Pengertian Sitoplasma : Ciri, Fungsi, Komponen, Struktur Bagian Sitoplasma Pada Hewan dan Tumbuhan

- Penulis

Senin, 6 November 2023 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitoplasma

Sitoplasma

Memahami Sitoplasma – Apa itu sitoplasma? Apa fungsi sitoplasma? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas pengertian sitoplasma secara lengkap, ciri-ciri, fungsi, struktur, bagian-bagian dan komponen sitoplasma pada tumbuhan dan hewan.

Baca juga: Fungsi Lisosom


Isi

bersembunyi

1
Memahami Sitoplasma

2
Karakteristik Sitoplasma

3
Fungsi Sitoplasma

4
Komponen Sitoplasma

5
Struktur dan Bagian Sitoplasma

5.1
Matriks Sitoplasma

5.2
Organel Sel

5.3
Inklusi Sitoplasma

6
Sitoplasma pada Sel Hewan

7
Sitoplasma dalam Sel Tumbuhan

Memahami Sitoplasma

Pengertian sitoplasma adalah bagian sel yang dikelilingi oleh membran sel. Sitoplasma merupakan cairan dalam sel yang terbungkus dalam membran sel. Setiap sel mempunyai sitoplasma, namun struktur sitoplasma antar sel berbeda satu sama lain, tergantung fungsi sel tersebut.

Di dalam sitoplasma terdapat sitoskeleton, berbagai organel dan vesikel serta sitosol yang merupakan cairan tempat organel mengapung di dalamnya. 70%-90% sitoplasma berupa cairan tidak berwarna, sisanya berupa sitoskeleton (kerangka sel) dan berbagai organel.


Karakteristik Sitoplasma

Ciri-ciri umum atau ciri-ciri sitoplasma antara lain:

  • Sitoplasma adalah zat cair yang mengisi ruang antara membran sel dan organel seluler.
  • Bagian plasmogel pada sitoplasma mampu menyerap air dan menghilangkannya, sesuai dengan kebutuhan sel.
  • Sitoplasma menunjukkan sifat pewarnaan yang berbeda, area yang diwarnai dengan pewarna basa merupakan area basofilik sitoplasma dan disebut juga ergatoplasma untuk bahan ini.
  • Campuran heterogen butiran buram dan senyawa organik yang memberikan sifat koloid.
  • Secara kimia, sitoplasma mengandung 90% air dan 10% diantaranya merupakan campuran senyawa organik dan anorganik dengan berbagai perbandingan.
  • Zona perifer sitoplasma adalah zat kental seperti jeli, juga dikenal sebagai plasmogel.
  • Daerah sekitar zona nuklir bersifat tipis dan cair dan dikenal sebagai plasmosol.
  • Sifat fisik sitoplasma koloid adalah memiliki persentase air dan partikel berbagai bentuk dan ukuran yang tinggi tersuspensi di dalamnya.
  • Sel penjaga pada stomata daun menunjukkan ciri ini.
  • Sitoplasmanya mengandung protein sekitar 20-25 persen yaitu protein larut, termasuk enzim.
  • Sitoplasma mengandung sejumlah karbohidrat, garam anorganik, lipid dan zat lipoidal yang terdapat di sitoplasma.
  • Sistem serat yang terorganisir dapat diamati dengan teknik pewarnaan khusus.

Baca juga: Fungsi Ribosom


Fungsi Sitoplasma

Fungsi sitoplasma meliputi:

  • Sebagai perantara pengangkutan zat dari luar sel menuju organel atau inti sel
  • Tempat berlangsungnya metabolisme dan sintesis melalui berbagai reaksi kimia
  • Sebagai tempat menyimpan nutrisi dan berbagai bahan kimia yang dapat digunakan untuk proses metabolisme sel
  • Pelarut untuk semua protein dan senyawa dalam sel
  • Menjamin pertukaran zat agar sel dapat berfungsi dengan baik
  • Memberi bentuk pada sel
  • Membantu memindahkan sel dari satu bagian ke bagian lainnya.

Komponen Sitoplasma

Sitoplasma tersusun dari beberapa komponen seperti:

  • Ion
  • Air sekitar 85-90%
  • Bahan organik
  • Enzim
  • Garam
  • Nutrisi

Bahan komponen yang terdapat pada sitoplasma disebut sitosol. Sitosol berbentuk semi cair yang mempunyai fasa encer (sol) dan fasa padat lunak (gel). Fase sol dan fase gel bergantung pada aktivitas osmoregulasi di sitoplasma. Osmoregulasi merupakan pengaturan keseimbangan air pada makhluk hidup, dimana makhluk hidup akan menyesuaikan kebutuhan air yang dikonsumsinya dan air yang keluar dari tubuh makhluk hidup tersebut.

