Bank Indonesia Sepakati Perpanjangan Kerja Sama dengan Bank of Korea
POSFLORES |Bank Indonesia (BI) sepakat untuk memperpanjang perjanjian kerjasama bilateral swap dengan Bank of Korea dalam mata uang lokal masing-masing negara (Bilateral Currency Swap Arrangement/BCSA) pada Senin, 6 Maret 2023.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan hal ini dapat menjadi pendorong dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara serta bermanfaat bagi pembangunan ekonomi.
Baca Juga: Wajib Diketahui, Penyesuaian Jadwal Seleksi PPPK Tenaga Teknis, Simak Penjelasannya
Ia mengatakan kesepakatan tersebut memungkinkan pertukaran mata uang lokal di bank sentral kedua negara senilai KRW10,7 triliun atau Rp115 triliun.
Secara khusus, kerja sama juga akan mendukung penyelesaian transaksi perdagangan dengan menggunakan mata uang lokal antara kedua negara meskipun dalam kondisi krisis, guna mendukung stabilitas keuangan kawasan,” kata Perry pada Senin, 6 Maret 2023 dikutip dari TrenAsia.com.
Baca Juga: Benarkah Peraturan Gubernur NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Bisa Menghilangkan Pengangguran?
Perjanjian kerjasama BSCA pertama antara Bank Indonesia dan Bank of Korea ditandatangani pada tahun 2014. Perjanjian tersebut juga beberapa kali diperpanjang masa berlakunya.
Perpanjangan perjanjian kali ini berlaku untuk tiga tahun ke depan, terhitung sejak 6 Maret 2023 sampai dengan 5 Maret 2026 dan setelah itu ada opsi perpanjangan.
Baca Juga: Erik Tohir Bangkitkan Sepakbola Indonesia dengan Melakukan Ini
Sebagai tambahan informasi, BCSA merupakan bentuk kerjasama keuangan bilateral yang lazim dilakukan oleh bank sentral di suatu negara. Perjanjian ini memungkinkan bank sentral memperoleh devisa dari bank sentral negara mitra dengan cara menukarkan mata uang lokal masing-masing negara, kemudian menukarkannya kembali pada tanggal jatuh tempo yang telah disepakati. (Hugo)
www.posflores.com
Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru
GABUNG






