PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Rangkuman Materi IPAS Kelas 4 BAB 5 Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi IPAS Kelas 4 BAB 5 Kurikulum Merdeka

Rangkuman/Ringkasan Materi IPA Kelas 4 Bab 5 “Cerita Tentang Daerahku”, Kurikulum Merdeka – Di mana kalian tinggal? Jika Anda mendapatkan pertanyaan itu, kalian pasti bisa menampilkannya dengan benar dimana rumahmu Tapi apakah kamu sudah tahu kamu tinggal di provinsi mana? Apakah kekayaan alam itu? Lalu, bagaimana dengan kehidupan masyarakat di daerah Anda? Yuk, kita belajar bersama di bab ini!

2.%20Rangkuman Ringkasan%20Mapel%20IPAS%20Kelas%204%20BAB%205%20Kurikulum%20Merdeka min

Rangkuman Materi IPA Kelas 4 BAB 5 Kurikulum Mandiri

Pada BAB 5, mahasiswa akan mempelajari 3 (tiga) mata kuliah, yaitu:

1. Topik A: Seperti Apa Daerah Tempat Tinggal Saya?

Pernah mendengar kata sejarah? Apa yang dimaksud dengan sejarah? Anda dan orang-orang di sekitar Anda semua pasti punya cerita di masa lalu. Hal yang sama berlaku untuk area tempat tinggal Anda. Nah, cerita tentang berbagai hal yang sebenarnya terjadi di masa lalu disebut sejarah.

Jauh sebelum menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), wilayah Indonesia merupakan bagian dari banyak kerajaan. Kerajaan-kerajaan ini juga membantu mengembangkan Indonesia menjadi sebuah bangsa

Kerajaan-kerajaan yang pernah berkembang di Nusantara dipengaruhi oleh tiga pola budaya, yaitu Hindu, Budha, dan Islam.

Kerajaan bercorak Hindu-Budha

Dari berbagai peninggalan diketahui bahwa Hindu-Buddha masuk ke Indonesia karena dibawa oleh pendeta Brahmana dan pedagang India. Setelah itu, muncul kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

1.%20Kerajaan%20Bercorak%20Hindu min

 

2.%20Kerajaan%20Bercorak%20Buddha min

Kerajaan bercorak Islam

Islam masuk ke Indonesia melalui pedagang dari Arab, Persia dan Gujarat. Saat itu, kekuatan Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya sudah mulai melemah. Kerajaan-kerajaan yang dikuasainya mulai pecah dan raja-rajanya memeluk Islam. Setelah itu, muncul kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

Kehidupan pada masa lampau dapat diketahui dari peninggalan sejarah berupa adat atau budaya, alat-alat yang digunakan, tulisan atau berupa bangunan. Peninggalan sejarah berupa budaya merupakan kebiasaan yang berasal dari nenek moyang dan berlaku secara turun-temurun dalam masyarakat.

3.%20Kerajaan%20Bercorak%20Islam min

Peninggalan Masa Kerajaan Hindu Budha

  • Kuil. Bangunan yang dibuat dengan tujuan untuk menghormati seseorang yang telah meninggal dari keluarga kerajaan atau terpandang.
  • Patung. Sebuah patung yang terbuat dari batu berukir menyerupai manusia atau binatang.
  • Patung. Hasil ukiran/patung itu bisa kita temukan sebagai hiasan di dinding candi.
  • Karya sastra. Peninggalan kitab-kitab sejarah seperti kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Di dalam buku inilah terkandung kata Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan persatuan kita.
  • Bahasa dan Tulisan. Peninggalan dari kerajaan Hindu-Buddha menggunakan bahasa Sanskerta dengan huruf Pallawa seperti yang tertulis pada prasasti.

Peninggalan Masa Kerajaan Islam

  • Masjid. Salah satu peninggalan sejarah Islam yang paling banyak ditemukan di Indonesia.
  • Batu nisan. Bentuk bangunan sebagai penanda pemakaman jenazah seseorang.
  • Seni Drama. Kesenian yang digunakan oleh para ulama terdahulu sebagai media penyebaran agama Islam seperti wayang, tari dan musik.
  • Karya sastra. Pada masa perkembangan Islam di Indonesia, umumnya berkembang di sekitar Selat Malaka dan Pulau Jawa. Pada umumnya mengandung ajaran-ajaran khusus, misalnya tasawuf, filsafat sosial dari tuntunan akhlak.
  • Kaligrafi. Merupakan seni menulis huruf arab dengan gaya dan susunan yang indah. Peninggalan kaligrafi pada masa lalu dapat kita temukan sebagai ornamen ukiran atau tulisan.
  • Istana. Merupakan tempat tinggal raja dan keluarganya dan juga berfungsi sebagai pusat kegiatan pemerintahan.

2. Topik B: Wilayahku dan Sumber Daya Alamnya

Tahukah Anda bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki beragam bentang alam yang berbeda? Lalu, tahukah Anda bahwa hal ini juga berpengaruh terhadap potensi sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing daerah?

Kabupaten Bima misalnya, memiliki bentang alam yang terdiri dari dataran tinggi, dataran rendah, dan beberapa kawasan yang berbatasan langsung dengan lautan. Curah hujan yang rendah pun, di dataran Kabupaten Bima, bawang merah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Bambu juga merupakan sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan. Perabot rumah tangga, perabot dapur, dan dinding rumah terbuat dari bambu. Tidak hanya itu, bambu juga digunakan sebagai alat musik dan bahan pembuatan mainan.

Di daerah Anda, pasti ada sesuatu yang bisa dan biasa digunakan orang. Itu bisa berupa tumbuhan atau hewan. Bisa juga berupa sungai, danau, rawa, gunung, dan sebagainya.

Indonesia memiliki berbagai jenis biji kopi. Ada Kopi Aceh Gayo, Kopi Toraja, Kopi Papua Wamena, Kopi Bali Kintamani, Kopi Flores Bajawa, Kopi Java Ijen Raung, Kopi Rangsang Meranti Riau, dan masih banyak lagi. Yang paling luar biasa, kopi dari Aceh hingga Papua memiliki karakteristik dan cita rasa yang berbeda.

Wah, kok bisa? Ternyata hal ini dipengaruhi oleh tanah dan ketinggian tempat kopi ditanam.

Tidak hanya tumbuhan. Ternyata beberapa hewan juga memiliki lingkungan tertentu untuk tumbuh dan berkembang biak. Itu sebabnya, di beberapa daerah kita bisa dengan mudah menemukan ikan mas, namun di daerah lain kita hanya menemukan ikan bandeng.

3. Topik C: Masyarakat di Daerah Saya

Ternyata pembangunan dan kekayaan alam di suatu daerah membuat orang-orang dari daerah lain datang untuk mencari pekerjaan atau ditugaskan di daerah tersebut. Orang yang datang bisa datang dari jauh. Bahkan mungkin dari luar pulau. Ada juga yang dari luar negeri.

Bayangkan, para pendatang juga harus membawa budayanya juga, seperti dialek dan bahasa daerahnya. Lalu, kira-kira apa yang terjadi? Ternyata budaya pendatang itu kemudian bercampur dengan budaya asli daerah sana.

Perkembangan suatu daerah, ternyata juga mempengaruhi kehidupan masyarakat. Mata pencaharian penduduk dapat berubah seiring dengan perkembangan daerah. Misalnya, suatu kawasan yang dulunya merupakan lahan pertanian atau perkebunan kemudian berkembang menjadi kawasan industri. Sehingga umumnya sebagian besar penduduk akan beralih profesi. Mulai dari petani hingga buruh pabrik.

Pengembangan dan pembangunan daerah juga menciptakan peluang untuk membuka usaha baru. Usaha yang Anda lakukan bisa menjual produk, seperti membuka toko, warung, restoran atau kafe. Bisa juga menyediakan jasa, seperti jasa transportasi, penginapan, dan juga pemandu wisata.

Selain itu, perkembangan wilayah juga mempengaruhi perilaku masyarakat. Hal ini terlihat dari caranya berbicara, gaya berpakaian, dan perubahan gaya hidupnya.

Seiring dengan banyaknya pendatang yang masuk ke suatu daerah, perkembangan daerah juga banyak terjadi. Ada budaya yang mungkin juga berubah atau mengalami pergeseran.

Kemudian muncul istilah akulturasi dan asimilasi. Akulturasi adalah percampuran dua budaya atau lebih. Biasanya timbul karena masuknya unsur budaya asing di suatu daerah.

Pertunjukan wayang kulit berasal dari Jawa tetapi dengan cerita dari India. Sedangkan asimilasi adalah penyatuan atau asimilasi dua budaya asli ke dalam budaya baru. Ini biasanya terjadi karena interaksi jangka panjang yang menghasilkan budaya campuran.

4.%20Contoh%20Asimilasi min

 

Untuk Rangkuman IPAS Semester 1 & 2 Bab-bab lain dapat dilihat secara lengkap dengan mengklik gambar berikut:

 

5.%20Download%20Buku%20Guru%20&%20Buku%20Siswa%20IPAS%20Kelas%204%20Kurikulum%20Merdeka
Ini adalah informasi tentang Rangkuman IPA Kelas 4 BAB 5 Kurikulum Mandiri yang bisa Sinau-Thewe.com share, semoga ada manfaat didalamnya dan terima kasih.

Comment
Share:

Ad