Bimbingan dan Konseling di Era Kurikulum Merdeka: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Penerapan
Table of content:
Pada penerapan Kurikulum Merdeka, bimbingan dan konseling menjadi salah satu layanan yang penting untuk membantu perkembangan siswa. Peran guru bimbingan dan konseling (BK) diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan psikologis siswa serta membantu perkembangan siswa. Layanan ini memliki tujuan untuk menggabungkan diri dan pribadi siswa agar menjadi seseorang yang lebih baik lagi.
Sehingga layanan bimbingan dan konseling berfokus pada pengembangan perilaku siswa sehingga mempunyai karakter hebat untuk masa depan. Maka dari itu tugas sebagai guru BK ini bukanlah tugas yang mudah dan dibutuhkan kemampuan serta keterampilan dalam memahami dan memberikan saran pada siswa.
Penerapan bimbingan dan konseling di era pembelajaran Kurikulum Merdeka adalah sebagai konseling atau koordinator untuk mewujudkan kesejahteraan psikologis siswa. Sebelum memahami layanan penerapan bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka, Anda harus mengetahui terlebih dahulu pengertian, fungsi seat manfaat guru BK.
Pengertian bimbingan dan konseling dalam sekolah
Tahukah Anda pengertian dan bimbingan konseling? Dalam bahasa Inggris guidance atau bimbingan memiliki arti menunjukkan, menentukan atau mengemudikan. Sedangkan secara harfiah bimbingan adalah memandu, mengelola, mengarahkan. Jadi bimbingan adalah sebuah aktivitas yang bertujuan untuk membantu individu memahami dirinya dan dunia serta upaya mencapai realisasi diri.
Sedangkan konseling secara bahasa berasal dari bahasa latin consilium yang mempunyai arti dengan atau bersama. Dalam bahasa Inggris counseling mempunyai arti nasihat, anjuran, pembicaraan. Jadi konseling adalah upaya memberikan nasihat atau anjuran dalam pembicaraan.
Menurut Syamsu Yusuf (2009) bimbingan dan konseling merupakan sebuah proses bantuan konselor kepada individu atau konseli yang dilakukan secara berkesinambungan supaya bisa memahami potensi yang terdapat dalam diri serta lingkungannya. Sedangkan menurut Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 bimbingan dan konseling dijelaskan sebagai sebuah upaya sistematis, objektif, logis, dan berkelanjutan serta terprogram yang dilakukan oleh konselor atau guru BK, hal tersebut merupakan salah satu fasilitas untuk mengembangkan siswa dalam mencapai kemandirian hidupnya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa bimbingan dan konseling merupakan sebuah rangkaian proses kegiatan dimana seseorang ahli memberikan bantuan melalui tatap muka, baik individu maupun kelompok yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh konseli.
Tujuan bimbingan dan konseling
Tujuan utama bimbingan dan konseling pada sekolah adalah untuk membantu siswa mengemabangkan kemampuannya serta mendoronag perkembangan yang baik. menurut Abin Syamsudin (2004) tujuan layanan bimbingan dan konseling adalah supaya individu dapat mencapai taraf perkembangan dan kebahagian yang optimal.
Layanan bimbingan dan konseling dapat membantu dan membekali siswa untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sehingga berpengaruh positif terhadap prestasinya.
Tujuan fasilitas bimbingan dan konseling yang diadakan di sekolah lainnya antara lain adalah sebagai berikut.
- Membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baik disekolah maupun lingkungan masyarakat.
- Mendorong siswa mengembangkan kemampuannya dalam hal belajar, potensi, keunikan serta citra dirinya.
- Membantu siswa menyelesaikan hambatan yang dimiliki agar dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik
- Membantu meningkatkan bakat dan minat siswa pada bidang yang dikuasainya
- Membantu siswa merencanakan kegiatan penyelesaian studi dan perkembangan karir untuk mempersiapkan siswa di masa depan
- Membantu siswa mengembangan seluruh potensi dan kekuatan yan dimilikinya
Fungsi bimbingan dan konseling
Bimbingan konseling di sekolah mempunyai fungsi yang sangat penting bagi siswa karena menyangkut perkembangan dan perencanaan karir dimasa depan. Fungsi layanan bimbingan dan konseling dapat terlaksana secara maksimal jika ada kerjasama antara guru BK, guru di sekolah dan juga siswa itu sendiri. Berikut fungsi bimbingan konseling di sekolah.
- Memberikan layanan pada siswa agar dapat memahami dan mengerti dirinya serta lingkunganya. Sehingga siswa dapat mengembangkan potensi pribadinya dengan optimal dan memiliki lingkungan sehat untuk berkembang.
- Memberikan siswa menyesuaikan diri dengan orang lain, lingkungan, keluarga agar terjadi keharmonisan antara siswa dengan lingkungannya sehari-hari.
- Siswa memperoleh perkembangan optimal dan menjadi pribadi yang baik
- Siswa dapat menentukan minat, bakat dan potensinya dimana hal ini penting saat siswa akan memilih kegiatan ekstrakurikuler, atau penentuan jurusan saat menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
- Membantu siswa menetukan karir dan kehalihan lainnya yangs esuai dnegan kemampuannya.
- Mengantisipasi permasalahan yang dialami siswa sehingga siswa mengetahui tindakan pencegahan yang tepat.
- Membantu guru, kepala sekolah, staf dan para pelaksana pendidikan menyesuaikan program pendidikan sesuai dengan latar belakang pendidikan, minat dan kemampuan siswa
- Membantu meluruskan tindakan, dan pemikiran yang menyimpang yang diekspresikan oleh siswa, memberikan bimbingan yang logis dan sehat.
- Meningkatkan prestasi siswa dengan memberikan bimbingan terkait cara peningkatan gaya belajar yang sesuai dengan latar belakang siswa.
Penerapan bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka
Peran bimbingan dan konseling pada penerapan Kurikulum Merdeka adalah sebagai koordinator untuk mewujudkan kesejahteraan psikologis siswa agar dapat mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya dalam mencapai perkembangan dan karir yang optimal. Bimbingan dan konseling juga sebagai perencana dan penyusun proyek penguatan profil pelajar Pancasila.
Dalam menjalankan fungsinya guru BK harus bertindak aktif mendengar, memberikan tanggapan, menemukan permasalahan dan penyelesaian, terkait dengan kehidupan siswa. Penerapan bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka diwujudkan dengan adanya layanan-layanan berikut.
-
Bimbingan dan konseling untuk layanan belajar
Guru BK dan guru pelajaran dapat melakukan asesmen, sebelum memulai pelajaran kemudian hasil asesmen kognitif tersebut digunakan untuk membuat strategi pembelajaran yang tepat. Untuk guru BK hasil tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan program bimbingan dan konseling.
-
Bimbingan dan konseling untuk layanan sosial
Dalam hal ini bimbingan dan konseling membantu siswa untuk memahami lingkungan. Jika terjadi konila antar siswa makan pendidik harus menjadi pengusaha yang bijaksana.
-
Bimbingan dan konseling untuk layanan karir
Layanan karir dilakukan untuk mengetahui minat dan bakat siswa dengan cara melakukan asesmen kognitif sebagai upaya perencanaan karir. Guru BK dapat melakukan Tes Kecerdasan potensi anak kemudian hasilnya dapat digunakan untuk memahami ketertarikan dan minat siswa. Sehingga guru BK dapat memandu siswa untuk merencanakan karir atau pilihan ekstrakurikuler yang tepat.
Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru
GABUNG







