberikan ciri khas, misalnya struktur berpasir pada kulit dan daging buah pir atau butiran berpasir pada daging jambu biji.

Fungsi jaringan sklerenkim adalah untuk memperkuat bagian tumbuhan yang sudah matang atau belum mengalami pertumbuhan dan perkembangan serta melindungi bagian lunak atau organ yang ada di dalamnya. Misalnya saja batok kelapa, batok biji jarak, dan kenari.

Baca juga: Memahami Jaringan Dewasa

Demikian artikel selengkapnya membahas tentang Pengertian Jaringan Penguat, Ciri-Ciri, Fungsi, Struktur dan Jenis Jaringan Penguat pada Tumbuhan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru

Guru

Download Surat Edaran Piloting PPG Guru 2024

Minggu, 21 Jul 2024 - 13:08 WIB