Sebelum Mendaftar Kurikulum Merdeka, SMK Wajib Lakukan ini

- Penulis

Selasa, 21 Februari 2023 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) terus memperkuat komunikasi dan mempublikasikan program-program strategis.

Upaya kali ini dilakukan oleh Direktorat SMK dengan menginisiasi program webinar series bertajuk “SMK” dengan tema “Penguatan Implementasi Kurikulum Mandiri SMK dan Pendaftaran Kurikulum Mandiri 2023”.

Tujuannya adalah untuk memperkuat pemahaman tentang penerapan Kurikulum Mandiri dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar sesuai dengan kebutuhan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.

Baca Juga: Tak Sengaja Tabrakan dengan Mobil Dinas, Ternyata Tak Diasuransikan

Mengingat, khususnya untuk SMK sendiri terdapat beberapa perbedaan dalam pelaksanaan Kurikulum Mandiri termasuk dalam pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5).

Oleh karena itu, satuan pendidikan SMK harus memahami Spektrum Keahlian apa yang ada dalam Kurikulum Mandiri dan dituangkan dalam aturan yang berlaku sebelum melakukan pendaftaran.

Demikian disampaikan Direktur SMK Wardani Sugiyanto saat menyampaikan dukungan Ditjen Dikti untuk membimbing satuan pendidikan SMK dalam mengimplementasikan Kurikulum Mandiri.

Baca Juga: Jadwal Hasil Seleksi PPPK Diklat Guru Tahun Anggaran 2022 Sudah Resmi Keluar, Simak Penjelasannya

“Dalam pelaksanaan IKM ada enam dukungan, yaitu Platform Merdeka Mengajar (PMM), webinar series, learning community, helpdesk, narasumber sharing good practice, dan development partner,” jelasnya dalam sambutannya di Jakarta dikutip Senin, (20 /2/2023).

Baca Juga :  Nasib Tenaga Honorer Tahun 2023 : Wajib Melalui Tahap Ini Agar Diangkat PNS, Anda Prioritas Mana?

Direktur Wardani menjelaskan, khusus melalui PMM, pendidik dan kepala sekolah dapat memanfaatkan platform tersebut untuk belajar mengajar, termasuk berkreasi dan berbagi. Pendidik dan kepala sekolah, kata dia, juga akan mendapat informasi lengkap tentang Kurikulum Mandiri dan dapat memanfaatkan alat ajar yang ada di platform sebagai referensi di satuan pendidikan masing-masing.

Baca Juga: Cek Biru Instagram Bisa Dibeli, Minat?

“Termasuk pendaftaran Kurikulum Merdeka yang dibuka mulai 6 Februari 2023, informasi lengkapnya bisa didapatkan melalui PMM,” jelas Wardani lebih lanjut.

Terkait penguatan implementasi Kurikulum Mandiri, Laila Nasyaliyah dalam paparannya menjelaskan bahwa mungkin sebagian besar satuan pendidikan di Indonesia sudah mengenal dan mengenal Kurikulum Mandiri. Pasalnya, sosialisasi dan penerapan kurikulum ini sudah dilakukan mulai tahun 2022.

“Namun, sebelum menerapkan Kurikulum Mandiri, kita tetap harus memahami karakteristik masing-masing sekolah. Kepala sekolah dan guru juga mengenal kata “kurikulum”, namun pada dasarnya mereka juga harus memahami apa itu kurikulum dan fungsinya,” jelas Laila , menekankan.

Baca Juga: Wajib Diketahui, Hasil Seleksi Guru PPPK 2022 Sudah Keluar, Guru Honorer Gembira

Khusus untuk SMK sendiri, Laila menjelaskan terdapat beberapa perbedaan dengan pelaksanaan Kurikulum Mandiri pada jenjang pendidikan lain termasuk pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5). Selain itu, satuan pendidikan SMK harus memahami Spektrum Keahlian dalam Kurikulum Mandiri dan tertuang dalam peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  DAFTAR 7 SMP Terbaik di Klaten, Didominasi SMP Swasta, Juaranya Jadi Favorit Warga Klaten, Ada yang Tau?

“Sekarang ada dua kelompok dalam struktur pendidikan SMK, Kelompok Umum dan Kelompok Vokasi. Di setiap mata pelajaran ada alokasi waktu untuk P5. P5 (di SMK) bukan lagi hanya mata pelajaran, tapi alokasi waktu itu masuk dalam semua mata pelajaran pada kelompok umum dan kelompok kejuruan,” jelas Laila selaku Ketua Kelompok Kerja Pembelajaran Implementasi Kurikulum Mandiri.

Baca Juga: Wajib Diketahui, Hasil Seleksi Guru PPPK 2022 Sudah Keluar, Guru Honorer Gembira

Lebih lanjut terkait dengan kerangka Kurikulum Mandiri SMK, beliau menjelaskan bahwa pemahaman Spektrum Keahlian di masing-masing satuan pendidikan merupakan landasan dasar dalam implementasi Kurikulum Mandiri di SMK. Dari Spektrum Keahlian ini kemudian diturunkan menjadi perangkat pengajaran, diantaranya untuk melihat Hasil Belajar, Pembelajaran dan Penilaian.

“Pada tahun 2021, seiring dengan pemberlakuan Kurikulum Mandiri, terjadi perubahan Spektrum Keahlian di SMK, dari Spektrum Keahlian yang sebelumnya diatur dengan Peraturan Dirjen Dikdas Nomor 6 Tahun 2018 tentang SMK. Spektrum Keahlian Sekolah/MAK. Saat ini ada 10 Bidang Keahlian, 50 Program Keahlian, dan 126 Kompetensi Keahlian,” pungkas Laila.

Sumber: kemendikbud.go.id

www.posflores.com

Berita Terkait

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli
Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?
Semua Honorer Yang Terdata di BKN Akan Diangkat Menjadi ASN, Begini Cara Melihat Terdata di BKN
Informasi Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag 2024: Semua Honorer Jadi ASN, Berikut Formasinya
Mulai Meredup!! Nasib Tenaga Honorer Makin Tidak Jelas, Jadi di angkat PPPK Tahun 2024 ini ?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:24 WIB

Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:59 WIB

Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:15 WIB

Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?

Berita Terbaru