Pengertian Saham : Jenis, Manfaat dan Risiko Saham

- Penulis

Jumat, 10 November 2023 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham

Saham

Definisi Saham – Apa yang dimaksud dengan saham? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian saham menurut para ahli, jenis, manfaat dan risiko saham secara lengkap.

Baca juga: Kontrak Berjangka Indeks Saham


Isi

bersembunyi

1
Definisi Saham

2
Pengertian Saham Menurut Para Ahli

2.1
Bambang Riyanto (2001:240)

2.2
Tjiptono Darmaji dan Hendy M. Fakhrudin (2006:178)

2.3
Sunariyah (2006:126-127)

2.4
Sapto Raharjo

2.5
Swadidji Widoatmodjo

2.6
Nofie Iman

3
Jenis Saham

3.1
Saham Biasa (Saham Biasa)

3.2
Saham Preferen (Saham Preferen)

3.3
Saham BlueChip

3.4
Saham Pendapatan

3.5
Saham Pertumbuhan

3.6
Saham Spekulatif

3.7
Melawan Saham Siklus

4
Manfaat Saham

4.1
Dividen

4.2
Keuntungan Modal

5
Risiko Saham

5.1
Tidak Ada Pembagian Dividen

5.2
Risiko Likuidasi

5.3
Saham Dihapus dari Bursa

5.4
Capital Loss atau Kehilangan Modal

Definisi Saham

Pengertian saham adalah surat berharga sebagai tanda kepemilikan seseorang atau suatu badan terhadap suatu perusahaan.

Pengertian saham adalah sesuatu yang berharga yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas atau biasa disebut Emiten. Saham ini digunakan untuk menyatakan bahwa pemilik saham memiliki sebagian dari perusahaan tersebut. Jadi, jika seorang investor membeli saham, maka otomatis ia menjadi pemilik atau pemegang saham perusahaan tersebut.


Saham digunakan untuk menyatakan bahwa pemegang saham adalah pemilik sebagian perusahaan. Jadi, jika seorang investor membeli saham, maka otomatis ia menjadi pemilik atau pemegang saham perusahaan tersebut.

Bentuk atau bentuk saham adalah sebuah kertas yang menjelaskan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan kertas tersebut. Berinvestasi di saham sama saja dengan menabung di bank, setiap kali Anda menyetorkan tabungan Anda, Anda akan mendapatkan selembar kertas yang menjelaskan bahwa Anda telah menyetorkan sejumlah uang. Sedangkan pada investasi saham, yang diterima bukanlah slip melainkan saham.
Saham juga diartikan sebagai satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen keuangan yang mengacu pada bagian kepemilikan suatu perusahaan. Dengan menerbitkan saham, hal ini memungkinkan perusahaan yang membutuhkan pembiayaan jangka panjang untuk “menjual” kepemilikan dalam bisnis tersebut dengan imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal usaha selain menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar perdana atau pasar sekunder.


Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Bambang Riyanto (2001:240)

Pengertian saham menurut Bambang Riyanto, Saham adalah bukti pengembalian saham atau keikutsertaan dalam suatu perseroan terbatas, bagi yang bersangkutan yang menerima hasil penjualan sahamnya tetapi melekat pada perseroan itu seumur hidupnya, padahal pemegang saham sendiri tidak mempunyai peranan yang tetap, karena sewaktu-waktu pemegang saham dapat menjual sahamnya.

Tjiptono Darmaji dan Hendy M. Fakhrudin (2006:178)

Pengertian saham menurut Tjiptono Darmaji dan Hendy M. Fakhrudin adalah suatu tanda atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perseroan atau perseroan terbatas. Saham berbentuk selembar kertas yang menyatakan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan efek tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar investasi yang ditanamkan pada perusahaan tersebut.

Baca juga: Pengertian Investasi

Sunariyah (2006:126-127)

Menurut Sunariyah, saham adalah surat berharga yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau biasa disebut emiten. Saham menyatakan bahwa pemilik saham juga merupakan pemilik sebagian dari perusahaan tersebut.


Sapto Raharjo

Pengertian saham menurut Sapto Raharjo adalah suatu surat berharga yang merupakan alat bukti kepemilikan atau penyertaan seseorang atau suatu badan dalam suatu perusahaan.

Swadidji Widoatmodjo

Pengertian saham menurut Swadidji Widoatmodjo adalah surat berharga yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas atau disebut emiten.

Nofie Iman

Menurut Nofie Iman, saham merupakan surat berharga yang memberikan peluang keuntungan yang tinggi namun juga mempunyai potensi risiko yang tinggi.

Jenis Saham

Ada 2 jenis saham, antara lain:

Saham Biasa (Saham Biasa)

Yang dimaksud dengan saham biasa adalah pemilik sebenarnya dari perusahaan tersebut. Mereka menanggung risiko dan mendapatkan keuntungan. Ketika kondisi perusahaan buruk maka mereka tidak akan menerima dividen. Sebaliknya jika kondisi perusahaan baik maka akan mendapat dividen yang lebih besar bahkan mendapat saham bonus. Pemegang saham biasa mempunyai hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) dan ikut menentukan kebijakan perusahaan. Jika perusahaan dilikuidasi, maka pemegang saham biasa akan membagi sisa kekayaan perusahaan setelah dikurangi bagian pemegang saham preferen.

