PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

1674298904 0

pusatdapodik.com – Rangkuman Materi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 7 SMP Bab 1 “AL-QUR’AN DAN SUNAH SEBAGAI PEDOMAN KEHIDUPAN” untuk pembelajaran semester 1 kurikulum mandiri.

Halo sobat kherysuryawan, kembali lagi pada kesempatan kali ini admin akan membahas materi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 7 SMP Bab 1 “AL-QUR’AN DAN SUNAH SEBAGAI PEDOMAN KEHIDUPAN” yang akan dipelajari nanti di semester 1 dan dalam kurikulum mandiri.

Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Untuk memudahkan siswa dalam belajar, diperlukan rangkuman materi. Dengan membuat rangkuman tentunya akan memudahkan siswa dalam memahami materi yang dipelajari. Begitu juga dengan guru dimana dengan membuat rangkuman materi dapat lebih mudah dalam menyajikan materi pelajaran.

Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan rangkuman materi PAI kelas 7 bab 1 kurikulum mandiri yang bersumber dari buku siswa PAI kelas 7 SMP Kurikulum Mandiri. Bagi anda yang sekolahnya sudah menggunakan kurikulum mandiri dan ingin mendapatkan rangkuman materi PAI kelas 7 bab 1 “Al-Qur’an dan As-Sunnah Sebagai Pedoman Hidup” maka anda bisa melihat pemaparannya pada artikel ini.

Sebelum admin membagikan dan menyajikan materi rangkuman PAI kelas 7 bab 1 tentang “Al-Qur’an dan Sunnah sebagai Pedoman Hidup”, maka berikut susunan materi mata pelajaran PAI kelas 7 yang akan dipelajari pada Bab 1 kurikulum mandiri:

1. QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

sebuah. Membaca

b. Tafsir QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

c. Menerapkan bacaan Alif Lām Syamsiyyah, dan Alif Lām Qamariyyah

2. Memahami Isi QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

3. Posisi Hadits terhadap Al-Qur’an

4. Perilaku antusias mempelajari Al-Qur’an dan Hadits sesuai dengan QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

5. Hafalan QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

Baiklah, untuk lebih jelasnya mengenai materi PAI kelas 7 bab 1 “Al-Qur’an dan As-Sunnah Sebagai Pedoman Hidup”, maka dibawah ini adalah rangkuman materinya :

BAB I AL-QUR’AN DAN SUNNAH SEBAGAI PEDOMAN HIDUP

1. QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

Cermati dan bacalah QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64!

1) QS an-Nisā’/4: 59

1674298896 61 Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika Anda berselisih tentang sesuatu, maka kembalikan kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnah), jika Anda beriman kepada Allah dan Hari Akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan hasilnya lebih baik (QS an-Nisā’/4:59).

2) QS an-Naḥl/16: 64

1674298897 549 Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Dan Kami tidak menurunkan Kitab (Al-Qur’an) ini kepadamu (Muhammad), kecuali agar kamu menjelaskan kepada mereka apa yang mereka berselisih, dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (QS an-Naḥl/ 16:64) ).

Menerapkan bacaan Alif Lām Syamsiyyah, dan Alif Lām Qamariyyah

Pembacaan Al-Qur’an harus sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Salah satu kaidah dalam ilmu ini adalah Alif Lām (ال ) syamsiyah dan Alif Lām (ال ) qamariyyah. Bacaan ini sering muncul dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

a) Alif Lām Syamsiyyah

Surat alim lam (ال) syamsiyyah terdiri dari 14 (empat belas) huruf, yaitu sebagai berikut:

1674298898 488 Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

b) Alif Lam (yang) Qamariyyah

Alif lam (ال ) Qamariyyah terdiri dari 14 (empat belas) huruf, yaitu:

1674298899 789 Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

2. Memahami Isi QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64

Al-Qur’an didefinisikan sebagai wahyu Allah SWT yang menjadi mukjizat dan diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. ditulis dalam mushaf, diriwayatkan mutawatir, dan membacanya bernilai ibadah. Al-Qur’an berbahasa Arab, dan ditulis pada halaman-halaman mulai dari surat al-Fātihah sampai dengan al-Nās.

Isi QS an-Nisā’/4: 59 menjelaskan untuk taat dan taat kepada Allah SWT., Rasulullah saw. dan para pemimpin kita. Ketaatan ini bersifat mutlak dan tidak dapat dinegosiasikan. Seseorang yang taat kepada Rasulullah SAW sebenarnya juga taat kepada Allah SWT. Hal ini karena tidak ada satupun perintah dari Rasulullah. yang bertentangan dengan perintah Allah SWT.

Dalam QS an-Naḥl/16: 64, Nabi Muhammad saw. diperintahkan oleh-Nya untuk menjelaskan apa yang disengketakan dalam masalah agama. Penjelasan ini akan membuat orang mampu membedakan antara benar dan salah. Al-Qur’an menjadi tuntutan menuju jalan yang benar sekaligus menjadi rahmat (kebaikan) bagi setiap orang.

