Termokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari kalor atau kalor yang terkandung dalam reaksi kimia dan proses yang berkaitan dengan reaksi kimia.
Untuk menambah pengetahuan, mari kita pelajari bersama pada bab berikut.
Entalpi dan Perubahannya
Hukum kekekalan energi berbunyi, “Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya”.
Besarnya energi kimia yang dimiliki oleh suatu zat pada tekanan tetap disebut entalpi. Entalpi dilambangkan dengan “H” yang berarti “Kandungan panas (panas yang tersimpan)”. Entalpi tidak akan berubah jika tidak ada energi yang diserap atau dilepaskan.
Entalpi (H) suatu zat tidak dapat diukur, tetapi perubahan entalpi (∆H) dapat diukur, yaitu jumlah panas yang diserap atau dilepaskan dari energi yang tersimpan.
∆H = Hproduk – Hreaktan
- Jika ∆H bernilai positif, berarti energi (kalor) diserap dari lingkungan ke sistem, reaksi tersebut disebut reaksi endoterm (membutuhkan kalor).
- Sebaliknya, jika ∆H bernilai negatif, artinya ada energi (kalor) yang dilepaskan dari sistem ke lingkungan, maka reaksi tersebut disebut reaksi eksoterm (melepaskan kalor).
Sistem adalah bagian yang menjadi pusat pengamatan, sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar dan membatasi sistem tersebut.
Reaksi endoterm ditandai dengan penurunan suhu, sehingga suhu lingkungan menjadi dingin.
Sedangkan reaksi eksoterm ditandai dengan kenaikan suhu, sehingga suhu lingkungan menjadi panas.
Persamaan Termokimia
Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi kimia yang dilengkapi dengan besaran perubahan entalpi (∆H).
Satuan yang digunakan untuk menyatakan ∆H adalah kJ (kiloJoule) atau kkal (kilokalori).
Contoh
Persamaan termokimia reaksi pembentukan 1 mol metanol dari karbon, gas hidrogen dan gas oksigen yang membebaskan 238 kJ kalor adalah sebagai berikut.
C(s) + 2H2 (g) + ½ O2 (g) → CH3OH ∆H = -238 kJ
Baca juga Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit.
Jenis Perubahan Entalpi Standar
Jenis perubahan entalpi standar tergantung pada reaksi yang terjadi dan besarnya perubahan entalpi tergantung pada jumlah zat yang bereaksi.
Ada beberapa jenis perubahan entalpi standar sebagai berikut.
1. Perubahan Entalpi Standar (∆H⁰)
Perubahan entalpi standar adalah pengukuran jumlah panas yang diserap atau dilepaskan dari suatu reaksi yang berlangsung pada kondisi standar (suhu 25⁰C dan tekanan 1 atm).
2. Perubahan Entalpi Formasi Standar (∆Hpembentukan⁰/∆HF⁰)
Perubahan entalpi pembentukan standar adalah ukuran jumlah energi yang diserap atau dilepaskan untuk pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil dalam keadaan standarnya.
Contoh
Persamaan termokimia reaksi pembentukan 1 mol NaCl yang melepaskan energi 77 kJ/mol adalah sebagai berikut.
Na(s) + ½ Cl2 (g) → NaCl (s) ∆HF⁰ = -77 kJ
3. Perubahan Entalpi Dekomposisi Standar (∆Hdisosiasi⁰/∆HD⁰)
Perubahan entalpi dekomposisi standar adalah ukuran jumlah energi yang diserap atau dilepaskan untuk menguraikan 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya yang paling stabil dalam keadaan standarnya.
Contoh
Persamaan termokimia untuk reaksi penguraian 1 mol uap air yang membutuhkan energi 242 kJ adalah sebagai berikut.
H2O(g) → H2 (g) + ½ O2 (g) ∆HD⁰ = +242 kJ
4. Perubahan Entalpi Pembakaran Standar (∆Hpembakaran⁰/∆HC⁰)
Perubahan entalpi standar untuk pembakaran adalah pengukuran jumlah energi yang dilepaskan dari pembakaran 1 mol suatu zat.
Contoh
Persamaan termokimia untuk reaksi pembakaran 1 mol gas metana yang melepaskan energi 802 kJ adalah sebagai berikut.
CH4 (g) + 2O2 (g) → CO22 (g) + 2H2O(l)∆HC⁰ = -802 kJ
Baca juga Perkembangan Teori Atom.
Tentukan Harga Perubahan Entalpi (∆H)
1. Tentukan jumlah energi yang diserap atau dilepaskan oleh air dengan kalorimeter
Qair = mxcx∆T
Di mana
- q = energi/kalor
- m = massa air
- c = kalor jenis air (4,18 J/gr.C)
- ∆T = perubahan suhu
Contoh soal
Tentukan entalpi baku pembakaran 0,48 gram metanol (Mr = 16) yang dibakar dalam kalorimeter berisi 500 gram air dan kenaikan suhu 15⁰C. Tuliskan persamaan termokimia.
Diskusi
persamaan termokimia :
CH3OH + ½ O2 (g) → CO22 (g) + 2H2O(l)∆HC⁰ = -1045 kJ
Qair = mxcx∆T
Qair = 500 gr x 4,18 J/gr.C x 15⁰C
Qair = 31350 J
Qair = 31,35 kJ
mol metanol =
= 0,03 mol
∆H pembakaran 0,03 mol metanol = -31,35 kJ
∆H pembakaran 1 mol metanol =
x (-31,35 kJ) = -1045 kJ
2. Tentukan besarnya ∆H berdasarkan Hukum Hess
Hukum Hess berbunyi, “Entalpi suatu reaksi tidak dipengaruhi oleh jalannya reaksi, tetapi hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir.”.

Proses I = A → B = ∆H1
Proses II = A → D = ∆H2
Proses II = D → E = ∆H3
Proses II = E → B = ∆H4
Proses III = A→ C = ∆H5
Proses III = C → B = ∆H6
∆Hproses I = ∆Hproses II = ∆Hproses III
∆H1 = ∆H2 + ∆H3 + ∆H4 = ∆H5 + ∆H6
Contoh soal
Reaksi yang diketahui:
C6H12HAI6 +6O2 → 6CO2 +6H2O ∆H = -2820 kJ
C2H5OH+3O2 → 2CO2 +3H2O ∆H = -1380 kJ
Tentukan perubahan entalpi (∆H) untuk reaksi fermentasi 360 gram glukosa (Mr = 180).
Reaksi fermentasi glukosa adalah sebagai berikut.
C6H12HAI6 → 2C2H5OH + 2CO2
Diskusi
C6H12HAI6 + 6o → 6CO2 +26 jam2HAI ∆H = -2820 kJ
4CO2 + 6 jam2HAI → 2C2H5OH+ 6o ∆H = +2760 kJ (x2)2
Reaksi : C6H12HAI6 → 2C2H5OH + 2CO2 ∆H = -60 kJ
mol C6H12HAI6 =
= 2 mol
∆H untuk 2 mol glukosa =
x (-60 kJ) = -120 kJ
Baca juga Nomenklatur Senyawa.
3. Tentukan besar ∆H berdasarkan entalpi pembentukan
Reaksi : aA + bB → cC + dD
∆Hreaksi = ∆HF⁰produk – ∆HF⁰reaktan
∆Hreaksi = (c .∆HF⁰C + d . ∆HF⁰ D) – (a .∆HF⁰ A + b . ∆HF⁰ B)
Contoh soal
Entalpi standar data formasi diketahui:
C3H8 (g) = -104 kJ/mol
BERSAMA2 (g) = -394 kJ/mol
H2O(g) = -286 kJ/mol
Tentukan ∆H untuk reaksi:
C3H8 (g) + 5O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O(g)
Diskusi
∆Hreaksi = ∆HF⁰produk – ∆HF⁰reaktan
∆Hreaksi = (3 .∆HF⁰CO2 + 4 . ∆HF⁰H2O) – (1 ∆HF⁰ C3H8 + 5 . ∆HF⁰ O2)
∆Hreaksi = (3 . (-394 kJ) + 4 . (-286 kJ)) – (1 . (-104 kJ) + 5 . 0)
∆Hreaksi = (-1182 kJ + (-1144 kJ)) – (-104 kJ)
∆Hreaksi = -2326 kJ + 104 kJ
∆Hreaksi = -2222 kJ
4. Tentukan besarnya ∆H berdasarkan energi ikatan
Pemutusan dan pembentukan ikatan menyebabkan terjadinya reaksi kimia. Perubahan entalpi dapat diketahui dari selisih ∆H pemutusan ikatan dan ∆H pembentukan ikatan.
∆H = ∑ energi pemutus ikatan – ∑ energi pembentukan ikatan
Contoh soal
Energi ikatan (kJ/mol) diketahui dari:
C–H = 413
O = O = 495
C = O = 799
O – H = 463
Tentukan perubahan entalpi (∆H) untuk reaksi berikut.
CH4 (g) + 2O2 (g) → CO22 (g) + 2H2O(g)
Diskusi

∆H = ∑ energi pemutus ikatan – ∑ energi pembentukan ikatan
∆H = {(4 .C – H) + (2 .O = O)} – {(2 .C = O) + (4 .O – H)}
∆H = { 4 . 413 + 2 . 495} – {2 . 799 + 4 . 463}
∆H = 2642 kJ – 3450
∆H = -808 kJ
Demikianlah pembahasan termokimia. Semoga bermanfaat. Baca juga Laju reaksi.
rumuspintar.com