Ciri-ciri atau ciri-ciri saham biasa antara lain:

  • Hak suara pemegang saham dapat ikut menentukan dewan komisaris
  • Hak diutamakan jika organisasi penerbit menerbitkan saham baru
  • Tanggung jawab terbatas pada jumlah yang disediakan.

Baca juga: Memahami Reksa Dana

Saham Preferen (Saham Preferen)

Saham preferen mempunyai hak istimewa dalam membayar dividen dibandingkan dengan saham biasa. Ciri-ciri atau ciri-ciri saham preferen antara lain:

  • Memiliki berbagai tingkatan, dapat dikeluarkan dengan karakteristik yang berbeda-beda
  • Klaim atas aset dan pendapatan memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan saham biasa dalam hal pembagian dividen
  • Dividen kumulatif, apabila belum dibayarkan pada periode sebelumnya, dapat dibayarkan pada periode berjalan dan sebelum saham biasa.
  • Konvertibilitas, dapat ditukarkan menjadi saham biasa, apabila telah terjadi kesepakatan antara pemegang saham dengan organisasi penerbitnya.

Ditinjau dari kinerjanya, saham dikategorikan menjadi:

Saham BlueChip

Saham bluechip merupakan saham biasa dari perusahaan yang bereputasi tinggi, merupakan pemimpin pasar di industri sejenis, memiliki pendapatan stabil, dan konsisten membagikan dividen.

Saham Pendapatan

Income stock merupakan salam dari emiten yang mampu membayarkan dividen di atas rata-rata pembayaran dividen pada tahun sebelumnya. Saham jenis ini umumnya dapat memberikan pendapatan lebih besar dan rutin membagikan dividen tunai.

Saham Pertumbuhan

Saham pertumbuhan adalah saham yang terdiri dari saham terkenal dan kurang dikenal. Terkenal adalah saham-saham emiten dengan pertumbuhan pendapatan tinggi, pemimpin pasar di industri sejenis dan mempunyai reputasi tinggi. Lesser-Known adalah saham emiten yang bukan merupakan pemimpin pasar di industrinya, namun memiliki karakteristik growth stock.

Saham Spekulatif

Saham spekulatif merupakan saham suatu perusahaan yang belum dapat mempunyai pendapatan tetap setiap tahunnya, namun mempunyai potensi mempunyai pendapatan yang tinggi dimasa yang akan datang walaupun belum dapat dipastikan.

Melawan Saham Siklus

Saham counter cyclical adalah saham yang tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi makroekonomi atau situasi bisnis secara umum. Nilai saham tersebut bisa tetap tinggi saat terjadi resesi ekonomi karena emitennya mampu memperoleh pendapatan yang tinggi sehingga mampu memberikan dividen yang tinggi.

Baca juga: Definisi Dividen

Manfaat Saham

Keuntungan atau keuntungan berinvestasi saham antara lain:

Dividen

Pengertian dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Besarnya dividen yang dibagikan dan diusulkan oleh Direksi serta disetujui dalam RUPM. Ada 2 jenis dividen, yaitu:

Dividen Tunai, jika emiten membagikan dividen kepada pemegang saham berupa sejumlah uang untuk setiap saham yang dimilikinya.
Dividen Saham, apabila emiten membagikan dividen kepada pemegang saham berupa saham baru perusahaan, hal ini pada akhirnya akan menambah jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham.

Keuntungan Modal

Investor bisa menikmati capital gain jika harga jualnya melebihi harga beli saham. Misalnya, investor A membeli saham PT X yang tercatat di Bursa Efek Jakarta setahun lalu seharga Rp 2.700,00. Saat ini harga saham PT X naik menjadi Rp. 2.950,00. Jika investor A menjual sahamnya pada harga tersebut, maka ia akan menikmati capital gain atau keuntungan sebesar Rp 250,00 per saham dengan asumsi tidak ada perhitungan pajak dan komisi.

Risiko Saham

Risiko investasi saham antara lain:

Tidak Ada Pembagian Dividen

Apabila emiten tidak dapat melakukan pencatatan pada tahun berjalan atau rapat umum, maka pemegang saham memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham karena keuntungan yang diperoleh akan digunakan untuk ekspansi usaha.

Risiko Likuidasi

Jika emiten bangkrut atau dilikuidasi, maka pemegang saham mempunyai hak akhir atas kekayaan perseroan setelah seluruh kewajiban emiten dilunasi. Kondisi terburuknya adalah jika tidak ada sisa harta, maka pemegang saham tidak mendapat apa-apa.

Saham Dihapus dari Bursa

Karena beberapa alasan, saham dapat dihapuskan dari bursa dan pada akhirnya saham tersebut tidak dapat diperdagangkan.

Capital Loss atau Kehilangan Modal

Jika harga beli saham lebih besar dari harga jualnya maka investor akan mengalami kerugian modal.

Baca juga: Memahami Waran

Demikianlah artikel yang membahas tentang pengertian saham menurut para ahli, jenis, manfaat dan resiko saham secara lengkap. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.


Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru