PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Pengertian Pencemaran Lingkungan : Penyebab, Jenis, Dampak dan Cara Mengatasinya

Pengertian Pencemaran Lingkungan : Penyebab, Jenis, Dampak dan Cara Mengatasinya

Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan – Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan manusia akan memberikan pengaruh yang besar atau kecil dan akan berdampak pada perubahan lingkungan akibat pencemaran.

Apa yang dimaksud dengan pencemaran lingkungan? Apa dampak pencemaran lingkungan?


Baca juga: Memahami Polusi Udara

Isi

bersembunyi

1
Memahami Pencemaran Lingkungan

2
Pengertian Pencemaran Lingkungan Menurut Para Ahli

2.1
Menurut RTM Sutamihardja

2.2
Menurut Sastra Wijaya

2.3
Menurut Otto Soemarwoto

2.4
Menurut Munadjad Danusaputro

2.5
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009

2.6
Keputusan Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup (1988)

2.7
Menurut Palar (1994)

2.8
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982

2.9
Lingkungan kimia

3
Penyebab Pencemaran Lingkungan

4
Jenis Pencemaran Lingkungan

4.1
Polusi air

4.2
Polusi udara

5
Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan

6
Dampak Pencemaran Lingkungan

Memahami Pencemaran Lingkungan

Pengertian pencemaran lingkungan hidup disebut juga pencemaran adalah masuknya zat, unsur, energi, dan komponen-komponen yang merugikan (bahan pencemar) terhadap lingkungan hidup dan makhluk hidup.


Pengertian pencemaran lingkungan adalah masuknya partikel, organisme atau energi lain ke dalam air atau udara.

Pencemaran lingkungan juga diartikan sebagai perubahan lingkungan hidup yang tidak diinginkan karena dapat mempengaruhi aktivitas, kesehatan, dan keselamatan makhluk hidup. Perubahan yang terjadi disebabkan oleh suatu zat pencemar yang disebut polutan. Suatu zat dapat dikatakan polutan apabila bahan atau zat asing tersebut melebihi jumlah normal, berada pada tempat yang salah, dan berada pada waktu yang tidak tepat.


Lingkungan yang tercemar akan menyebabkan tidak seimbangnya ekosistem akibat masuknya bahan-bahan pencemar ke dalam lingkungan.

Pengertian Pencemaran Lingkungan Menurut Para Ahli

Menurut RTM Sutamihardja

Pengertian pencemaran lingkungan menurut RTM Sutamihardja adalah penambahan berbagai bahan akibat kegiatan manusia terhadap lingkungan hidup dan biasanya menimbulkan dampak berbahaya terhadap lingkungan hidup.

Menurut Sastra Wijaya

Pencemaran lingkungan terjadi apabila terjadi penyimpangan terhadap lingkungan hidup yang disebabkan oleh pencemaran dan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup.

Menurut Otto Soemarwoto

Suatu lingkungan dikatakan tercemar apabila mempunyai beberapa unsur, antara lain:
(1) jika suatu zat, organisme, atau unsur lain seperti gas, cahaya, energi telah tercampur ke dalam suatu sumber daya atau lingkungan tertentu;
(2) dan dengan demikian menghalangi atau mengganggu fungsi atau tujuan sumber daya atau lingkungan tersebut.


Menurut Munadjad Danusaputro

Pengertian pencemaran lingkungan hidup menurut Munadjad Danusaputro adalah suatu keadaan masuknya bahan, energi, dan/atau informasi ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia dan/atau secara alamiah dalam batas-batas dasar atau kader tertentu, sehingga menimbulkan gangguan, kerusakan, dan/atau pencemaran lingkungan hidup. penurunan kualitas lingkungan hidup. , hingga lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dari sudut pandang kesehatan, kesejahteraan, dan keselamatan masyarakat.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009

Berdasarkan Pasal 1 angka (14) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pengertian pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau masuknya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melebihi baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Memahami Kesehatan Lingkungan

Keputusan Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup (1988)

Berdasarkan Keputusan Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor 02/MENKLH/1988, pengertian pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau masuknya makhluk hidup, zat, energi dan/atau komponen lain ke dalam air atau udara dan/atau perubahan lingkungan hidup. susunan (komposisi) air atau udara akibat kegiatan manusia dan proses alam, sehingga mutu air atau udara tersebut menjadi tidak mencukupi atau tidak dapat lagi berfungsi sesuai peruntukannya.

