Mengenal Model Pembelajaran Interaktif, Manfaat dan 6 Langkah Penerapannya
Table of content:
Pembelajaran merupakan pusat kegiatan antara guru dengan siswa, dimana melalui proses tersebut siswa dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan. Namun, dalam proses pembelajaran ini terkadang masih ada kendala yang dihadapi seperti tidak adanya interaksi antara guru dengan siswa yang menyebabkan penyampaian informasi tidak berjalan dengan maksimal.
Oleh karena itulah guru harus memiliki metode dan model pembelajaran yang sesuai salah satunya adalah pembelajaran interaktif. Metode maupun model pembelajaran menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang kini banyak diterapkan apalagi saat Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran interaktif.
Pembelajaran interaktif adalah teknik pembelajaran untuk mendukung keaktifan siswa, sehingga terjalin komunikasi dua arah antara guru dengan peserta didik. Penggunaan pembelajaran interaktif ini akan meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya pembelajaran interaktif siswa akan lebih memahami informasi yang disampaikan oleh guru, hal ini tentunya dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Peran guru dalam proses pembelajaran sangat penting dan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Namun, terkadang pemilihan model pembelajaran yang masih konvensional dapat membuat siswa jenuh dan bosan. Oleh karena itu dengan adanya pembelajaran interaktif diharapkan siswa akan berperan aktif dalam kegiatan belajar dan memiliki pengalaman bermakna serta meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis.
Mengapa perlu menerapkan pembelajaran interaktif
Mengapa guru perlu menerapkan pembelajaran interaktif? Kemajuan teknologi, informasi yang sangat pesat pada era digital sekarang menuntut perubahan-perubahan dalam segala aspek, tidak terkecuali bidang pendidikan. Dimana sebelumnya pemijatan dipusatkan pada guru kini dengan adanya perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan mengubah paradigma tersebut, yang bahwa pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru tetapi juga pada siswa.
Kegiatan pembelajaran yang biasanya berpusat pada guru dengan skema yang sama yaitu guru menerangkan dan siswa menyimak, media pembelajaran juga hanya menggunakan buku saja. Kegiatan pembelajaran seperti itu akan membuat siswa cepat bosan, jenuh, dan kurang aktif, serta tidak kreatif. Sehingga penerapan pembelajaran interaktif akan mengatasi permasalahan tersebut.
Proses pembelajaran interaktif akan mengkondisikan siswa selalu aktif yang mendorong kemampuan berpikir menjadi lebih kritis dan kreatif. Siswa akan dapat membangun pengetahuannya sendiri melalui pengalaman belajar yang bermakna. Selain itu, penerapan pembelajaran interaktif akan membuat siswa lebih mandiri dan menyelesaikan masalahnya melalui pengamatan, pengalaman dan strategi yang telah dipikirkan secara dalam.
Pembelajaran interaktif juga mengajarkan siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif, dimana setiap orang pasti berhadapan dengan berbagai macam masalah. Diharapkan siswa dapat menerapkan kemampuan berpikir seperti sata pembelajaran interaktif dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kreativitas merupakan suatu hal yang penting di era modern sekarang ini, maka guru harus dapat mendorong siswa untuk dapat melahirkan ide-ide kreatif dalam memecahkan sebuah permasalahan.
Manfaat pembelajaran interaktif
Tidak hanya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif namun penerapan pembelajaran interaktif dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa, saat kegiatan belajar mengajar siswa tidak akan gampang bosan dan merasa tertarik dengan penyampaian guru. Lalu apa saja manfaat jika melakukan pembelajaran interaktif? Simak lebih lanjut berikut ini.
Mengembangak kemampuan berpikir kritis siswa
Pembelajaran interaktif didesain agar siswa dapat terlibat secara langsung dalam penyelesaian sebuah masalah, siswa akan disajikan materi atau permasalahan yang memerlukan pemikiran kritis untuk memecahkannya.
Siswa juga akan diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan serta mengevaluasi proses pembelajaran, hal ini akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan permasalahan dengan kritis.
Meningkatkan pemahaman siswa
Ketika proses pembelajaran interaktif siswa harus berperan aktif tanpa terkecuali, salah satunya adalah dengan mengajukan pertanyaan serta menjawab dan mengevaluasinya. Hal ini akan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru.
