Jawaban Soal Jelaskan Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Relevan dan Berdampak

- Penulis

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSAT DAPODIK – Mengapa pengelolaan kinerja guru di PMM bisa dikatakan lebih ringkas, lebih relevan, dan lebih berdampak? Adapun, alasan di balik pendekatan ini bisa ditemukan dalam ketiga aspek tersebut, yang mana pengelolaan kinerja guru di PMM mengacu pada kesederhanaan, relevansi, serta dampak yang nyata. Hal ini memberikan fondasi kuat untuk dapat meningkatkan efektivitas kinerja.

Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PPM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak?

Pengelolaan Kinerja Guru (PKG) di Platform Merdeka Mengajar (PMM) diketahui dirancang untuk menjadi lebih ringkas, relevan, dan berdampak dibandingkan dengan sistem yang sebelumnya. Dibawah ini merupakan beberapa alasannya:

1. Lebih Ringkas

PKG di PMM menggunakan siklus singkat yaitu selama 6 bulan, dengan fokusnya ada pada satu indikator kinerja utama per siklus. Hal ini diketahui menyederhanakan proses perencanaan, pelaksanaan, serta penilaian kinerja.

Bukti kinerja guru akan didokumentasikan secara digital di PMM, sehingga lebih mudah untuk diakses dan dianalisis. Guru dan kepala sekolah juga bisa memantau kemajuan kinerja secara berkala dengan melalui PMM, sehingga bisa melakukan penyesuaian jika dibutuhkan.

2. Lebih Relevan

KG di PMM berfokus pada pengembangan kompetensi guru, bukan hanya pada penilaian. Guru bisa menentukan sasaran kinerja yang kontekstual sesuai pada kebutuhan belajar peserta didik serta kondisi sekolahnya.

Data kinerja guru akan dianalisis guna mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan untuk dapat menginformasikan pengembangan profesional.

3. Lebih Berdampak

PKG di PMM diharapkan bisa meningkatkan hasil belajar pada peserta didik dengan melalui peningkatan kualitas pembelajaran. Guru dan kepala sekolah akan lebih akuntabel atas kinerjanya karena dokumentasi serta pemantauan dilaksanakan secara transparan.

PKG di PMM juga bisa membantu guru untuk mengembangkan karirnya dengan menyediakan data serta informasi yang akurat terkait kinerjanya. Berikut ini merupakan beberapa contoh yang menunjukkan bagaimana PKG di PMM bisa berdampak positif:

  1. Seorang guru yang mengidentifikasi bahwa muridnya mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika bisa fokus pada pengembangan kompetensinya dalam bidang tersebut.
  2. Seorang kepala sekolah bisa menggunakan data kinerja guru untuk dapat memberikan pelatihan dan pengembangan yang ditargetkan.
  3. Kemendikbudristek bisa menggunakan data kinerja guru dengan agregat untuk mengidentifikasi tren serta masalah dalam sistem pendidikan nasional.
Baca Juga :  Jawaban PMM : Apa Saja Kegiatan, materi, Manfaat Yang Anda Harapkan Ada Dalam Modul ini?

Jika dilihat secara keseluruhan, PKG di PMM adalah langkah maju dalam pengelolaan kinerja guru di Indonesia. Dengan adanya desain yang lebih ringkas, relevan, dan berdampak, PKG diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar pada peserta didik.

Alternatif Jawaban Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak?

Jawaban Soal Jelaskan Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas- Relevan dan Berdampak

Mengapa pengelolaan kinerja guru di PMM bisa dikatakan lebih ringkas, lebih relevan dan lebih berdampak? Sebenarnya penyebab belum optimalnya kinerja guru berhubungan dengan masalah kompetensi serta motivasi kerja guru yang dapat dikatakan masih jauh dari standar.

Sedangkan di PMM, pengelolaan kinerja guru sudah terfokuskan terhadap hal-hal penting, seperti diantaranya kompetensi dan motivasi itu sendiri. Adapun, beberapa alasan pengelolaan kinerja guru di PMM lebih ringkas, relevan dan berdampak yaitu sebagai berikut:

1. Kesederhanaan dan Kekompakan

Pengelolaan kinerja guru di PMM diketahui telah disederhanakan menjadi tiga tahapan utama, yaitu diantaranya ada perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Hal ini diketahui menciptakan proses yang lebih terkonsentrasi dan terarah, meminimalkan beban kompleksitas yang menghambat guru.