Al-Qur’an berfungsi sebagai pedoman dan sumber dasar, sedangkan Hadits berfungsi untuk memberikan penjelasan atau rincian. Yakni, dengan menjelaskan makna ayat tersebut atau memberikan tuntunan untuk berperilaku sesuai tuntunan Al-Qur’an.

3. Posisi Hadits terhadap Al-Qur’an

sebuah. Pengertian Hadits

Hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an. Orang yang meyakini Al-Qur’an sebagai sumber hukum Islam harus juga meyakini Hadits sebagai sumber hukum Islam.

Ada berbagai kata yang hampir sama dengan Hadits. Kata-kata tersebut adalah sunah, khabar, dan asar. Namun, keempat kata ini memiliki perbedaan sebagai berikut:

1674298899 619 Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Merdeka

b. fungsi hadits

Secara garis besar, ada empat fungsi Hadits bagi Al-Qur’an, sebagai berikut:

1) Bayān al-Taqrīr juga dikenal sebagai Bayān al-Ta’kīd dan Bayān al-Iṡbat. Bayān al-Taqrīr adalah menegakkan dan memperkuat apa yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Fungsi Hadits ini memperkuat isi kandungan Al-Qur’an.

2) Bayān al-Tafsīr adalah penjelasan ayat-ayat yang memerlukan perincian atau penjelasan lebih lanjut, seperti ayat-ayat mujmal (umum/global), mutlaq (tanpa batas), dan ‘am (umum), sehingga fungsi hadits ini adalah untuk memberikan perincian (tafsīr) dan penafsiran ayat-ayat yang masih bersifat mutlak dan memberikan takhsi̅s (pengkhususan) terhadap ayat-ayat yang masih bersifat umum.

3) Bayān al-Tasyri’ adalah memberikan kepastian hukum Islam yang tidak ada dalam Al-Qur’an. Biasanya Al-Qur’an hanya menjelaskan dasar-dasarnya saja, misalnya zakat fitrah.

4) Bayān al-Nasakh secara bahasa berarti ibtāl (membatalkan), izālah (menghapus), tahwi̅l (memindahkan) dan tagyi̅r (mengubah). Bayan al-Nasakh adalah membatalkan ketentuan sebelumnya, karena ketentuan baru dianggap lebih bermanfaat.

4. Perilaku antusias mempelajari Al-Qur’an dan Hadits sesuai dengan QS an-Nisā’/4:59 dan QS an-Naḥl/16:64.

sebuah. Setiap orang beriman wajib menaati Allah SWT. dan Rasul-Nya.

b. Sebagai orang beriman, kita juga harus menaati para pemimpin, baik pemimpin di pemerintahan maupun ulama.

c. Ketika terjadi perdebatan tentang masalah agama, kembalilah kepada Al-Qur’an dan Hadits.

d. Baca Al-Qur’an dengan baik, pahami terjemahannya, dan baca buku-buku tafsir.

e. Membaca buku-buku yang berhubungan dengan Hadits.

f.
Berkonsultasi dengan guru mengenai bacaan atau kandungan Al-Qur’an dan Hadits.

Dari rangkuman materi PAI kelas 7 Bab 1 semester 1 kurikulum mandiri yang telah diuraikan di atas, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1.
Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT. dalam bahasa arab, sebagai mu’jizat, disampaikan secara mutawatir, tertulis dalam mushaf, dan membacanya adalah ibadah.

2.
Sunnah adalah segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad saw. baik perkataan, perbuatan, taqri̅r, kebiasaan, adab atau perjalanan hidup.

3.
Hadits adalah perkataan, perbuatan, dan taqri̅r yang berasal dari Nabi Muhammad SAW. Ada ulama yang menyamakan sunnah dengan hadits.

4.
Khabar adalah sesuatu yang bersumber atau bersandar pada nabi dan selain nabi.

5.
Aṡar adalah sesuatu yang diandalkan oleh teman dan praktisi.

6.
Fungsi sunnah adalah menegakkan dan memperkuat apa yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, menafsirkan ayat-ayat yang masih bersifat mutlak dan memberikan pengkhususan terhadap ayat-ayat yang masih bersifat umum, memberikan kepastian hukum Islam yang tidak ada dalam hukum Islam. Al-Qur’an. dan membatalkan ketentuan yang datang setelah ketentuan sebelumnya, karena ketentuan baru dianggap lebih sesuai dengan lingkungan dan lebih luas.

7.
Isi QS an-Nisā’/4: 59 adalah menjelaskan untuk taat dan taat kepada Allah SWT., Rasulullah dan para pemimpin kita, serta menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber hukum.

8.
Isi QS an-Naḥl/16: 64 menjelaskan kepada semua orang ketika terjadi perdebatan masalah agama seperti tauhid, takdir, dan hukum untuk kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits. Al-Qur’an dijadikan petunjuk dan rahmat bagi umat Islam.

Demikian informasi tentang Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 1 Kurikulum Mandiri, semoga rangkuman materi yang telah disampaikan pada postingan ini dapat bermanfaat bagi siswa maupun guru.

www.pusatdapodik.com

Comment
Share:

Ad