Menurut Palar (1994)

Pengertian pencemaran lingkungan hidup menurut Palar adalah proses perubahan ekosistem baik secara fisik, kimia maupun biologi yang dapat mengganggu kehidupan manusia karena dianggap merusak sumber daya alam yang ada di muka bumi, bahkan dapat menimbulkan bencana alam.

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982

Pengertian pencemaran lingkungan hidup menurut Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 adalah masuknya zat atau komponen energi yang merusak lingkungan hidup, atau perubahan segala bentuk tatanan lingkungan hidup, baik akibat kegiatan manusia maupun proses alam, yang dapat mengancam mutunya. lingkungan.

Lingkungan kimia

Pengertian pencemaran lingkungan dalam kimia lingkungan adalah suatu bentuk peredaran bahan kimia dengan ukuran tertentu sehingga dapat mengubah suatu kondisi atau keseimbangan ekosistem yang ada di alam, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penyebab Pencemaran Lingkungan

Berikut beberapa faktor penyebab terjadinya pencemaran lingkungan, antara lain:

Membuang sampah pada tempatnya

Membuang sampah atau sisa limbah rumah tangga ke sungai dapat menyebabkan pencemaran air sehingga dapat mengganggu kehidupan biota yang ada di sungai. Selain itu, kebutuhan manusia juga akan terganggu karena air sungai menjadi keruh dan kotor. Apalagi membuang sampah sembarangan bisa menyebabkan banjir.

Penggunaan racun dan bahan peledak untuk menangkap ikan

Penggunaan racun dan bahan peledak untuk menangkap ikan dapat membuat air terkontaminasi bahan kimia yang terkandung dalam bahan peledak dan racun. Penggunaan racun dan bahan peledak dapat merusak ekosistem perairan dan air menjadi tidak sehat lagi serta rusaknya terumbu karang dan habitat laut.

Penebangan liar

Penebangan pohon secara liar yang mengakibatkan hutan gundul dapat menyebabkan permukaan tanah semakin mengecil karena pada saat hujan banyak tanah yang terbawa oleh air yang mengalir ke sungai atau danau. Selain itu penebangan pohon secara liar juga dapat menyebabkan tanah longsor karena pada saat hujan air yang mengalir akan mudah mengikis tanah dan tanah yang tergerus akan terbawa karena tidak ada lagi akar pohon yang menahan tanah.

Selain itu, penyebab pencemaran lingkungan lainnya antara lain:

  • Asap rokok
  • Asap dari pembakaran sampah
  • Asap kendaraan
  • Pencemaran suara yaitu masuknya suara-suara atau suara-suara yang tidak diinginkan ke dalam pemukiman juga dapat mengganggu aktivitas manusia dan dapat merusak telinga.
  • Kontaminasi bahan radioaktif

Baca juga: Memahami Degradasi Lingkungan

Jenis Pencemaran Lingkungan

Berikut beberapa jenis pencemaran lingkungan, antara lain:

Polusi air

Pengertian pencemaran air atau pencemaran air adalah perubahan zat atau kandungan di dalam air, baik air sungai, danau, atau lautan luas, serta air tanah. Penyebab pencemaran air sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Salah satu contoh pencemaran air adalah pembuangan limbah pabrik atau limbah rumah tangga ke sungai atau selokan.

Ciri-ciri air bersih antara lain tidak berbau, tidak berwarna, dan jernih. Perubahan kualitas air terjadi akibat penambahan bahan organik dan anorganik yang merugikan lingkungan.

Penambahan bahan organik maupun anorganik sebagian besar disebabkan oleh limbah rumah tangga dan limbah pabrik. Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, sebaiknya pembangunan pabrik dilakukan di daerah hilir. Sebab jika pembangunan pabrik dilakukan di kawasan hulu, maka sampah akan mengalir kemana-mana dan semakin banyak kawasan yang mengalami kerusakan. Disarankan sebelum dibuang, limbah pabrik harus diolah terlebih dahulu sehingga akan mengurangi dan menghilangkan dampak pencemaran.

Bahan pencemar yang termasuk dalam bahan pencemar yang terdapat pada air tercemar adalah logam berat (B3 atau bahan beracun berbahaya), seperti arsenat, kadmium, tetraklorida, kromium, timbal, karbon, merkuri (merkuri) dan benzena. Logam berat yang masuk ke dalam tubuh organisme akan merusak jaringan tubuh.

Polusi udara

Pengertian pencemaran udara atau pencemaran udara adalah adanya penambahan komponen udara, bahan kimia, atau terbentuknya bahan kimia baru di udara yang merugikan makhluk hidup.

Pencemaran udara juga dapat diartikan sebagai suatu keadaan dimana terdapat berbagai macam zat baik fisik, kimia maupun biologi yang ada di dalam bumi. Apabila jumlah zat ini melebihi batas maka dapat menimbulkan bahaya bagi makhluk hidup yang ada di dalamnya serta dapat mengganggu keindahan dan kenyamanan hidup di muka bumi.

Polutan udara dapat berupa karbon oksida (CO, CO2), nitrogen oksida (NO, N02, N20), sulfur oksida (S02, S03), senyawa karbon (CH4, C4H10), bahan organik, tanah, asbes. timbal, karbon, partikel cair (asam sulfat, asam nitrat, minyak, pestisida), asap pembakaran bahan bakar fosil (minyak dan batubara).

Nitrogen oksida (NO, NO2, N20) dan sulfur oksida (S02, S03) akan membentuk senyawa asam dan akan mengakibatkan hujan asam yang dapat merusak lingkungan. Dampak hujan asam bagi manusia antara lain mata berair, batuk, bronkitis, emfisema. dan kanker paru-paru. Sedangkan dampak hujan asam terhadap bangunan adalah menyebabkan benda mudah lapuk, logam mudah terkorosi, karet menjadi rapuh, cat cepat pudar, dan kulit atau kertas menjadi pudar dan rapuh.

CFC (klorofluorokarbon) adalah gas pendingin di lemari es, AC, dan gas semprotan kosmetik. Gas CFC dapat menyebabkan lubang pada lapisan ozon di atmosfer. Lapisan ozon merupakan lapisan di atmosfer yang menyerap radiasi ultraviolet matahari. Lubang pada lapisan ozon menyebabkan radiasi ultraviolet matahari masuk ke bumi dan jika mengenai kulit radiasi ultraviolet dapat menyebabkan kanker kulit (melanoma).

Pembakaran minyak bumi dan batu bara menyebabkan kadar CO di udara meningkat. Akibatnya, pantulan panas dari permukaan bumi yang seharusnya dilepaskan ke luar angkasa menjadi terhambat. Peristiwa ini disebut efek rumah kaca. Efek rumah kaca akan mengubah cuaca secara global, suhu bumi yang semakin panas mengubah iklim dan cuaca menjadi tidak dapat diprediksi.

Baca juga: Memahami Sampah

Polusi tanah

Pengertian pencemaran tanah atau pencemaran tanah adalah keadaan masuknya bahan-bahan kimia buatan manusia dan mengubah lingkungan alami tanah. Biasanya pencemaran tanah terjadi akibat kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri, penggunaan pestisida, masuknya air permukaan yang tercemar ke lapisan bawah permukaan, kecelakaan dengan kendaraan pengangkut minyak dan bahan kimia, air limbah dari tempat pembuangan sampah dan limbah industri yang dibuang. langsung ke dalam tanah. tidak memenuhi syarat.