Dengan menghilangkan tahap penilaian kinerja tambahan, PMM dapat menciptakan kesederhanaan yang mampu membuat para guru untuk fokus terhadap esensi peningkatan kinerja tanpa distraksi yang tidak perlu.

Baca Juga :  Cara Menilai Dokumen Refleksi Tindak Lanjut Guru Oleh Kepala Sekolah di Platform Merdeka Mengajar

Keberhasilan kesederhanaan ini bisa dilihat dari kemampuan guru dalam memahami serta menerapkan langkah-langkah perbaikan secara lebih cepat dan efektif.

2. Relevansi yang Lebih Tinggi

Pentingnya relevansi dalam pengelolaan kinerja guru di PMM tercermin dalam penerapan indikator kinerja yang mana sesuai dengan realitas lapangan. Indikator yang lebih relevan dapat membantu menciptakan hubungan yang kuat baik itu antara evaluasi kinerja dan praktik pengajaran sehari-hari.

Guru dinilai berdasarkan dengan konteks pembelajaran aktual, sehingga hasil evaluasi akan memberikan gambaran yang lebih akurat terkait kontribusi terhadap proses pembelajaran.

3. Dampak yang Nyata

PMM dinilai memandang dampak sebagai elemen kunci dalam pengelolaan kinerja guru. Fokus pada satu praktik pembelajaran yang paling relevan mampu membuat guru untuk memberikan perubahan secara lebih signifikan.

Dorongan untuk dapat pengembangan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dapat memberikan fleksibilitas kepada guru untuk memprioritaskan area-area dimana perlu meningkatkan keterampilannya. Dengan melalui pendekatan ini, PMM akan memastikan bahwa setiap upaya perbaikan yang dilakukan oleh guru akan membawa dampak positif pada kualitas pembelajaran.

Hal tersebut yang menjadi alasan utama mengapa pengelolaan kinerja guru di PMM dapat dikatakan lebih ringkas, lebih relevan dan lebih berdampak. Pengelolaan di PMM, telah membuktikan bahwa pendekatan yang lebih efisien dan terarah mampu membawa perubahan yang positif.

Kesimpulan

Demikian penjelasan lengkap tentang jawaban soal mengapa pengelolaan kinerja guru di pmm bisa di katakan lebih ringkas, lebih relevan dan lebih berdampak. Semoga jawaban soal yang disampaikan di atas bisa bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai referensi.

Berita Terkait

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB
Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru
Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini
Tirta Dalam Coaching Guru Penggerak, Yuk Pahami Alurnya!
Piloting PPG Daljab 2024 (Sistem Baru Menuju Sertifikasi Guru Profesional)
Kontrak Honorer Akan Diperpanjang Sampai 2027? Pertanda Kuat Honorer Tidak Jadi Dihapus
Ada beberapa Tunjangan Guru Yang nantinya Akan di Hapus Mulai Tahun 2025, Apa saja itu ?
Bukan Tanggal 15 Juli, MenpanRB Targetkan Seleksi CPNS 2024 Tetap Dibuka Bulan Juli
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:46 WIB

Ini Yang Harus Bapak/ibu Lakukan Jika sudah Terpanggil PPG Daljab 2024 di SIMPKB

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:50 WIB

Cara Melihat Penilaian Pengelolaan Kinerja PMM di E- Kinerja BKN Untuk Guru

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:24 WIB

Selamat untuk Guru Jateng, TPG TW 2 Akan Segera di Kirimkan ke Rekening Pertengahan Juli Ini

Senin, 15 Juli 2024 - 19:23 WIB

Tirta Dalam Coaching Guru Penggerak, Yuk Pahami Alurnya!

Senin, 15 Juli 2024 - 11:13 WIB

Piloting PPG Daljab 2024 (Sistem Baru Menuju Sertifikasi Guru Profesional)

Berita Terbaru