Struktur dan Bagian Sitoplasma

70-90% sitoplasma adalah sitosol, yaitu cairan tidak berwarna. Sitosol mengandung ion-ion seperti kalium, natrium, klorida, bikarbonat, asam amino, magnesium, kalsium, enzim dan protein. Sitoplasma tersusun atas 3 struktur utama, yaitu:


Matriks Sitoplasma

Matriks sitoplasma merupakan cairan homogen penyusun sel yang bersifat koloid, yaitu campuran dua atau lebih zat homogen. Ciri-ciri matriks sitoplasma antara lain:

Baca juga: Pengertian RNA (Asam Ribonukleat)

  • Dapat mengubah fase.
  • Memiliki tegangan permukaan tertentu.
  • Mempunyai sifat iritabilitas (peka terhadap rangsangan) dan konduktifitas (mampu mentransfer rangsangan atau impuls).
  • Ia mempunyai kemampuan memantulkan cahaya dan pantulan tersebut berbentuk kerucut, kemampuan ini dinamakan Efek Tyndall.
  • Pergerakan partikel-partikel penyusun larutan ini berbentuk gerak zig-zag atau disebut dengan gerak Brown, selain itu gerak matriks merupakan gerak arus atau disebut dengan gerak siklosis.
  • Dapat bertindak sebagai larutan buffer atau larutan penyangga.

Sitoplasma terdiri dari matriks sitoplasma yang berfungsi mengatur kekentalan sitoplasma dengan membentuk benang-benang gelendong, membentuk berbagai serat seperti:

  • Mikrotubulus, yaitu organel sel berbentuk silinder panjang yang berongga, tidak bercabang, tanpa membran. Terdiri dari protein dengan diameter 25 nm dan panjang tidak pasti.
  • Filamen, yaitu organel sel yang berbentuk seperti benang halus.
  • Miofibril, yaitu organel sel yang tersusun atas protein otot aktin, miosin, troponin, dan tropomiosin. Bentuknya seperti serat.
  • Serat keratin

Organel Sel

Organel sel adalah benda padat yang ada di dalam sitoplasma dan hidup atau menjalankan fungsi kehidupan sel yang bersangkutan. Berdasarkan fungsinya yang berkaitan dengan metabolisme sel, organel dibedakan menjadi dua jenis, yaitu organel aktif dan organel tidak aktif.

Organel Aktif

  • Ribosom berfungsi sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein.
  • Mitokondria, berfungsi dalam proses oksidasi dan mual.
  • Retikulum Endoplasma (ER), terbagi menjadi dua:
    A. Retikulum Endoplasma Kasar, sebagai tempat menempelnya ribosom.
    B. Retikulum endoplasma halus.
  • Aparatus Golgi atau Badan Golgi, berfungsi aktif dalam sekresi dan sintesis polisakarida.
  • Lisosom berperan dalam proses kematian sel.
  • Vakuola (gelembung) berfungsi menyimpan zat makanan.

Organel Tidak Aktif

  • Sentriol
  • Mikrotubulus
  • Fibril
  • Badan mikro

Inklusi Sitoplasma

Inklusi sitoplasma adalah struktur tak hidup di sitoplasma. Inklusi sitoplasma sering juga disebut paraplasma atau dentoplasma. Struktur inklusi dapat berupa lemak, tetesan minyak, glikogen, atau butiran sekretorik.

Baca juga: Memahami Mitokondria

Struktur sitoplasma mempunyai dua bagian, mulai dari bagian luar (ektoplasma) dan bagian dalam (endoplasma). Setiap struktur pada sitoplasma mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Perbedaan fungsi masing-masing struktur sitoplasma mempengaruhi kenampakan sitoplasma itu sendiri.

Sitoplasma pada Sel Hewan

Sitoplasma sel hewan merupakan bahan mirip gel yang terbuat dari air yang mengisi sel dan mengandung protein serta molekul penting yang dibutuhkan sel. Sitoplasma terbuat dari protein, karbohidrat, garam, gula, asam amino dan nukleotida. Sitoplasma menampung semua organel seluler. Sitoskeleton yang ada dalam sitoplasma membantu pergerakan sel melalui sitoplasma yang mengalir. Berikut gambar sitoplasma sel hewan:

Sitoplasma Pada Sel Hewan

Sitoplasma dalam Sel Tumbuhan

Sitoplasma sel tumbuhan mirip dengan sitoplasma sel hewan. Sitoplasma memberikan dukungan mekanis untuk struktur internal. Ini adalah media untuk suspensi organel internal sel. Sitoplasma menjaga bentuk dan konsistensi sel, tetapi juga menyimpan bahan kimia yang penting bagi kehidupan. Reaksi metabolisme penting seperti glikolisis dan sintesis protein terjadi di sitoplasma. Pada tumbuhan pergerakan sitoplasma di sekitar vakuola dikenal sebagai aliran sitoplasma. Berikut gambar sitoplasma sel tumbuhan:

Sitoplasma Pada Sel Tumbuhan

Baca juga: Memahami DNA dan RNA

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian sitoplasma, ciri-ciri, fungsi, bagian-bagian struktur dan komponen sitoplasma pada tumbuhan dan hewan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.


Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru

Guru

Download Surat Edaran Piloting PPG Guru 2024

Minggu, 21 Jul 2024 - 13:08 WIB