Pengertian Tekanan, Rumus dan Macam macam Tekanan
Table of content:
Pengertian Tekanan, Rumus dan Macam-macam Tekanan – Halo saudari terkasih! Kali ini kita akan membahas tentang tekanan. Apakah Anda pernah merasa tertekan? Tekanan yang kita bahas kali ini merupakan istilah dalam fisika. Yuk, simak penjelasannya!
| Pengertian Tekanan, Rumus dan Macam-macam Tekanan |
Definisi Tekanan
Tekanan adalah kuantitas fisik yang menggambarkan gaya yang diberikan pada suatu benda per satuan luas. Dalam satuan SI, tekanan diukur dalam Pascal (Pa). Tekanan juga dapat diartikan sebagai ukuran massa jenis suatu fluida dalam suatu wadah.
Misalnya, saat Anda menekan balon, Anda memberikan gaya padanya. Gaya ini didistribusikan ke seluruh permukaan balon, sehingga terdapat tekanan untuk setiap satuan luas permukaan balon.
Formula Tekanan
Rumus tekanannya adalah:
tekanan (P) = gaya (F) / luas permukaan (A)
Misalnya, jika Anda mendorong balon dengan gaya 10 N pada permukaan 0,01 m2maka tekanan yang dihasilkan adalah:
P = 10 N / 0,01 m2 = 1000Pa
Artinya, tekanan yang dihasilkan adalah 1000 Pa atau 1 kPa.
Macam-macam Tekanan
Tekanan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:
1. Tekanan Udara
Tekanan udara adalah tekanan yang diberikan oleh gas-gas di atmosfer bumi. Tekanan udara di permukaan laut sekitar 101.325 Pa atau 1 atm.
Tekanan udara dapat bervariasi tergantung pada ketinggian dan kondisi cuaca. Pada ketinggian yang lebih tinggi, tekanan udara akan lebih rendah.
2. Tekanan hidrostatis
Tekanan hidrostatis adalah tekanan yang ditimbulkan oleh fluida yang diam atau tidak bergerak. Tekanan hidrostatik pada suatu titik dalam fluida tergantung pada kedalaman titik tersebut.
Misalnya, saat Anda berenang di kolam renang, tekanan air di sekitar Anda meningkat seiring dengan kedalaman Anda di dalam air.
3. Tekanan Dinamis
Tekanan dinamis adalah tekanan yang dihasilkan oleh fluida yang bergerak. Tekanan dinamis pada suatu titik dalam fluida tergantung pada kecepatan fluida dan luas penampang yang dilalui fluida.
Misalnya, saat Anda berenang di kolam dan bergerak cepat, tekanan air di sekitar Anda meningkat.
4. Tekanan osmotik
Tekanan osmotik adalah tekanan yang dihasilkan oleh perbedaan konsentrasi zat terlarut antara dua larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel.
Misalnya, ketika Anda memasukkan sel darah merah ke dalam larutan garam yang lebih pekat, mereka akan mengalami plasmolisis karena air di dalam sel bergerak keluar sel untuk menyeimbangkan konsentrasi zat terlarut di dalam dan di luar sel. Tekanan yang dihasilkan oleh perbedaan konsentrasi zat terlarut ini disebut tekanan osmotik.
5. Tekanan Radiasi
Tekanan radiasi adalah tekanan yang dihasilkan oleh radiasi elektromagnetik atau partikel yang bersifat radiasi.
Misalnya, saat Anda berada di bawah sinar matahari, Anda akan merasakan tekanan radiasi yang ditimbulkan oleh matahari.
Pengaruh Tekanan pada Benda
Tekanan dapat mempengaruhi perilaku benda. Beberapa efek tekanan pada benda adalah:
1. Kompresi
Ketika suatu benda diberi tekanan yang cukup besar, benda tersebut dapat mengalami pemampatan atau penyusutan. Misalnya, ketika Anda menekan balon dengan kekuatan yang besar, balon tersebut akan mengalami kompresi.
2. Pendirian
Tekanan juga dapat digunakan untuk membentuk benda. Misalnya, saat Anda membuat kue bolu, adonan bolu akan ditekan ke dalam loyang sebelum dipanggang.
3. Pemisahan
Tekanan juga dapat digunakan untuk memisahkan objek. Misalnya, saat Anda memeras jeruk, sarinya dipisahkan dari serat jeruk dengan tekanan yang diberikan oleh tangan Anda.
Formula Tekanan
Formula Tekanan Umum
Tekanan adalah gaya yang diberikan pada suatu permukaan per satuan luas. Untuk menghitung besarnya tekanan yang diberikan oleh suatu benda pada permukaan benda lain, digunakan rumus berikut:
P = F/A
Informasi:
P = Tekanan (Pascal atau Pa juga bisa menggunakan satuan N/m²)
A = Luas permukaan bidang tekanan (m²)
F = gaya tekan oleh benda (N)
Perlu diketahui bahwa rumus tekanan di atas merupakan rumus dasar tekanan yang dapat digunakan untuk menghitung tekanan yang diberikan oleh suatu benda padat pada permukaan benda padat lainnya. Dalam persamaan di atas, gaya bekerja secara merata dan tegak lurus pada permukaan.
Formula Tekanan Hidrostatis
Tekanan hidrostatis diperoleh fluida statis di ruang terbuka dimana lapisan cair paling atas hanya mendapat tekanan dari udara atau atmosfer. Sehingga tekanan dari permukaan zat cair sama dengan tekanan udara atau atmosfer. Berikut persamaan tekanan hidrostatis:
Massa setara dengan produk volume dan kerapatan zat
m = ρ x V
Sehingga tekanan hidrostatis pada zat cair menjadi :
Diketahui bahwa volume merupakan hasil kali tinggi (h) dengan luas alas (A). Sehingga rumus matematika tekanan hidrostatis di atas dapat diubah menjadi sebagai berikut:
Informasi:
ρ = massa jenis cairan (kg/m³)
g = percepatan gravitasi (m/s²)
h = kedalaman atau tinggi titik ukur dari permukaan (m)
A = Luas permukaan zat cair (m²)
Rumus di atas tidak dapat digunakan untuk menghitung tekanan udara pada ketinggian tertentu di permukaan bumi. Hal ini dikarenakan tekanan udara pada ketinggian tertentu juga sangat dipengaruhi oleh kerapatan udara. Kepadatan udara sendiri bervariasi di setiap tempat.
Formula Tekanan Udara
Tekanan udara pada setiap ketinggian selalu berbeda. Semakin tinggi suatu tempat, maka tekanan udara di tempat tersebut semakin berkurang. Untuk menghitung tekanan udara berdasarkan ketinggian dari suatu tempat, dapat digunakan rumus sebagai berikut:
h = (760 – P) 10
Informasi:
h = ketinggian suatu tempat (m)
P = Tekanan udara di tempat itu (mmHg)
Contoh Masalah Tekanan
1. Balok dengan luas permukaan 0,5 m2 diberi gaya 2000 N. Hitung tekanan yang dihasilkan.
Menjawab:
P = F / A = 2000 N / 0,5 m2 = 4000Pa
Jadi, tekanan yang dihasilkan adalah 4000 Pa.
2. Sebuah ember berisi air tingginya 20 cm. Hitung tekanan hidrostatis di dasar ember.
Menjawab:
Tinggi air = 20 cm = 0,2 m
Massa jenis air = 1000 kg/m3
g = 9,8 m/s2
Tekanan hidrostatis = ρgh = 1000 kg/m3 x 9,8 m/dtk2 x 0,2 m = 1960 Pa
Jadi, tekanan hidrostatis di dasar ember adalah 1960 Pa.
Kesimpulan
Tekanan adalah kuantitas fisik yang menggambarkan gaya yang diberikan pada suatu benda per satuan luas. Tekanan dapat diukur dalam Pascal (Pa) dan dapat mempengaruhi perilaku benda. Tekanan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain tekanan udara, tekanan hidrostatik, tekanan dinamis, tekanan osmotik, dan tekanan radiasi. Rumus tekanan adalah tekanan (P) = gaya (F) / luas permukaan (A).
Terima kasih telah membaca artikel ini, saudara dan saudari terkasih! Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya!
www.bospedia.com
Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru
GABUNG

