Proses belajar lebih menyenangkan
Pembelajaran interaktif menggunakan media-media interaksi yang menyenangkan seperti gambar dan video. Penyampaian dan metode yang guru lakukan juga sangat beragam, hal ini dapat membuat kondisi kelas menjadi lebih menyenangkan dan siswa akan menantikan pembelajaran-pembelajaran selanjutnya.
Memberikan pengalaman belajar menarik bagi siswa
Penyampain yang menyenangkan, penggunaan media yang interaktif merupakan beberapa hal yang menjadi ciri pembelajaran interaktif. Sehingga, siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menarik jika dibanding dengan hanya duduk dan mendengarkan pembahasan atau menyimak buku pembelajaran.
Memancing rasa keingintahuan dan kreativitas siswa
Guru akan memberikan sebuah masalah kepada siswa kemudian siswa akan berusaha untuk mencari pemecahan masalah tersebut, ini adalah salah satu cara penerapan pembelajaran interaktif. Siswa akan merasa tertantang untuk menyelesaikan masalah memancing rasa keingintahuan yang lebih besar serta pemikiran kreativitas untuk memecahkan berbagai masalah.
Langkah pembelajaran interaktif
Perencanaan pembelajaran interaktif sangatlah penting dilakukan oleh guru, dengan cara menyesuaikan dengan siswa dengan metode yang akan dilakukan. Media pembelajaran juga harus disesuaikan dengan materi yang saat itu akan dipelajari. Berikut langkah dalam menerapkan pembelajaran interaktif.
Tahap persiapan
Kegiatan ini dilakukan guru untuk mengumpulkan sumber yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, mencari latar belakang topik materi, menentukan media yang cocok dengan materi ajar serta kondisi kelas. Pada tahap persiapan guru juga harus menyiapkan segala alat dan strategi yang akan digunakan dalam menerapkan pembelajaran interaktif.
Tahap awal
Proses awal ini adalah saat guru telah memasuki kelas kemudian menggali informasi awal siswa mengantuk materi saat itu sebelum adanya pembelajaran dijalankan. Dalam hal ini guru dapat memberikan pertanyaan dalam bentuk permasalahan atau latar belakang mengenai materi yang akan dibahas yang mengharuskan siswa aktif menjawab.
Tahap kegiatan
Tahap ini adalah ketika proses pembelajaran bergantung dimana guru memancing rasa ingin tahu siswa dengan beberapa kegiatan. Kemudian siswa diharuskan untuk mengajukan pertanyaan terkait materai pembahasan. Pada tahap ini guru dapat menampilkan gambar, pertanyaan, demonstrasi ataupun menayangkan video mengenai topik materi. Lalu siswa harus mengemukakan pendapat mereka terkait hal yang telah guru sampaikan.
Tahap eksplorasi
Tahap ini siswa akan diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan yang dibuat dari keingintahuannya, guru akan memancing siswa mengajukan pertanyaan yang memberikan motivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Kemudian guru dan siswa akan berinteraksi dalam proses penyelidikan dimana siswa akan diberi kesempatan untuk menganalisis pembuatan permasalahan dan melakukan observasi mendalam, guru akan mengarahkan siswa pada jawaban pertanyaan yang mereka lakukan dengan melakukan penyelidikan,
Tahap akhir
Setelah proses penyelidikan guru mengarahkan siswa untuk membacakan hasil yang diperoleh, dan membuka kesempatan diskusi kepada siswa yang lain. Kemudian siswa akan membandingkan apa yang mereka ketahui. Guru dan siswa akan bersama-sama berdiskusi dan penyelesaian pemecahan masalah tahap akhir.
Tahap refleksi
Tahap ini guru akan memberikan kesimpulan mengenai apa yang telah dipelajari dan inti dari pembelajaran yang telah dilakukan siswa. Guru juga akan membiarkan siswa untuk mencerna kembali serta menghayati hasil diskusi. Pertanyaan susulan jua dapat diajukan jika ada yang siswa yang kurang paham.
Kesimpulan
Pembelajaran interaktif adalah salah satu model pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa, dengan cara membuat siswa melakukan pemecahan masalah secara kritis dan kreatif. Pembelajaran interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dengan adanya pembelajaran ini maka interaksi antara guru dan siswa akan berjalan dua arah dan membuat proses pembelajaran tidak hanya terpusat pada guru namun juga pada siswa.
Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru
GABUNG









