PusatDapodik
Home Umum MODUL AJAR SEKOLAH PENGGERAK TERBARU 2024

MODUL AJAR SEKOLAH PENGGERAK TERBARU 2024

no pengaduan

1. KONSEP MODUL PENGAJARAN

  1. Modul ajar adalah sejumlah alat media, metode, petunjuk, dan pedoman yang dirancang secara sistematis dan menarik.
  2. Modul ajar merupakan implementasi dari Alur Tujuan Pembelajaran yang dikembangkan dari Hasil Belajar dengan sasaran Profil Siswa Pancasila.
  3. Modul ajar disusun menurut fase atau tahapan perkembangan siswa, dengan mempertimbangkan apa yang akan dipelajari dengan tujuan pembelajaran, dan didasarkan pada pengembangan jangka panjang.
  4. Guru perlu memahami konsep modul ajar agar proses pembelajaran lebih menarik dan bermakna.
2. KOMPONEN MODUL PENGAJARAN
 

 

1667479520 491 MODUL AJAR SEKOLAH PENGGERAK
  1. Guru pada satuan pendidikan diberikan kebebasan untuk mengembangkan modul ajar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar siswa.
  2. Modul pengajaran dilengkapi dengan komponen-komponen yang menjadi dasar proses persiapan.
  3. Komponen modul ajar dalam panduan diperlukan untuk melengkapi persiapan pembelajaran.
  4. Komponen modul pengajaran dapat ditambahkan sesuai dengan mata pelajaran dan kebutuhan
Mari kita pelajari komponen modul pengajaran
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Informasi tentang modul ajar yang dikembangkan terdiri dari:
  • Nama penulis, institusi, dan tahun penyusunan Modul Pengajaran.
  • Tingkat sekolah (SD/SMP/SMA)
  • Kelas
  • Alokasi waktu (penentuan alokasi waktu yang digunakan adalah alokasi waktu sesuai jam pelajaran yang berlaku di masing-masing unit kerja)
B. KOMPETENSI AWAL
Kompetensi awal adalah pengetahuan dan/atau keterampilan yang perlu dimiliki siswa sebelum mempelajari topik tertentu. Kompetensi awal merupakan ukuran seberapa dalam modul ajar dirancang.
C. PROFIL SISWA PANCASILA
Merupakan tujuan akhir dari suatu kegiatan pembelajaran yang erat kaitannya dengan pembentukan karakter siswa. Profil Mahasiswa Pancasila (PPP) dapat tercermin dalam isi dan/atau metode pembelajaran.
Pada modul pembelajaran Profil Siswa Pancasila tidak perlu dicantumkan seluruhnya, tetapi dapat memilih Profil Siswa Pancasila yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran dalam modul pembelajaran. Keenam dimensi Profil Mahasiswa Pancasila tersebut saling terkait dan terintegrasi dalam semua mata pelajaran melalui (jelas terlihat pada):
  • bahan/isi pelajaran,
  • pedagogi, dan/atau
  • kegiatan proyek atau
  • penilaian
Setiap modul ajar memuat satu atau lebih unsur dimensi Profil Siswa Pancasila yang telah ditentukan.
D. FASILITAS DAN PRASARANA
Apakah fasilitas dan bahan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Sarana mengacu pada alat dan bahan yang digunakan, sedangkan prasarana meliputi bahan lain yang relevan dan sumber bahan ajar yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Ketersediaan bahan disarankan untuk mempertimbangkan kebutuhan siswa dengan keterbatasan atau kelebihan. Teknologi, termasuk sarana dan prasarana yang penting diperhatikan, juga dimanfaatkan untuk pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.
E. SISWA TARGET
Target siswa adalah;
  • Siswa reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
  • Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas hanya pada satu gaya, misalnya dengan audio. Mengalami kesulitan dengan bahasa dan pemahaman bahan ajar, kurang percaya diri, sulit berkonsentrasi jangka panjang, dll.
  • Siswa berprestasi tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan kepemimpinan.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Merupakan model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis tentang pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh online (PJJ Online), pembelajaran jarak jauh offline (PJJ Offline), dan blended learning.
2. KOMPONEN INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran harus mencerminkan esensi pembelajaran dan harus dapat diuji dengan berbagai bentuk penilaian sebagai bentuk demonstrasi pemahaman.
Tujuan pembelajaran menentukan kegiatan pembelajaran, sumber yang digunakan, kesesuaian dengan keragaman siswa, dan metode penilaian yang digunakan.
Tujuan pembelajaran dapat mengambil banyak bentuk: pengetahuan dalam bentuk fakta dan informasi, serta prosedural, pemahaman konseptual, keterampilan berpikir dan bernalar, dan strategi kolaboratif dan komunikasi.
B. PENGERTIAN YANG BERARTI
Pemahaman yang bermakna adalah informasi tentang manfaat yang akan diperoleh siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Manfaat tersebut nantinya dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh kalimat pemahaman yang bermakna:
  • Manusia berorganisasi untuk memecahkan masalah dan mencapai suatu tujuan.
  • Makhluk hidup beradaptasi dengan perubahan habitat.
C. PERTANYAAN PEMBANGUN
Trigger question dibuat oleh guru untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis pada siswa. Soal-soal yang lebih ringan membimbing siswa untuk memperoleh pemahaman yang bermakna sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Misalnya, dalam pembelajaran menulis cerpen, guru dapat mendorong pertanyaan-pertanyaan yang lebih ringan sebagai berikut:
  • Apa yang membuat cerita pendek menarik untuk dibaca?
  • Jika Anda diminta untuk membuat akhir yang berbeda, apa yang akan Anda sarankan?
D. KEGIATAN BELAJAR
Urutan kegiatan pembelajaran inti berupa langkah-langkah konkrit kegiatan pembelajaran, meliputi pilihan pembelajaran alternatif/alternatif dan langkah-langkah penyesuaian dengan kebutuhan belajar siswa.
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran ditulis secara berurutan sesuai dengan durasi waktu yang direncanakan, meliputi tiga tahap yaitu pendahuluan, inti, dan penutup berdasarkan metode pembelajaran aktif.
E. PENILAIAN
Penilaian digunakan untuk mengukur prestasi belajar di akhir kegiatan. Kriteria pencapaian harus didefinisikan secara jelas sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
Jenis penilaian:
  • Penilaian sebelum pembelajaran (diagnostik)
  • Penilaian selama proses pembelajaran (formatif)
  • Penilaian di akhir proses pembelajaran (sumatif).
Bentuk penilaian yang dapat dilakukan :
  • Sikap (Profil Mahasiswa Pancasila) dapat berupa: observasi, penilaian diri, penilaian sejawat, dan anekdot.
  • Pertunjukan (presentasi, drama, pameran, jurnal, dll.)
  • Tertulis (tes objektif: esai, pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah).
F. PENGAYAAN DAN PERBAIKAN
Pengayaan merupakan kegiatan pembelajaran yang diberikan kepada siswa yang berprestasi agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal.
Remedial diberikan kepada siswa yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau mengulang pembelajaran. Dalam merancang kegiatan pengayaan perlu memperhatikan pembedaan, misalnya lembar belajar/kegiatan yang berbeda dengan kelas.
3. LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA SISWA
LKS ini ditujukan untuk siswa (bukan guru) dan dapat diperbanyak sesuai kebutuhan untuk diberikan kepada siswa termasuk siswa non reguler.
B. BAHAN BACAAN GURU & SISWA
Bahan bacaan bagi guru dan siswa digunakan sebagai pemantik sebelum kegiatan dimulai atau untuk memperdalam pemahaman materi pada atau di akhir kegiatan pembelajaran.
C. DAFTAR ISTILAH
Glosarium adalah kumpulan abjad istilah dalam bidang yang dilengkapi dengan definisi dan makna. Glosarium diperlukan untuk kata atau istilah yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.
D. REFERENSI
Daftar pustaka merupakan sumber referensi yang digunakan dalam pengembangan modul ajar. Referensi yang dimaksud adalah semua sumber belajar (buku siswa, buku referensi, majalah, koran, situs internet, lingkungan sekitar, nara sumber, dll)
Berikut ini admin bagikan contoh modul ajar yang mungkin diperlukan untuk pengembangan selanjutnya. Unduh disini:
https://www.biokata.com/2022/11/modul-ajar-school-penggerak.html
https://www.biokata.com/2022/11/modul-ajar-school-penggerak.html

 

 
 
Hal ini terkait dengan MODUL PENGAJARAN SEKOLAH MOTOR.. Semoga bermanfaat!
Comment
Share:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ad