Ada Lebih dari 5 Kategori Tenaga Honorer Ini Yang Tidak Bisa diangkat Jadi PPPK, Apa Saja Itu ? Simak Baik-baik

- Penulis

Senin, 19 Februari 2024 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada Lebih dari 5 Kategori Tenaga Honorer Ini Yang Tidak Bisa diangkat Jadi PPPK

Ada Lebih dari 5 Kategori Tenaga Honorer Ini Yang Tidak Bisa diangkat Jadi PPPK

pusatdapodik.com – Pemerintah Indonesia telah meluncurkan kebijakan baru terkait Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai upaya untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi di berbagai sektor pemerintahan. Namun, tidak semua kategori tenaga honorer dapat diangkat menjadi PPPK. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai lebih dari 5 kategori tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PPPK.

1. Tenaga Honorer dengan Usia di Atas 35 Tahun

Salah satu persyaratan utama untuk menjadi PPPK adalah memiliki usia maksimal 35 tahun. Hal ini mengindikasikan bahwa tenaga honorer yang usianya melebihi batas tersebut tidak dapat diangkat menjadi PPPK. Meskipun telah memiliki pengalaman dan kualifikasi yang cukup, batasan usia ini menjadi kendala tersendiri bagi sebagian tenaga honorer.

2. Tenaga Honorer dengan Pendidikan Dibawah Sarjana

Meskipun telah memiliki pengalaman kerja yang cukup lama, tenaga honorer yang hanya memiliki pendidikan D3 ke bawah tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PPPK. Kebijakan ini menuntut adanya minimal gelar sarjana sebagai syarat utama, sehingga tenaga honorer dengan latar belakang pendidikan yang lebih rendah akan terdiskualifikasi.

Baca Juga :  Kemendikbudristek Dukung Terwujudnya Kesetaraan Hak Disabiltas di Perfilman

3. Tenaga Honorer dengan Status PNS Atau Bukan PNS

Kebijakan pengangkatan PPPK tidak berlaku bagi tenaga honorer yang statusnya sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai PNS. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada tenaga honorer yang belum memiliki kepastian status kepegawaian.

4. Tenaga Honorer dengan Catatan Kedisiplinan Buruk

Tenaga honorer yang memiliki catatan kedisiplinan buruk atau pernah terlibat dalam pelanggaran etika dan kode etik kepegawaian tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PPPK. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa PPPK yang diangkat memiliki integritas dan moralitas yang baik.

5. Tenaga Honorer dengan Masa Kerja Kurang dari Batas Minimum

Salah satu syarat utama untuk menjadi PPPK adalah memiliki masa kerja sebagai tenaga honorer selama minimal 5 tahun. Tenaga honorer yang masa kerjanya kurang dari batas minimum ini tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai PPPK.

Baca Juga :  DAFTAR 5 Daerah dengan UMK Terendah di Provinsi Jawa Tengah 2023, Nomor 1 Bukan Semarang, Tapi Daerah Ini...

Mengapa Kebijakan Ini Penting?

Kebijakan pengangkatan PPPK ini penting karena memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi di berbagai sektor pemerintahan. Dengan adanya PPPK, tenaga honorer akan mendapatkan status kepegawaian yang lebih jelas dan hak-hak yang lebih terjamin, seperti tunjangan dan jaminan sosial.

Kesimpulan

Meskipun kebijakan pengangkatan PPPK memberikan harapan baru bagi tenaga honorer di Indonesia, tidak semua kategori tenaga honorer memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PPPK. Oleh karena itu, penting untuk memahami lebih dalam mengenai syarat-syarat dan kriteria yang diperlukan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal. Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kategori tenaga honorer yang tidak bisa diangkat menjadi PPPK.

Dengan demikian, semoga pembaca dapat lebih memahami tentang siapa saja yang memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PPPK dan mengapa kebijakan ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer di Indonesia. Terima kasih telah membaca artikel ini dengan seksama.

Berita Terkait

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli
Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?
Semua Honorer Yang Terdata di BKN Akan Diangkat Menjadi ASN, Begini Cara Melihat Terdata di BKN
Informasi Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag 2024: Semua Honorer Jadi ASN, Berikut Formasinya
Mulai Meredup!! Nasib Tenaga Honorer Makin Tidak Jelas, Jadi di angkat PPPK Tahun 2024 ini ?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:24 WIB

Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:59 WIB

Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:15 WIB

Tenaga honorer Makin Rumit, Sekarang Gaji Akan di Potong 3% Untuk Tapera ?

Berita Terbaru