Pencemaran yang masuk ke dalam tanah akan mengendap sebagai bahan kimia beracun di dalam tanah. Zat beracun yang ada di dalam tanah dapat berdampak langsung pada manusia jika bersentuhan dan juga mencemari air tanah serta udara di atasnya.

Intensifikasi pertanian merupakan penambahan material dan energi ke dalam ekosistem pertanian untuk mengubah siklus material dan energi sehingga hasil pertanian meningkat. Namun hal ini juga dapat mempengaruhi kondisi lahan. Salah satu penyebab pencemaran tanah adalah insektisida pertanian (insektisida).

Insektisida jenis parathion merupakan racun organofosfat, yaitu racun yang mudah terurai, tidak meninggalkan bekas (residu) sehingga tidak terlalu berbahaya. Sedangkan insektisida berbahan racun organoklorin akan meninggalkan residu sehingga terkonsentrasi di jaringan tubuh organisme dan bersifat mematikan, misalnya DDT (dichloro diphenyl trichloroethane), DDD (dichloro diphenyl dichloroethane), aldrin, dan dieldrin. Bahan ini sangat berbahaya dan dapat membunuh makhluk hidup. Konsentrasi yang terakumulasi pada organisme di puncak rantai makanan akan menyebabkan kematian.

Penanaman dengan sistem monokultur (penanaman sejenis) yang memerlukan pemupukan secara terus menerus akan menyebabkan unsur hara alami terganggu. Komposisi unsur hara dalam tanah akan berubah dan terjadi penumpukan unsur hara di dalam tanah. Pergantian tanaman (rotasi tanaman) dapat mengembalikan unsur hara yang hilang (kesuburan tanah). Penanaman monokultur (penanaman sejenis) akan mengakibatkan semua tanaman memanfaatkan unsur hara yang sama dan mengakibatkan unsur hara tertentu habis atau bahkan hilang. Nah, untuk mengembalikan kesuburan tanah sebaiknya dilakukan penggantian tanaman agar kegunaan unsur-unsur tertentu dalam tanah tidak habis.

Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan, antara lain:

  • Buanglah sampah pada tempatnya. Pisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dikubur di dalam tanah untuk dijadikan kompos. Sedangkan sampah anorganik seperti plastik dan kaleng bekas dapat didaur ulang.
  • Melarang penangkapan ikan dengan menggunakan racun dan bahan peledak, namun menggunakan alat pancing untuk mendapatkan ikan agar keindahan laut tetap terjaga dan indah dipandang.
  • Tidak menebang pohon secara ilegal dan harus melakukan penghijauan atau penghijauan.
  • Melarang pembakaran terbuka.
  • Menyediakan tempat pembuangan sampah organik dan sampah anorganik di berbagai wilayah atau sebaiknya mengolah sampah organik menjadi pupuk tanaman dan sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat.
  • Jauhkan diri Anda dari orang-orang yang mengonsumsi rokok dan beri tahu mereka bahwa merokok dapat menyebabkan paru-paru dan kanker.

Baca juga: Memahami Sanitasi

Dampak Pencemaran Lingkungan

Berikut ini beberapa dampak akibat pencemaran lingkungan, antara lain:

  • Keseimbangan lingkungan atau ekosistem menjadi terganggu.
  • Banyak spesies flora dan fauna yang punah.
  • Kesuburan tanah menurun.
  • Hama tumbuh secara berlebihan dan tidak terkendali, karena predator punah akibat penggunaan pestisida.
  • Menyebabkan lubang ozon
  • Konsentrasi biologis terjadi.
  • Menyebabkan keracunan dan penyakit.

Demikianlah artikel mengenai pencemaran lingkungan, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.


Comment
Share:

Ad