PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Sistem Gerak pada Tumbuhan

Sistem Gerak pada Tumbuhan

Meski terlihat sepi di atas tanah, ternyata tanaman juga ikut bergerak. Namun gerakan yang dilakukan sangat terbatas tidak seperti manusia atau hewan. Hal ini dikarenakan sistem gerak pada tumbuhan hanya dilakukan oleh bagian tertentu saja seperti akar, ujung pucuk, atau daun.

Pada dasarnya sistem gerak pada tumbuhan dapat dilihat dari pertumbuhan tumbuhan yang menuju ke arah tertentu. Dimana tumbuhan akan bergerak jika mendapat rangsangan, namun ada beberapa tumbuhan yang menjauh dari titik rangsangan atau bergerak tanpa arah menuju titik rangsangan.

Sistem gerak pada tumbuhan terbagi menjadi dua, yaitu gerak karena rangsangan dari luar (esionom), dan gerak karena rangsangan dari dalam (endonom).

Gerakan Esionom

Gerak esionom terjadi karena adanya rangsangan yang berasal dari luar tubuh tumbuhan. Dimana, gerakan esionom ini terbagi menjadi 3 yaitu; tropisme, nasti, dan taksi. Penjelasannya ada di bawah ini!

  1. Tropisme

Tropisme adalah gerakan pada bagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsangan dari luar. Jika tumbuhan mendekati rangsangan disebut trofik positif, tetapi jika tumbuhan menjauhi rangsangan disebut trofik negatif.

Baca juga : Sistem Gerak Pada Hewan

Berdasarkan jenis rangsangannya, tropisme dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:

  • Fototropisme, yaitu gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa cahaya. Contoh; pertumbuhan tanaman biji-bijian.
  • Kemotropisme, yaitu gerak pada tumbuhan dengan rangsangan berupa zat kimia.
  • Geotropisme, yaitu gerak pada tumbuhan dengan rangsangan berupa gravitasi. Contoh; pertumbuhan akar yang selalu masuk ke dalam tanah.
  • Hidrotropisme yaitu gerak pada tumbuhan dengan rangsangan berupa air. Contoh; tumbuhnya akar tanah yang selalu menuju ke sumber air.
  • Tigmotropisme, yaitu gerak pada tumbuhan dengan rangsangan berupa kontak. Contoh; markisa merambat dan batang mentimun terjalin dengan tanaman lain.
  1. Nasti

Nasti adalah gerak pada tumbuhan sebagai respon terhadap rangsangan yang datang dari luar, tetapi arah geraknya tidak ditentukan oleh datangnya rangsangan tersebut. Nasti terbagi menjadi 6, yaitu:

  • Seismonasti, yaitu gerak pada tumbuhan dengan rangsangan berupa sentuhan. Contoh; gerakan menutupnya membuat sang putri malu karena tersentuh.
  • Nyktinasti, yaitu gerakan tidur pada tumbuhan akibat rangsangan berupa kegelapan. Contoh; menutupnya dengan daun petai cina dan air dingin di malam hari.
  • Photonasti, yaitu gerak pada tumbuhan sebagai reaksi terhadap rangsangan berupa cahaya. Contoh; Bunga kembang sepatu yang mekar di siang hari.
  • Termonasti, yaitu gerak pada tumbuhan akibat rangsangan berupa suhu. Contoh; tulip mekar saat suhu naik dan menutup saat suhu turun.
  • Haptonasi, yaitu gerakan pada tumbuhan akibat rangsangan berupa sentuhan. Contoh; Tumbuhan pemakan serangga akan menutup jika ada serangga yang menyentuhnya sehingga serangga tersebut akan diselimuti daun kemudian dicerna dengan enzim.
  • Nastikompleks, yaitu gerakan nasti yang dipengaruhi oleh banyak rangsangan berupa cahaya, bahan kimia, panas, dan air. Contoh; proses pembukaan dan penutupan stomata.
  1. taksi

Taksi adalah pergerakan seluruh tanaman karena rangsangan eksternal. Berdasarkan rangsangannya, taksi dibedakan menjadi 2, yaitu:

  • Fototaksis, gerakan seluruh tubuh tumbuhan dengan rangsangan berupa cahaya. Contoh; Gerakan Euglena sp yang mendekati cahaya.
  • Kemotaksis, gerakan seluruh tubuh tumbuhan dengan rangsangan berupa bahan kimia. Contoh; pergerakan spermatozoid ke archegonium pada lumut.

Gerakan Endonomi

Gerak endonomik adalah gerak yang disebabkan oleh adanya rangsangan yang berasal dari dalam. Gerakan endonomik juga dikenal sebagai gerakan otonom atau spontan. Contoh; pergerakan Hydrilla Verticillata, retaknya legum, dan terbukanya kotak sporangium pakis.

Ikuti dan sukai kami:

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad