Tekanan Udara: Pengertian, Rumus, Aplikasi, dan Contoh Soal

- Penulis

Jumat, 9 Juni 2023 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamat pagi teman-teman, apa kabar? Oke kan?

Jangan lupa jaga kesehatan, kali ini kita akan membahas tentang tekanan udara.

Penjelasan materi akan disampaikan pada poin-poin berikut ini.

Pengertian Tekanan Udara

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah menekan, mendorong pintu ATM, itu juga termasuk menekan. Nah, namun pada pembahasan kali ini kita fokus pada tekanan udara.

Udara memang memiliki massa yang sangat kecil, namun dengan jumlahnya yang besar di bumi ini tidak bisa dianggap ringan.

Bumi memiliki gaya yang disebut gaya gravitasi bumi, gaya ini menarik udara kebawah sehingga dikenal dengan berat.

Berat yang diakibatkan oleh gaya gravitasi bumi inilah yang akan menekan bumi sehingga timbul tekanan udara.

Pengertian tekanan udara adalah gaya yang bekerja sehingga dapat menyebabkan udara bergerak dalam satuan luas tertentu dan berpindah tempat.

Tekanan udara sangat dipengaruhi oleh kerapatan udara (air mass density) atau tingkat kerapatan.

Besarnya tekanan udara tergantung pada jumlah udara di atasnya. Saat udara berada di titik tertinggi, udara di atasnya lebih sedikit, hal inilah yang menyebabkan tekanan udara di ketinggian rendah menjadi kecil.

Berbanding terbalik dengan di dataran rendah. Selain itu tekanan udara dipengaruhi oleh suhu udara, ketika suhu udara tinggi maka molekul udara akan mengembang dan volume udara akan semakin besar.

Baca Juga :  Manfaat Air dengan Kapasitas Panas Tinggi

Ketika volume udara di atas suatu tempat tetap, maka massa udara total akan berkurang, beratnya juga akan berkurang, sehingga mempengaruhi tekanan udara yang terjadi. Dan sebaliknya.

Tekanan udara di sekitar kita dapat dituliskan secara sistematis, sistematika penulisannya dapat dilihat pada paragraf selanjutnya.

Baca juga Gaya Sentripetal & Sentrifugal.

Pengukur Tekanan Udara dan Rumusnya

Oke sobat tekanan udara adalah besaran turunan yang bisa diukur dengan alat bernama barometer.

Alat ini ditemukan oleh seorang ilmuwan asal Irlandia yaitu Robert Boyle. Ada beberapa jenis barometer yaitu barometer air raksa, barometer aneroid, barometer air dan beberapa jenis barometer lainnya.

Umumnya satuan untuk menyatakan tekanan udara adalah hectopascal. Namun, kami masih menemukan nilai tekanan udara dalam satuan cmHg pada barometer lama.

Bila dikonversi 1 cmHg = 1,103 x 105 Pa = 1 x 1,103 x 103 hectopascal.

Kita pasti sering menemukan nila dari kerapatan udara. Apakah Anda tahu cara mendapatkan nilai ini?

Penentuan massa jenis udara diperoleh dengan tiga cara yaitu pertama nilai massa jenis udara diperoleh dari pengukuran manual dengan barometer atau alat lain.

Kedua, nilai kerapatan udara langsung dianggap sama dengan nilai kerapatan udara rata-rata menurut ISA yaitu 1,2 kg/m3.

Ketiga, dengan membaca tabel hubungan densitas udara dan permukaan tanah yang disiapkan oleh CSIRO.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Informasi Manajemen : Fungsi, Tujuan, Aktivitas dan Contohnya

Namun jika kita ingin mengukur tekanan udara dengan cara perhitungan, maka dapat menggunakan rumus sistematika berikut ini:

Ph = (Pu – h/100) cmHg

Di mana

  • Ph = tekanan pada ketinggian H
  • pu = tekanan di permukaan laut
  • H = tinggi suatu tempat

Dari persamaan diatas, maka jika mencari h dapat dicari dengan persamaan sebagai berikut:

h = (Pu-Ph)x 100 m

Oke sobat selanjutnya kita akan mengetahui apa saja yang menggunakan konsep tekanan udara. Simak poin-poin berikut ini.

Baca juga Arus listrik.

Aplikasi Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita dapat menggunakan konsep tekanan udara dalam kasus berikut:

  • penerbangan pesawat.
  • Balon udara.
  • Turunan paralayang.

Agar sobat lebih paham, simak contoh tentang tekanan udara di bawah ini.

Contoh Masalah Tekanan Udara

Sebuah bukit memiliki ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Jika tekanan udara di atas permukaan laut 76 cmHg. Tentukan tekanan udara di tempat tersebut.

Diskusi

h = 500 m ; Pu = 76 cmHg = 760 mm Hg

H = (Pu-Ph)x 10

500 = (760 – x) . 10

50 = 760 – x

x = 710 mm Hg

x = 71 cmHg

Oke sobat sudah sampai pada akhir pembahasan materi tentang tekanan udara. Semoga materi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Baca juga Refleksi Cahaya.

Jangan lupa ikuti pembahasan materi di artikel lainnya. Terima kasih.

rumuspintar.com

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru